00:00Seminggu melayani pasien di tenda darurat, para tenaga kesehatan di RSUD Ruting mulai mengalami kelelahan.
00:06Sejumlah nakes jatuh sakit.
00:11Para nakes bergantian menangani pasien, termasuk korban luka dan pasien sakit di pengungsian di RSUD Ruting menggarai Nusa Tegara Timur.
00:21Faktor cuaca dan fasilitas kesehatan yang terbatas membuat para nakes mengalami kelelahan.
00:26Tenda darurat menjadi tempat utama pelayanan kesehatan sekaligus ruang kerja bagi tenaga medis untuk memastikan kebutuhan pasien tetap terpenuhi.
00:44Untuk melihat penanganan pasien di RSUD Ruting pasca gempa yang mengguncang Nusa Tegara Timur, kita sudah terhubung dengan jurnalis Kompas
00:52TV Citos Natun.
00:53Citos, bagaimana penanganan pasien di RSUD Ruting sepekan pasca gempa, kemudian bagaimana juga kondisi kesehatan para tenaga kesehatan di sana?
01:04Selamat malam Astrid dan juga Saudara, memang untuk penanganan para pasien pasca gempa yang terjadi pada tanggal 15 Agustus kemarin.
01:14Sejak hari pertama memang bangunan dari rumah sakit umum daerah Ruting ini terdampak cukup serius begitu,
01:23sehingga akhirnya pihak direktur rumah sakit memindahkan beberapa ruangan yang memang terdampak sama sekali dan tidak bisa digunakan ke tenda
01:33-tenda darurat yang disiapkan di halaman depan dari rumah sakit umum daerah Ruting ini.
01:38Dan kalau kita melihat bahwa sampai saat ini tenda-tenda yang dibangun ini masih belum mencukupi karena memang ada sebagian
01:47pasien yang masih dirawat di tenda yang belum memiliki sekat,
01:51sehingga cukup menyulitkan para pasien dan juga para tenaga kesehatan yang bertugas selama melayani para pasien,
01:58baik itu pasien umum maupun pasien yang terdampak langsung gempa pada tanggal 15 kemarin.
02:04Dan kalau untuk kondisi kesehatan daripada nakis sendiri, kami memantau bahwa memang informasi yang kami terima bahwa sejumlah nakis dan
02:18juga dokter yang bertugas seminggu belakangan mulai kelelahan
02:23karena memang begitu banyak pasien yang terus berdatangan apalagi rumah sakit ini menjadi perujukan dari tiga kabupaten.
02:30Dan jika kita melihat dari kondisi cuaca yang terjadi pada seminggu belakangan ini memang kalau kita lihat sampai pada malam
02:39hari ini saja,
02:41cuaca berkisar antara 15 sampai 17 derajat dan ini cukup menyulitkan pelayanan baik di tenda-tenda pengungsian maupun terhadap para
02:52nakis, dokter,
02:53dan juga para pasien yang memang harus bertarung melawan dinginnya cuaca kota Ruteng dan juga minimnya persediaan fasilitas dan obat
03:03-obatan
03:03yang memang sejak tanggal 15 kemarin tertimpa reruntuhan bangunan akibat terdampak dari gempa itu sendiri.
03:10Dan sampai saat ini Asrien dan juga Saudara dapat kami laporkan bahwa rumah sakit umum Ruteng juga telah dibangunkan satu
03:18rumah sakit lapangan
03:20yang berada di Stadion Golodokal yang khusus melayani para pasien patah tulang begitu karena memang pihak Kementerian Kesehatan
03:29menyiapkan dokter khusus yang datang dari berbagai wilayah di luar NTT untuk melakukan operasi khusus bagi pasien-pasien yang mengalami
03:38patah tulang,
03:39terutama mereka atau warga yang terdampak dari gempa pada tanggal 15 kemarin.
03:46Baik, terima kasih laporan lengkap Anda jurnalis Kompas TV Cito Senatun dari Nusa Tenggara Timur.
03:52Jaga kesehatan, jaga keselamatan.
03:56Dan Saudara, Dana Kemanusiaan Kompas membuka dompet kemanusiaan untuk menampung bantuan pemirsa Kompas TV
04:02yang hendak meringankan derita korban gempa di Nusa Tenggara Timur.
04:06Bantuan dapat ditransfer ke Rekening Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas di Rekening BCA dengan nomor 0123-0214-33
04:16atau lewat kris dengan memindai kode QR di pojok kanan layar.
04:20Terima kasih telah menonton!
Komentar