00:00Selebihnya adalah upaya untuk memastikan bahwa
00:03patent hanya bisa tumbuh
00:05atau inovasi hanya bisa tumbuh
00:08di dalam ekologi di mana kemampuan berargumentasi dengan otak itu
00:14dijaga oleh kampus.
00:18AI itu bukan artificial intelligence.
00:21AI itu adalah community intelligence.
00:23Hasil percakapan intelektual
00:27menghasilkan prom, lalu dibaca oleh AI.
00:30Jadi kalau kita terus-menerus mempromosikan Indonesia buruk,
00:34AI akan bilang disertasimu juga akan buruk.
00:39Karena kita akan dimanipulasi oleh AI.
00:41Anda cari data AI, AI bilang oke.
00:44Gue cari apa data yang diucapkan netizen tiap hari.
00:48Jadi,
00:51Pak Prabowo.
00:58Tanda kita berpikir adalah lampu ini.
01:01Benar kan?
01:02Ini tanda kita berpikir.
01:04Ada cahaya di otaknya.
01:15Ada Pak Gibran.
01:19Ini saya gak tahu kenapa panitia.
01:24Disitu di belakangnya ada lampu pijar.
01:27Di belakang Pak Gibran
01:29ada charging mobil.
01:35Apakah otak Pak Gibran itu masih perlu di charge?
01:48Kita mengucapkan itu
01:50bukan dalam
01:51ledek-ledekan,
01:53tapi secara faktual
01:55orang bertanya.
01:57Jumlah IQ disitu,
01:58ditambah jumlah IQ disitu,
02:00dirata-ratakin berapa?
02:0178.
02:04Jadi otak kita
02:07diolah untuk memikirkan sesuatu
02:09dengan kritisisme.
02:11Bukan dengan maksud
02:12komposisi segala macam,
02:13enggak.
02:14Tapi kita tahu bahwa nanti
02:16politik pasti akan ditanyakan,
02:17tapi tadi betul Pak Superman.
02:19Silahkan bicara politik,
02:21tapi dengan kekuatan argumentatif.
02:23Kita hanya mungkin
02:25menghasilkan disertasi
02:26di dalam lingkungan yang argumentatif.
02:29Sama aja.
02:31Oke itu
02:32ya Pak Gibran apa kabar?
02:36Pak Gibran
02:37berhak untuk jadi presiden.
02:41Hak untuk jadi presiden.
02:43Tapi hak patenya ada di situ.
02:48hak patenya ada di sini.
02:50Tapi begitu dijadikan public domain,
02:54patenya berubah menjadi paten rakyat.
02:56Rakyat akan menentukan.
02:58Sebelum saya ngacuk lebih jauh,
02:59saya cukupin di sini.
03:00Terima kasih.
03:00Terima kasih.
Komentar