00:00Jangan nangis pak, tenang pak
00:01Pak duitnya buat apaan pak?
00:04Duitnya buat main slot pak ya?
00:05Bapak main slot pak ya?
00:08Untuk klaster pertama
00:11Pada Agustus 2026
00:14Saudara NAP
00:17Selaku Wakil Rektor 3 Unsud
00:20Atas pengetahuan Saudara ASO
00:24Selaku Rektor Unsud
00:26Melalui
00:27Dua perantara
00:29Yaitu Saudara DMW
00:31Dan Saudara AW
00:34Keduanya selaku pihak swasta
00:37Ini diduga meminta sejumlah uang
00:40Kepada orang tua calon mahasiswa baru
00:43Di Fakultas Kedokteran
00:47Senilai 650 juta
00:49Untuk satu mahasiswa
00:51Bahwa kemudian permintaan tersebut dipenuhi oleh
00:56Orang tua calon mahasiswa baru
00:58Namun demikian setelah uang tersebut diberikan
01:03Berikan kepada dua orang perantara tadi
01:07DMW dan AW
01:09Anak-anak yang bersangkut tadi yang calon mahasiswa justru dinyatakan tidak lulus seleksi
01:15Mahasiswa baru di Universitas Jenderal Sudirman
01:21Atas dinamika yang terjadi tersebut
01:25Kemudian selanjutnya pihak orang tua dari mahasiswa tadi meminta pengembalian penuh atas uang yang sudah diserahkan melalui DMW dan AW
01:35Tetapi kemudian saudara DMW dan AW diketahui sudah menggunakan uang yang diberikan kepadanya untuk keperluan pribadinya
01:46Dengan memberikan perintah dalam rangka penerimaan mahasiswa baru dengan kode jangan diminta di awal
01:57Jika dikasih bilang terima kasih
02:00Jadi ini kode atau arahan-arahan atau perintah-perintah yang sering digunakan oleh saudara ISO selaku rektor kepada saudara MYN
02:08Ketika ada pihak-pihak orang tua atau mahasiswa baru yang akan melakukan pengurusan di jalur mandiri
02:18Dalam komunikasi tersebut saudara AS atas pengetahuan saudara ISO
02:23Melakukan tawar-menawar mahar
02:27Ada negosiasi atau ada semacam transaksi
02:32Dengan pihak pengepul dalam proses penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri
02:39Selamat malam Mas Tifal
02:41Kalau baca pola OTT biasanya kan kita lihat KPK itu menindak pejabat pemerintahan atau ya paling sering adalah pemerintah daerah
02:49Kalau sekarang sampai ke penindakan OTT di level kampus apa yang Anda baca dari sini?
02:56Ya artinya Mas Tifal korupsi sudah menyebar ke seluruh penjuru kehidupan bernegara kita
03:04Sampai-sampai institusi pendidikan yang seharusnya dapat menjadi teladan
03:08Ternyata juga tidak bebas dari korupsi
03:11Dan kalau kita ingat ini juga bukan kasus pertama ya
03:14Ketika KPK menangani perkara korupsi di kampus
03:17Kita ingat di tahun 2022 KPK menangani korupsi penerimaan mahasiswa baru di UNILA
03:22Dan kalau kita lihat dari kasus UNILA itu kan tidak jauh dari jual beli kursi penerimaan mahasiswa baru melalui seleksi
03:32mandiri
03:32Mas Tifal
03:33Dan sampai di saat itu kasusnya terkuak 100 sampai 350 juta buat kursi mahasiswa baru itu di jalur mandiri
03:41Tapi kalau kemudian Anda melihat kasus semacam ini
03:44Tidak hanya rektor
03:45Tapi warek akademik, warek kemahasiswaan, kabak akademik juga ikut ditangkap dalam kasus ini
03:51Missnya di bagian mana soal proses penerimaan mahasiswa baru itu?
03:56Ya seleksi mandiri itu rawan korupsi
03:59Kenapa demikian Mas Tifal?
04:01Karena minim kontrol eksternal
04:04Semua keputusan diambil di internal kampus dan tidak lain dan tidak bukan dikuasai oleh pejabat-pejabat di rektorat
04:12Nah ini kan kemudian cara mereka bermain itu sangat mudah
04:16Memainkan kursi kemudian siapa yang berani membayar akan mendapatkan kursi
04:22Meskipun mungkin dari sisi skor seharusnya mereka tidak lolos
04:26Tetapi karena berani untuk membayar dalam jumlah tertentu kemudian mereka diloloskan
04:31Jadi memang di sini diskresinya sangat tinggi
04:35Keunangannya di monopoli
04:37Tidak ada kontrol dari pihak eksternal
04:40Maka kemudian ujung-ujungnya adalah korupsi
04:42Nah ini tidak asing ya
04:45Kita sangat familiar dengan pola-pola seperti ini
04:49Karena sudah ada peradilan terhadap ex-rektor Unila
04:53Yang kemudian kalau kita lihat perkara itu
04:55Memang sangat memonopoli proses mekanisme seleksi jalur mandiri ini
05:00Nah sekali lagi kalau kita lihat memang jalur mandiri ini
05:03Sebenarnya adalah salah satu prosedur yang diberikan kemandirian kepada kampus
05:08Untuk melakukan pengelolaan pendidikan
05:11Tetapi disalahgunakan oleh para pejabat kampus
05:14Yang menjadi pertanyaan Mas Tifal
05:15Apakah di Unila yang sudah terungkap itu
05:20Tidak terjadi di kampus-kampus yang lain
05:22Nah sekarang unsut sedang diproses
05:24Meskipun kita harus menunggu apakah ditetapkan tersangka atau tidak
05:27Pertanyaannya Mas Tifal
05:28Ini cuma unsut dan Unila saja
05:30Atau kampus yang lain
05:31Yang juga melakukan hal yang sama
05:32Kedua
05:33Ini baru periode yang sekarang
05:35Atau dari tahun-tahun kemarin sudah melakukan hal yang sama
05:38Saya sih ragu kalau itu hanya ada di Unila dan di unsut
05:41Jangan-jangan pola yang seperti ini juga terjadi di tempat-tempat yang lain
05:45Yang menggunakan metode model seleksi mandiri
05:49Mas Tifal
05:49Sebenarnya ini sama sekali bukan modus baru ya
05:53Dan juga bukan pula kasus yang baru pertama kali ditemukan
05:58Setiap musim penerimaan mahasiswa baru
06:01Selalu ada temuan soal kasus ini gitu
06:04Tetapi sudah menjadi rahasia umum
06:09Bahwa jalur mandiri ini adalah memang jalur dimana
06:13Ada pintu-pintu atau celah penyelemengan dana
06:19Atau dalam tanda kutip jual-beli kursi kuliah
06:24Yang ini dimanfaatkan oleh kampus untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya
06:31Sebagai bagian dari pendapatan ketika penerimaan mahasiswa baru gitu
06:38Jadi sejak lama ini terjadi dan bahkan sudah banyak ya
06:43Usulan dan juga rekomendasi
06:45Karena jalur mandiri ini sangat merusak integritas dan juga reputasi kampus
06:53Banyak sekali pimpinan-pimpinan kampus
06:55Enggak hanya sekarang yang sedang rame di unsut
06:57Tapi juga kampus-kampus yang lain
06:59Terlibat kasus penerimaan jalur mandiri
07:02Lalu ada praktek jual-beli kursi kuliah ya
07:06Karena itu memang kehadiran jalur mandiri ini ya
07:10Keberadaannya ini memang menimbulkan tanda tanya besar
07:14Jadi ini jalur yang sangat gelap
07:18Dan memberikan karpet merah bagi mahasiswa atau orang tua
07:23Yang memberikan uang lebih kepada kampus gitu ya
07:26Tapi kasus degan korupsi ini apakah memang hanya di fakultas kedokteran Bang Ubaid?
07:30Atau mungkin ada di fakultas lain?
07:33Ya tidak hanya di fakultas kedokteran ya
07:36Atau juga di fakultas-fakultas lain juga sama
07:39Ketika fakultas itu diminati oleh banyak calon mahasiswa
07:44Maka jalur mandiri juga menjadi jalur dimana telah ya
07:49Jual-beli kursi kuliah ini terjadi di jalur mandiri gitu
07:53Oke, Bang Ubaid mengatakan jalur mandiri adalah karpet merah
07:56Termasuk juga ada oknum otonomi kampus
07:58Saya ingin tanyakan Bu Yenti
07:59Pemerasaan ini apakah semata-mata dalangnya adalah sang rektor?
08:03Lalu bagaimana pola korupsi seperti ini terjadi?
08:07Ya, ini kan kemungkinannya kan antara pemerasan
08:10Kalau pemerasan itu inisiatifnya dari universitas siapapun itu oknumnya
08:14Jadi dia menawarkan
08:16Ini tadi kan ada keponakan
08:17Berarti kan ada nepotisme juga ya
08:19Keponakan yang menawarkan gitu ya
08:22Kalau tadi dikatakan oleh KPK kemungkinan juga ada suap menyuap
08:25Kalau suap menyuap bisa jadi
08:27Yang kemungkinan tidak bisa diterima
08:30Kemudian dia yang inisiatif menyuap
08:32Meminta pihak kampus untuk dia diterima
08:34Atau yang ketiga tadi gratifikasi
08:37Setelah penerimaan
08:38Nanti di belakang ada hadiahnya
08:41Ini tiga-tiganya kemungkinan terjadi
08:43Dan ini betul
08:44Ubaid tadi ya ini betul-betul ladang subur
08:47Untuk terjadinya korupsi
08:49Jadi kalau ini sudah beberapa tahun
08:52Dan ini harusnya dibuka semuanya
08:54Ya apakah ini
08:55Kemungkinan bukan hanya tahun ini saja
08:57Kebetulan saja
08:58Ini kan tertangkap tangan
08:59Dikarenakan
09:00Ada yang pernah membayar 600 juta lebih
09:04Tetapi tidak diterima
09:05Dan dari situlah kemudian muncul
09:08Nah ini yang menjadi bahan OTT
09:10Karena kemudian ada penyadapan dan lain sebagainya
09:12Artinya KPK harusnya sudah memapping di kampus-kampus mana saja
09:18Dan kemudian beri bukti-buktinya
09:20Karena ini sangat memalukan
09:22Apalagi dengan cara-caranya seperti itu ya
09:25Dibandingkan dengan profsi yang besar-besar
09:27Ini kan gak seberapa
09:29Tapi tercorengnya dunia pendidikan luar biasa
09:31Jadi ini betul
09:32Harus dipidana seberat-beratnya
09:35Karena latar belakang dia pendidik
09:37Saya ingin dalami sedikit Bu Yenti
09:39Tadi Bu Yenti mengatakan bahwa
09:41Jalur mandiri ini bisa disebut ladang subur
09:42Tapi KPK juga baru menetapkan
09:44Tiga tersangka dari pihak kampus
09:46Rektor, Wakil Rektor
09:47Dan juga Kepala bagian akademik
09:48Apakah memungkinkan jaringannya lebih luas?
09:52Sangat mungkin
09:53Sangat mungkin
09:54Dan ini kesempatan juga ya
09:55Bagi DPR dan pemerintah
09:57Ini kan melalui perantara
09:59Yang namanya keponakan tadi menawarkan
10:01Bahwa dia mempunyai channel lah
10:03Rektornya karena saya pengonakannya
10:05Ini yang namanya trading influence
10:07Ini yang diamanatkan oleh UNCAC
10:10Untuk agar mendang korupsi Indonesia
10:13Memasukkan unsur ini gitu ya
10:16Sehingga perhatian Indonesia
10:17Terhadap terjadinya korupsi
10:20Dengan modus seperti ini
10:21Kita berharap terkikislah
10:24Jadi jangan ada yang berani
10:25Jadi maklar penerimaan ini adalah
10:28Melakukan tindak pidana yang namanya
10:30Trading influence gitu
10:32Ini kan kelihatan sekali ya
10:34Kalau Indonesia itu tidak
10:35Tidak serius dalam memberantas korupsi
10:37Karena sudah diamanatkan 2003
10:39Dan sudah di
10:40Sudah di ratifikasi
10:43Disahkan
10:44Sampai sekarang tidak
10:45Tidak
10:45Tidak bergeming aja
10:48Terima kasih telah menonton!
10:50Terima kasih telah menonton!
10:50Terima kasih telah menonton!
10:51Terima kasih telah menonton!
Komentar