Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan, Sumatera Selatan, Jambi, dan Riau menimbulkan kabut asap yang berdampak pada meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, asap kebakaran hutan dan lahan telah menyelimuti permukiman selama lebih dari sepekan. Warga tetap beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk Nurhayati, perempuan berusia 60 tahun yang masih harus menjemur kerupuk untuk bahan dagangannya. Jarak titik api dengan rumahnya hanya sekitar 20 meter.

Kebakaran lahan di Desa Rimbo terus meluas. Cuaca panas dan minimnya sumber air membuat petugas kewalahan memadamkan api.

Sementara itu, karhutla di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, turut mengancam kesehatan kelompok rentan. Puskesmas Liang Anggang mencatat kasus ISPA meningkat 10 persen, dengan total 174 pasien pada Agustus 2026 dan didominasi anak-anak.

Di Kalimantan Tengah, Kementerian Kesehatan mencatat kasus ISPA meningkat 314 kasus dalam sepekan, dari 402 menjadi 716 kasus pada 1421 Agustus 2026.

Kementerian Kesehatan juga melaporkan sebaran titik api di tujuh provinsi, yakni Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.

Sementara itu, Polri menetapkan 72 tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana karhutla berdasarkan hasil penyidikan di sembilan Polda.

#karhutla #ispa #kabutasap #riau #kalimantan #kompastv

Baca Juga [FULL] Kasus ISPA Melonjak! DPR dan Dinkes Banjarbaru Bahas Dampak Asap Karhutla di Warga|SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/687052/full-kasus-ispa-melonjak-dpr-dan-dinkes-banjarbaru-bahas-dampak-asap-karhutla-di-warga-sapa-malam

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/687054/mata-iritasi-terkena-asap-lansia-di-riau-tetap-cari-nafkah-dekat-karhutla-berut
Transkrip
00:00Pertama dengan informasi kebakaran hutan dan lahan di kawasan Kalimantan, Sumatera Selatan, Jambi dan Riau menimbulkan kabut asap yang meningkatkan
00:10kasus ISPA.
00:11Tetapi di tengah kabut asap pekat itu warga di Riau masih bertahan beraktifitas seperti biasa untuk menafkahi keluarga.
00:25Sudah lebih dari sepekan, asap kebakaran hutan dan lahan menyelimuti desa Rimbo Panjang Kabupaten Kampar Riau, salah satunya di daerah
00:34tempat tinggal Nur Hayati.
00:36Tapi perempuan berusia 60 tahun ini terpaksa masih harus beraktifitas seperti biasa, menjemur kerupuk untuk bahan dagangannya.
00:46Tentu, dengan segala upaya, di tengah pekatnya asap yang membuat matanya perih, apalagi jarak titik api dengan rumahnya hanya sekitar
00:5420 meter.
00:55Kita tinggal di sini sekalian usaha ya?
00:57Selesa apa nih Bu?
00:58Inilah opak.
00:59Oh, ini kerupuk opak gitu ya?
01:01Iya.
01:02Oh, ini udah berapa lama nih Bu asap di rumah ini?
01:05Sudah seminggu lah.
01:07Apa ini yang dapat di asap ini?
01:10Selesa akabah mata perih?
01:11Mata perih.
01:14Kalau terlalu apa kan, misak juga dapat dirinya.
01:17Tapi dalam komisi ini masih ada apa kerja?
01:20Bekerja lah.
01:20Ini untuk hidup kan.
01:25Kebakaran lahan di desa Rimbo Kabupaten Kampar Riau terus meluas dan membuat petugas kewalahan memadamkan api.
01:33Kondisi cuaca panas serta minimnya sumber air membuat titik api bertambah.
01:37Karena sebenarnya kawan-kawan bisa kalau sumber air cukup kawan-kawan bisa menyekat.
01:41Tapi kondisi di lapangan air sangat minim.
01:46Bahkan satu harus disuplai dari Tengki PT HKI tadi.
01:51Kemudian yang kedua di ujung kawan-kawan itu menggunakan embung.
01:55Tapi embungnya hanya bertahan sekitar 15 menit.
01:58Istirahat 15 menit, main lagi 15 menit.
02:00Jadi kita sangat kesulitan karena keterbatasan air.
02:03Selain di Riau, Karhutlah di Banjarbaru Kalimantan Selatan kian mengancam kesehatan kelompok rentan.
02:10Seperti anak-anak yang akhirnya diungsikan.
02:14Puskesmas Liang Anggang menyebut kasus infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA.
02:19Meningkat 10% dengan total akumulasi pasien Agustus ini sebanyak 174 didominasi anak-anak.
02:26Ada yang sampai ke Agustus ini 174.
02:31Jadi itu semua.
02:33Jadi bukan cuma balita saja.
02:35Jadi balita, remaja, dewasa, sama lansia.
02:39Oke.
02:40Berarti pada hari biasa itu sebelum ada kenaikan itu sekitar berapa dong?
02:45Kalau kenaikan berapa persennya?
02:47Itu kan akumulasi ya.
02:50Sementara di zona Kalimantan Tengah, Kementerian Kesehatan merilis adanya lonjakan kasus ISPA sebanyak 314 kasus
02:58hanya dalam sepekan sejak 14 hingga 21 Agustus 2026.
03:04Dari 402 kasus menjadi 716 kasus ISPA.
03:08Kementerian Kesehatan juga melaporkan ada 7 provinsi dengan sebaran titik api di tanah air,
03:14yakni Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.
03:22Hingga kini, untuk kasus dugaan tindak pidana kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia,
03:29Polri menetapkan 72 tersangka berdasarkan hasil penyidikan di sembilan polda.
03:34Tim Liputan Kompas TV
Komentar

Dianjurkan