Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPASTV - Deretan polisi masih berjaga di kawasan Sudirman, Jakarta, saat aksi mahasiswa berlangsung, Selasa (18/8/2026).

Massa mahasiswa yang sebelumnya bertahan di lokasi mulai berangsur berputar balik setelah menyampaikan aspirasi.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa delapan tuntutan.

Sejumlah tuntutan di antaranya berkaitan dengan evaluasi kebijakan pemerintah, termasuk program MBG dan KDMP.

Mahasiswa menegaskan aksi digelar untuk menyampaikan pendapat secara damai dan tertib.

Massa kemudian mulai meninggalkan lokasi secara bertahap sekitar pukul 18:44 WIB, personel kepolisian juga sempat berjaga untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Lintang

#demo #mahasiswa #breakingnews

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/686289/suasana-di-depan-uob-sudirman-usai-aksi-mahasiswa-mulai-berakhir
Transkrip
00:03Juga salah satu poin utama yang disorot dalam aksi hari ini adalah makna kemerdekaan tersebut
00:09Dan dalam pernyataan sikapnya masa menilai seharusnya pemerintah berpihak kepada kepentingan seluruh rakyat
00:16Bukan hanya terhadap kelompok tertentu begitu
00:22Kemerdekaan yang dirayakan kemarin atau kemerdekaan yang dirayakan setiap tahun ini sudah berarti kedaulatan
00:33Menilai tidak semua pemerintah berpihak kepada kepentingan seluruh rakyat berpihak kepada kepentingan seluruh rakyat
00:41Tampaknya ada gangguan komunikasi dan sinyal dengan Jurnalis Kompas TV, Medina Andas dan Juru Kamera Rikis Ultana di kawasan Jakarta
00:48Pusat
00:49Seperti yang kita lihat di layar kaca, masa dari mahasiswa masih bertahan di lokasi
00:56Masih ada yang menyampaikan tuntutannya, ada delapan tuntutan
01:01Seperti mengevaluasi kembali PSN termasuk MBG dan Koperasi Desa Merah Putih
01:08Dan tadi yang kalau disampaikan oleh mahasiswa adalah mereka bertujuan untuk menyampaikan pendapat secara damai dan tertib
01:24Masa mahasiswa menyampaikan delapan tuntutan
01:28Tadi salah satu adalah mengevaluasi PSN
01:32Kemudian demilitarisasi
01:39Dan yang saat ini Anda saksikan di layar kaca adalah kawasan Sudirman
01:45Tepatnya itu yang mengarah ke area dukung atas Jakarta Pusat
01:50Di jalur yang sebelah kiri tampaknya arus lalu lintas cukup padat
01:55Mengingat ini juga memang bertepatan dengan jam pulang kantor
01:58Sementara di jalan atau lajur sebelahnya
02:01Ini adalah lokasi mahasiswa masih berupaya menyampaikan pendapatnya
02:08Tapi kalau pernyataan jurnalis kompasivi di lapangan tadi
02:13Masa mahasiswa sudah mulai bergerak dan putar balik
02:24Layar di sebelah kiri
02:26Kita bisa melihat ini dari sisi belakang masa mahasiswa
02:32Bersama dengan pengamanan polisi
02:34Sementara dari gambar sebelah kanan
02:37Seperti laporan tadi dari jurnalis kompasivi Medina Andas
02:39Dan jurukamera Riki Sultana
02:41Di lokasi masa mahasiswa sudah mulai bergerak berputar balik
02:51Aksi unjuk rasa dilakukan oleh mahasiswa dari berbagai universitas
02:56Aksi unjuk rasa dilakukan sejak siang hari tadi
03:08Dan seperti yang kita lihat di layar kaca sebelah kiri
03:13Masih ada penjagaan yang dilakukan oleh polisi
03:16Titik awal yang direncanakan oleh mahasiswa menjadi titik kumpul
03:23Untuk aksi unjuk rasa adalah di Bundaran Hotel Indonesia
03:25Tapi berdasarkan laporan dari jurnalis kompasivi sejak siang tadi
03:30Masa tertahan di kawasan Duku Atas
03:33Atau di kawasan dekat Jalan Sudirman
03:35Sehingga mereka melanjutkan aksi unjuk rasa
03:38Penyampaian pendapat di lokasi itu
03:41Dan saat ini sudah 18 lewat 14
03:44Masa masih bertahan di kawasan Duku Atas Jakarta Pusat
03:48Beberapa tadi disampaikan jurnalis kompasivi
03:50Masih menyampaikan orasinya
03:52Tapi sambil juga sudah ada beberapa mahasiswa
03:56Yang mulai putar balik dan bergerak dari lokasi
03:59Pengamanan masih dilakukan juga oleh polisi
04:02Menjaga ketertiban jalannya penyampaian aksi unjuk rasa
04:13Berdasarkan aturan penyampaian pendapat
04:16Ataupun juga aksi unjuk rasa diatur hingga pukul 18
04:258 poin tuntutan yang dibawa oleh mahasiswa
04:29Termasuk BEM Universitas Indonesia
04:31Yang pertama adalah hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri
04:35Kedua hentikan korupsi, kolusi, dan nepotisme atau KKN
04:39Lalu wujudkan reforma agraria sejati
04:42Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM
04:45Evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan KDMP
04:49Hentikan pemusatan kekuasaan
04:52Pemangkasan transfer ke daerah dan kembalikan otonomi daerah
04:55Tetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatera dan Flores
04:59Serta percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana
05:02Dan yang kedelapan adalah hentikan represivitas dan intervensi TNI Polri
05:06Dalam ruang sipil serta bubarkan Yon Tepe
05:09Kita bisa lihat di layar kaca
05:18Sebelah kiri dan sebelah kanan
05:20Kalau di sebelah kanan ini adalah mahasiswa
05:22Yang sejak siang tadi melakukan aksi unjuk rasa
05:25Gabungan dari beberapa mahasiswa
05:27Salah satu kita bisa lihat dari atribut yang digunakan
05:29Alma Mater Kuning BEM Universitas Indonesia
05:31Dan sebelah kiri adalah pengamanan yang dilakukan oleh polisi
05:35Selama jalannya aksi unjuk rasa di kawasan Nuku atas Jakarta Pusat
05:51Selamat menikmati
05:54Selamat menikmati
05:55Selamat menikmati
06:36Selamat menikmati
07:12Selamat menikmati
07:38Selamat menikmati
08:10Selamat menikmati
08:25Selamat menikmati
08:27Selamat menikmati
08:27Selamat menikmati
08:28Selamat menikmati
08:30Selamat menikmati
08:34Selamat menikmati
08:37Selamat menikmati
08:40Selamat menikmati
08:45Selamat menikmati
08:47Selamat menikmati
08:48Selamat menikmati
08:49Selamat menikmati
08:49Selamat menikmati
08:51Selamat menikmati
09:02Terima kasih.
09:35Terima kasih.
10:01Terima kasih.
10:29Terima kasih.
10:54Terima kasih.
11:24Terima kasih.
12:02Terima kasih.
12:34Terima kasih.
13:01Terima kasih.
13:29Terima kasih.
14:02Terima kasih.
14:31Terima kasih.
15:07Terima kasih.
15:15Terima kasih.
15:18Terima kasih.
15:50Terima kasih.
15:58Terima kasih.
15:59Ini tidak boleh dibawa pada saat melaksanakan aksi.
16:04Kita sama-sama memului.
16:11aman dan nyaman
16:15selanjutnya
16:16tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisi
16:19ada satu mahasiswa yang
16:21tadi pingsan
16:22dengan inisial AF
16:24ini sudah diberikan
16:27bantuan medis
16:28oleh gabungan dari tim TNI
16:30dan bidokas Polda Metro Jaya
16:33yang bersangkutan juga
16:34dibawa menggunakan ambulan
16:36ke rumah sakit Buda Asi
16:38alhamdulillah kondisinya juga sudah sadar
16:40nah langkah-langkah kemanusiaan
16:46mengawal
16:47penyampaian pendapat ini
16:48kehadiran TNI dan Polri
16:51gunanya adalah mengawal
16:52apabila ada yang sakit, pingsan
16:54kita mengaman secara bersama
16:56terkait tentang barang bukti saya akan
16:58perlihatkan pada rekan-rekan sekalian
17:08jadi ini barang bukti yang ditemukan
17:10pada saat
17:20kami menghimbau
17:22perasanan aksi
17:24dan mengucapkan terima kasih
17:27pada saat
17:28pemberitahuan aksi
17:30sudah diterima oleh
17:31Polres Metro Jakarta
17:34ini
17:35tidak
17:46apabila ini digunakan
17:48akan berdampak
17:50baik itu kepada
17:51tugas pengamanan
17:52ataupun terhadap
17:53masa aksi dan
17:54masyarakat yang ada di sekitar
17:55saat sekarang
17:56untuk orang-orang tersebut
17:59masih didalami
18:05terima kasih
18:06rekan-rekan sekalian
18:07mungkin ada yang mau
18:08mengajukan pertanyaan
18:19tadi memang
18:20seluruh masyarakat
18:22sempat ada kendala
18:23terkait tentang arus lalu lintas
18:25tiba-tiba
18:25terjadi stak
18:26tetapi kita coba
18:28membuat rekayasa lalu lintas
18:30membuka jalur
18:31busway
18:32dengan membuat
18:34jalur alternatif lainnya
18:36ke wilayah-wilayah
18:38alternatif
18:39ataupun rangkaian-rangkaian
18:40kedua
18:41tapi alhamdulillah
18:41semua juga bisa
18:42berjalan dengan baik
18:43dan saat sekarang
18:44petugas pengamanan
18:45TNI dan Polri
18:46sama-sama melaksanakan
18:47kurve
18:48kita lihat sampah
18:48banyak berada di lokasi
18:50UOB
18:51ini menjadi tanggung jawab
18:52kita bersama
18:53untuk memberikan
18:54Indonesia tetap asri
19:15terkait golok ditemukan
19:17pada saat ada ambulan
19:18melintasi
19:19dicurigai
19:20digeledah
19:21ternyata ada ambulan
19:22di sebelah kursi
19:23dari pengemudi ambulan
19:25nah tujuannya apa
19:26membawa
19:26menggunakan ambulan
19:36ya terima kasih
19:37berarti
19:37mas ini tadi
19:38gak ada siang hari
19:39saya ulang kembali
19:40jawaban saya
19:43itu merupakan
19:44center of gravity
19:45Indonesia
19:46pusat
19:47pusat
19:48perbelanjaan
19:49pusat perekonomian
19:50ada moda transportasi
19:52termasuk ada konsulat
19:54negara-negara asing
19:55apabila terjadi
20:03itu bukan berdampak
20:05hanya jalur arteri lain
20:06termasuk
20:07Slipi
20:07dan Gatot Subroto
20:09ini akan melumpuhkan
20:10Jakarta
20:11apabila
20:11hak
20:14penyampaian aspirasi
20:37selamat menikmati
20:40selamat menikmati
20:47sudah disiapkan
21:00selamat menikmati
21:01selamat menikmati
21:17Terima kasih.
21:34Tapi terkait tentang preemptive education bahwa membawa barang-barang berbahaya ini bisa berdampak bagi dirinya orang lain.
22:25Terima kasih.
22:27Terima kasih.
23:19Terima kasih.
23:42Terima kasih.
23:58Terima kasih.
23:58Betul, betul sekali.
23:59Apalagi KDMP.
24:01KDMP kan menggunakan dana daerah dan itu kan bukan apa ya Jatuhnya itu paksaan gitu loh.
24:07Mau pakai dana, ketika dia surat kejaran udah terbit, antara memang nanti duitnya dipakai untuk KDMP atau nggak? Angus.
24:14Terima kasih.
24:17Betul.
24:18Betul.
24:19Sejauh ini sudah merasa terdengar, belum cukup aspirasinya?
24:23Gimana Pak? Terdengar nggak?
24:26Terdengar, tapi hanya untuk dijadiin bahan bercanda di podium aja sayangnya.
24:30Itu sih yang kita rasa sebenarnya didengar, cuma kenapa ya responnya gitu jadi semakin greget.
24:35Tapi sebenarnya semakin membuat kita yakin bahwa sebenarnya apa yang kita lakukan ini berguna, ada gunanya, dan bahwa apa yang
24:41kita suarakan itu sebenarnya sampai tinggal kita melihat apakah akan ada perubahan dari itu atau nggak.
24:46Betul, terutama apalagi kita ada tuntutan yang seharusnya Pak Prabowo tuh kemarin pas pidato bicarakan gitu loh, bayangkan NTT dan
24:55Flores, NTT dan Flores itu, NTT dan Flores itu kan sekarang sedang bencana ya.
25:02Harapan orang-orang padahal ketika Prabowo berpidato itu setidaknya mengeluarkan semua empati untuk rakyat-rakyatnya, terutama di dua daerah tersebut.
25:09Jadi saya semoga dengan kami ada tuntutan seperti demikian, itu membuat ya Prabowo tuh untuk pidato tuh materinya tuh diperbaiki
25:18lagi lah.
25:19Kan kita tuh nggak perlu seorang Soekarno yang pidato nasionalismenya untuk bikin kita berapi-api gitu loh, kita butuhnya adalah
25:26semua pemimpin yang mau mendengarkan kita gitu loh.
25:40Kami akan terus datang dan berhimpat ganda sampai kita bisa merebut kembali Bundaran HI.
25:52Iya, kenapa tuh? Maksudnya kenapa?
25:56Oh kami tidak tahu, karena konteks di bulan Juni tuh, itu kan sebenarnya tentang ekonomi.
26:01Dan ekonomi saat itu memang seburuk-buruk ya, walaupun sekarang tetap buruk, tapi memang kan karena tagara aksi kita adalah
26:08merebut kemerdekaan, makanya kami turun lagi di Bundan HI, pasca 17-an.
26:18Belum, nanti ditungguin aja di akun BEMUY underscore official.
26:22Iya.
26:24Terima kasih.
26:25Terima kasih.
26:26Iya, terima kasih.
26:28Terima kasih.
26:29Terima kasih.
26:31Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan