JAKARTA, KOMPASTV - Kabut asap berbahaya menyelimuti sejumlah wilayah Palangka Raya, Kalimantan Tengah, akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sekitar kota.
Rekaman pada Sabtu (22/8/2026) memperlihatkan asap tebal membubung dari area vegetasi yang terbakar.
Petugas pemadam menyemprotkan air ke lahan yang masih terbakar, sementara warga menggunakan ember dan selang untuk memadamkan titik-titik api.
Pengendara dan anak-anak juga harus beraktivitas di tengah jalan yang diselimuti kabut asap.
Seorang warga mengaku mengalami batuk hingga sulit tidur pada malam hari.
Ia bahkan merasakan sakit di bagian dada akibat terus-menerus batuk.
Dilansir dari Viory laporan dari BMKG, kualitas udara di Palangka Raya sempat mencapai level berbahaya pada Jumat (21/8/2026).
Sebagian besar wilayah Palangka Raya berada di atas lahan gambut yang membuat kebakaran sulit dipadamkan dan menghasilkan asap pekat.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah memerintahkan penanganan kebakaran hutan dan lahan secara terpadu.
Helikopter dan pesawat dikerahkan untuk membantu pemadaman.
BPBD Palangka Raya mencatat 298 kejadian kebakaran hutan dan lahan sejak 1 Juni hingga 19 Agustus, dengan luas area terbakar sekitar 261 hektare.
Video Editor: Frashiva Rizaldi
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/687060/penampakan-udara-karhutla-kepung-palangka-raya-warga-terpapar-asap
Komentar