Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JEPANG, KOMPAS.TV - Tim beregu putra soft tennis Indonesia menyumbang medali perunggu pada ajang Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.

Medali perunggu diperoleh tim soft tennis Indonesia setelah ditundukkan Jepang pada babak semifinal.

Tim Indonesia dipaksa mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor akhir 0-2.

Atlet wushu Indonesia Seraf Naro Siregar memastikan medali perunggu bagi kontingen Merah Putih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Tampil sebagai atlet pertama, Naro mampu menjalankan rangkaian gerakannya dengan mulus dan langsung memasang patokan tinggi bagi para pesaingnya.

Naro menempati posisi ketiga dari 21 atlet yang tampil pada nomor changquan putra setelah membukukan skor 9,720 poin di Aichi Prefectural Martial Arts Hall, Jepang, Minggu pagi.

Sementara itu, medali perak dan emas diraih dua atlet asal Makao.

Hingga Minggu, 20 September 2026, pukul 09.00 WIB malam, total 5 medali yang diperoleh Indonesia.

Satu medali perak dan 4 medali perunggu.

Hasil itu membuat Indonesia menempati posisi ke-12.

Tiongkok memimpin klasemen dengan perolehan 20 medali.

Baca Juga Keraton Yogyakarta Buka Suara soal Dugaan Kasus Pungli di Alun-Alun Kidul: Tindak Tegas! di https://www.kompas.tv/regional/691762/keraton-yogyakarta-buka-suara-soal-dugaan-kasus-pungli-di-alun-alun-kidul-tindak-tegas

#asiangames #medali #indonesia #atlet

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/691769/bangga-indonesia-raih-5-medali-di-asian-games-2026-di-nagoya-jepang-kompas-malam
Transkrip
00:01Dan saudara, rumah Indonesia di Sakemachi, Nagoya, Jepang jadi markas tempur bagi kontingen Indonesia sebelum bertanding.
00:10Salah satunya adalah tim Bulutagis Putra yang tiba di rumah Indonesia.
00:14Rumah Indonesia adalah fasilitas yang disiapkan untuk mendukung kelancaran atlet selama perhelatan Asian Games 2026.
00:37Saudara, besok Indonesia masih akan berlagak di Asian Games 2026.
00:42Cabur apa saja yang dijagokan dan bagaimana persiapannya, kita telah bergabung bersama dengan Ketua Persatuan Pelajar Indonesia di Nagoya, Jepang,
00:49Vladdy Falienko.
00:52Selamat malam, Mas Fadli.
00:53Mas Fadli, Indonesia ini sudah meraih lima medali. Bagaimana respons supporter atau WNI di sana, Mas Fadli?
01:01Selamat malam. Ini luar biasa sekali di hari ini Indonesia bisa membawa pulang lima medali perayaan terasa di mana-mana,
01:11termasuk juga di rumah Indonesia.
01:13Tadi kami bisa bertemu dengan atlet-atlet kebanggaan Indonesia yang telah berhasil membawa medali bagi tanah air.
01:20Dan juga penonton serta pendukung tim Indonesia yang tersebar di berbagai venue ini juga turut menyampaikan rasa gembira, rasa sukacutanya
01:33terhadap kemenangan ini.
01:36Mas Fadli dalam pertandingan esok hari, cabur apa yang dijagokan untuk meraih tambahan medali menurut Mas Fadli?
01:42Baik, saya sangat percaya bahwa atlet-atlet Indonesia ini sudah sangat matang persiapannya.
01:50Jadi kami sangat optimis bahwa atlet-atlet Indonesia ini akan mengejutkan kita dengan lebih banyak medali lagi.
01:57Untuk pertandingan esok, Indonesia akan turun di cabang olahraga Mixed Martial Arts.
02:03Ini besok akan turun di quarter final melawan wakil dari Kyrgyzstan.
02:10Selain itu, Indonesia juga akan turun di cabang olahraga Wushu.
02:15Yang tentu saja hari ini menjadi spotlight karena hari ini dari cabang olahraga Wushu berhasil menyumbangkan medali pertama bagi Indonesia,
02:24yaitu medali perunggu.
02:26Kita harap besok juga bisa membawa lebih banyak medali bagi tanah air.
02:31Besok juga akan ada pertandingan triathlon dan juga menembak.
02:37Yang kita juga harapkan wakil Indonesia ini akan membawa lebih banyak medali bagi tanah air.
02:43Mas Fadli, besok infonya ada typhoon di sana.
02:46Bagaimana antisipasi dan persiapan para atlet menghadapi pertandingan?
02:50Betul sekali.
02:51Japan Meteorological Agency mengumumkan bahwa ada typhoon nomor 25.
02:56Ini adalah peringatan untuk angin kencang yang mungkin akan melanda area Aichi Nagoya.
03:06Saat ini sebenarnya sudah mulai grimis dan besok Nagoya diprediksikan akan turun hujan.
03:12Typhoon ini memang cukup mengkhawatirkan karena sebelumnya typhoon nomor 24 ini menyebabkan banjir di area kota Nagoya.
03:22Namun beruntungnya typhoon nomor 25 ini diprediksikan tidak akan separah kejadian typhoon nomor 24 kemarin.
03:32Dan harapannya typhoon ini tidak mempengaruhi pelaksanaan ASEAN Games 2026.
03:39Namun tentu saja tim Indonesia dan juga Save the Mission ini juga sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan.
03:47Dan kami percaya bahwa pemerintah kota Nagoya, pemerintah prefektur Aichi, serta panitia lokal juga sudah menyiapkan berbagai macam cara dan
03:58solusi untuk menghadapi tantangan besok.
04:02Kita berharap typhoon ini tidak mempengaruhi performa tim Indonesia dan juga harapan kita semua adalah terus bertamanya medali yang bisa
04:09dirilai.
04:10Terima kasih Mas Fadli Valienko, Ketua Persatuan Pelajar Indonesia di Nagoya Jepang atas laporan Anda.
04:16Terima kasih. Selamat malam.
04:17Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan