00:00Penampung usaha makanan di Yogyakarta mengaku mengalami pungutan liar sebesar 2,5 juta per hari
00:05saat berjualan di alun-alun Kidul Yogyakarta.
00:09Keraton Yogyakarta desak pemerintah daerah menindak tegas para pelaku.
00:15Kita bayar parkir 1 juta per hari, total 5 juta.
00:21Itu aja udah proses Neko.
00:22Tadinya tukang parkir mintanya berapa?
00:242,5 juta per hari, jadinya 12,5 juta 5 hari.
00:28Itu kaya, wakaya ya Allah, omsetnya segitu aja gak tau.
00:33Pernyataan salah satu pemilik usaha kuliner di Yogyakarta ini ramai di media sosial.
00:38Ia mengaku jadi korban pungli saat berjualan di alun-alun Kidul.
00:43Awalnya, ia dimintai biaya 2,5 juta per hari.
00:46Setelah negosiasi, pungutan itu turun jadi 1 juta per hari.
00:51Merasa keberatan, food truck yang tadinya berjualan selama 5 hari akhirnya hanya dibuka sehari.
00:58Kita sudah tidak manggal lagi di sana.
01:02Yang harusnya tanggal 16 sampai tanggal 20 sudah menjadi keputusan, tidak kita lanjut cukup 1 hari saja.
01:10Keraton Yogyakarta mendesak pemerintah daerah dan polisi menindak tegas para pelaku pungutan liar.
01:16Keraton Yogyakarta menyebut, aksi pungli ini telah merusak citra Yogyakarta.
01:21Karena kami sudah komunikasi baik ke Pemkot, baik ke Polres dan ke Polda.
01:28Kami sudah komunikasi dan kami juga sudah meminta langsung untuk itu betul-betul bisa ditindak tegas.
01:34Karena seperti banyak masukan dari banyak masyarakat bahwa Jogja kota budaya, kota wisata.
01:41Jadi tindak-tindak seperti itu pasti akan sangat merugikan Jogja.
01:46Wakil wali kota Yogyakarta, Wawan Hermawan, mendatangi alun-alun kidul yang dikeluhkan pelaku usaha.
01:51Ia berdialog dengan pelaku wisata termasuk juru parkir.
01:55Wawan mengimbau pelaku wisata di alun-alun kidul Yogyakarta untuk menjaga keamanan dan kenyamanan.
02:02Situasinya, kondisinya seperti apa, berharap ke depan, ke depan yang dikata di sini.
02:11Tentu kami sudah sampai ke depan-tepan di sasa, ke depan-tepan di sasa, ke depan-tepan di sasa.
02:18Ke depan-tepan di sasa, ke depan-tepan di sasa, ke depan-tepan di sasa.
02:21Karena kita seke depan-tepan, sampai ke depan-tepan.
02:24Selalu, kita tidak berbaik.
02:28Polres Tayu Yogyakarta telah membentuk tim investigasi untuk mengusut dugaan pungli di alun-alun kidul.
02:34Untuk langsung melakukan pendalaman.
02:38Saat ini, unit restrim dan fungsi program sudah turun ke lapangan untuk melakukan pendalaman dan verifikasi secara menyeluruh.
02:50Dan saat ini prosesnya sedang berjalan.
02:53Jika nanti ditemukan adanya pelanggaran hukum atau pelanggaran SOP dari anggota,
03:00akan kita tindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.
03:06Akibat dugaan pungutan liar ini, pemilik putra memutuskan tidak lagi berjualan di alun-alun kidul dan pindah lokasi.
03:13Michael Aryawan, Kompas TV, Yogyakarta
Komentar