Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BANJARBARU, KOMPAS.TV - Karhutla di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, kian mengancam kesehatan kelompok rentan, seperti anak-anak, yang akhirnya diungsikan.

Puskesmas Liang Anggang menyebut kasus infeksi saluran pernapasan akut, atau ISPA, meningkat 10 persen, dengan total akumulasi pasien Agustus ini sebanyak 174, didominasi anak-anak.

Salah satu warga yang terdampak asap karhutla adalah penyintas asma, yang alami sesak napas. Kita tanyakan langsung ke salah satu warga Banjarbaru yang terdampak karhutla, Norradiyah.

Baca Juga Kelelahan Rawat Warga di NTT, Sejumlah Nakes RSUD Ruteng Jatuh Sakit | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/regional/687063/kelelahan-rawat-warga-di-ntt-sejumlah-nakes-rsud-ruteng-jatuh-sakit-kompas-malam

#karhutla #ispa #kebakaranhutan #kalimantan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/687064/full-warga-banjarbaru-kalsel-penyintas-asma-terdampak-kabut-asap-imbas-karhutla-kompas-malam
Transkrip
00:00Salah satu warga yang terdampak asap Karhutla adalah penyintas asma yang mengalami sesak nafas.
00:07Kita tanyakan langsung ke salah satu warga Banjarbaru yang terdampak Karhutla, Noradia.
00:12Selamat malam, Mbak Dia.
00:16Selamat malam.
00:19Sebelumnya kami turut prihatin atas kondisi yang terjadi di sana.
00:23Boleh diceritakan, Mbak Dia, kondisi Karhutla di sekitar Anda seperti apa?
00:33Parah sih, Bu.
00:35Ini apa ya?
00:36Rabutnya terlalu parah.
00:39Sampai masuk ke dalam rumah.
00:43Bisa gambarkan ke kami?
00:44Bikin susah.
00:47Bikin susah.
00:48Bisa gambarkan kami?
00:49Kalau masuk ke dalam rumah itu nggak bisa susah.
00:53Bisa gambarkan ke kami mungkin lebih detail lagi.
00:58Bagaimana kemudian asapnya ataupun juga apakah warga bisa melihat kebakaran dari dekat permukiman?
01:28Ibu, Mbak selama ini beraktifitas seperti biasa atau memilih untuk di dalam rumah saja?
01:34Kalau kabut ya milih di dalam rumah saja, Bu.
01:38Nggak berani keluar karena kan nyesek.
01:43Dari pagi sampai jam setengah sepuluh itu masih kabut.
01:50Biasanya asap atau kabut yang muncul ini ada jam yang biasanya banyak begitu kabut asapnya atau memang setiap hari atau
02:00sepanjang waktu dirasakan oleh warga di sana?
02:04Pagi sampai siang?
02:06Pagi sampai siang.
02:08Terkadang sampai jam setengah sepuluh.
02:11Masih ada asap kayak gitu.
02:13Masih kabut.
02:14Jalanan masih kadang bisa, apa?
02:16Nggak bisa ngelihat.
02:18Bisa secara jelas.
02:21Saya nggak bisa beraktifitas keluar rumah.
02:25Karena kan kalau kabut itu, mengganggu pernafasan, Bu.
02:30Jadi saya sama ini di dalam rumah saja kalau lagi kabut.
02:36Nggak berani keluar rumah.
02:40Dengan kondisi sakit yang diderita Mbak Diyah, mengidap asma begitu, dengan adanya kabut asap ini tentu membuat semakin parah.
02:54Iya, kalau kabutnya datang, penyakitnya juga datang parah gitu.
03:02Jadi saya mau nanggap adik sepuluh ini.
03:06Mbak Diyah, apakah sempat mengungsi atau memilih tetap bertahan di rumah?
03:15Memilih tetap bertahan di rumah saja, Bu.
03:17Sama saja kalau mengungsi, ya kabut juga di mana-mana.
03:21Baik.
03:22Kami juga berharap semoga kondisi yang terjadi saat ini bisa terselesaikan secepatnya.
03:28Semoga kondisi kesehatan Mbak Diyah juga di sana bisa lekas pulih ke Bali.
03:34Terima kasih telah bergabung bersama kami di Kompas Malam.
Komentar

Dianjurkan