Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
NTT, KOMPAS.TV - Seminggu melayani pasien di tenda darurat, para tenaga kesehatan di RSUD Ruteng mulai mengalami kelelahan. Sejumlah nakes jatuh sakit.

Para nakes bergantian menangani pasien, termasuk korban luka dan pasien sakit di pengungsian, di RSUD Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Faktor cuaca dan fasilitas kesehatan yang terbatas membuat para nakes alami kelelahan.

Tenda darurat menjadi tempat utama pelayanan kesehatan, sekaligus ruang kerja bagi tenaga medis, untuk memastikan kebutuhan pasien tetap terpenuhi.

Untuk melihat penanganan pasien di RSUD Ruteng, pascagempa yang mengguncang Nusa Tenggara Timur, kita sudah terhubung dengan Jurnalis KompasTV, Citos Natun.

Baca Juga Warga Sumbar Kirim Bantuan Rendang 3,6 Ton untuk Warga Terdampak Gempa di NTT | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/regional/687062/warga-sumbar-kirim-bantuan-rendang-3-6-ton-untuk-warga-terdampak-gempa-di-ntt-kompas-malam

#ntt #tenagamedis #nakes #gempantt


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/687063/kelelahan-rawat-warga-di-ntt-sejumlah-nakes-rsud-ruteng-jatuh-sakit-kompas-malam
Transkrip
00:00Seminggu melayani pasien di tenda darurat, para tenaga kesehatan di RSUD Ruting mulai mengalami kelelahan.
00:06Sejumlah nakes jatuh sakit.
00:11Para nakes bergantian menangani pasien, termasuk korban luka dan pasien sakit di pengungsian di RSUD Ruting menggarai Nusa Tegara Timur.
00:21Faktor cuaca dan fasilitas kesehatan yang terbatas membuat para nakes mengalami kelelahan.
00:26Tenda darurat menjadi tempat utama pelayanan kesehatan sekaligus ruang kerja bagi tenaga medis untuk memastikan kebutuhan pasien tetap terpenuhi.
00:44Untuk melihat penanganan pasien di RSUD Ruting pasca gempa yang mengguncang Nusa Tegara Timur, kita sudah terhubung dengan jurnalis Kompas
00:52TV Citos Natun.
00:53Citos, bagaimana penanganan pasien di RSUD Ruting sepekan pasca gempa, kemudian bagaimana juga kondisi kesehatan para tenaga kesehatan di sana?
01:04Selamat malam Astrid dan juga Saudara, memang untuk penanganan para pasien pasca gempa yang terjadi pada tanggal 15 Agustus kemarin.
01:14Sejak hari pertama memang bangunan dari rumah sakit umum daerah Ruting ini terdampak cukup serius begitu,
01:23sehingga akhirnya pihak direktur rumah sakit memindahkan beberapa ruangan yang memang terdampak sama sekali dan tidak bisa digunakan ke tenda
01:33-tenda darurat yang disiapkan di halaman depan dari rumah sakit umum daerah Ruting ini.
01:38Dan kalau kita melihat bahwa sampai saat ini tenda-tenda yang dibangun ini masih belum mencukupi karena memang ada sebagian
01:47pasien yang masih dirawat di tenda yang belum memiliki sekat,
01:51sehingga cukup menyulitkan para pasien dan juga para tenaga kesehatan yang bertugas selama melayani para pasien,
01:58baik itu pasien umum maupun pasien yang terdampak langsung gempa pada tanggal 15 kemarin.
02:04Dan kalau untuk kondisi kesehatan daripada nakis sendiri, kami memantau bahwa memang informasi yang kami terima bahwa sejumlah nakis dan
02:18juga dokter yang bertugas seminggu belakangan mulai kelelahan
02:23karena memang begitu banyak pasien yang terus berdatangan apalagi rumah sakit ini menjadi perujukan dari tiga kabupaten.
02:30Dan jika kita melihat dari kondisi cuaca yang terjadi pada seminggu belakangan ini memang kalau kita lihat sampai pada malam
02:39hari ini saja,
02:41cuaca berkisar antara 15 sampai 17 derajat dan ini cukup menyulitkan pelayanan baik di tenda-tenda pengungsian maupun terhadap para
02:52nakis, dokter,
02:53dan juga para pasien yang memang harus bertarung melawan dinginnya cuaca kota Ruteng dan juga minimnya persediaan fasilitas dan obat
03:03-obatan
03:03yang memang sejak tanggal 15 kemarin tertimpa reruntuhan bangunan akibat terdampak dari gempa itu sendiri.
03:10Dan sampai saat ini Asrien dan juga Saudara dapat kami laporkan bahwa rumah sakit umum Ruteng juga telah dibangunkan satu
03:18rumah sakit lapangan
03:20yang berada di Stadion Golodokal yang khusus melayani para pasien patah tulang begitu karena memang pihak Kementerian Kesehatan
03:29menyiapkan dokter khusus yang datang dari berbagai wilayah di luar NTT untuk melakukan operasi khusus bagi pasien-pasien yang mengalami
03:38patah tulang,
03:39terutama mereka atau warga yang terdampak dari gempa pada tanggal 15 kemarin.
03:46Baik, terima kasih laporan lengkap Anda jurnalis Kompas TV Cito Senatun dari Nusa Tenggara Timur.
03:52Jaga kesehatan, jaga keselamatan.
03:56Dan Saudara, Dana Kemanusiaan Kompas membuka dompet kemanusiaan untuk menampung bantuan pemirsa Kompas TV
04:02yang hendak meringankan derita korban gempa di Nusa Tenggara Timur.
04:06Bantuan dapat ditransfer ke Rekening Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas di Rekening BCA dengan nomor 0123-0214-33
04:16atau lewat kris dengan memindai kode QR di pojok kanan layar.
04:20Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan