Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Tiga hari pascagempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur, warga terdampak di Kampung Barongkolong, Reok, Manggarai, masih berjuang mendapatkan tempat berlindung. Seorang ibu bahkan terpaksa membangun tenda darurat secara mandiri karena seluruh tenda yang tersedia telah penuh.

Selain tempat tinggal, warga juga masih kesulitan mendapatkan air minum dan makanan. Pemerintah terus mempercepat penanganan darurat bagi masyarakat terdampak gempa.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama rombongan mengunjungi lokasi pengungsian korban gempa di Reok, Manggarai. Kunjungan dilakukan untuk memastikan kebutuhan pengungsi, termasuk logistik, pelayanan kesehatan, dan proses evakuasi terpenuhi. Polri telah mengerahkan 236 personel serta pesawat Cassa dan helikopter ke NTT.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyebut penanganan darurat terus diperkuat, dengan distribusi kebutuhan pokok menjadi salah satu prioritas bagi warga terdampak.

Berdasarkan data BNPB per 18 Agustus 2026 pukul 17.00, korban meninggal akibat gempa mencapai 70 orang, korban luka 1.184 orang, dan 40.216 warga mengungsi.

Tim SAR masih melakukan penyisiran di wilayah terdampak dan Basarnas mengerahkan helikopter untuk mendukung evakuasi medis.

#gempantt #gempa77 #manggarai #pengungsi #basarnas #bnpb

Baca Juga Pascagempa NTT, Warga Reok Bangun Tenda Sendiri untuk Tempat Berlindung | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/regional/686255/pascagempa-ntt-warga-reok-bangun-tenda-sendiri-untuk-tempat-berlindung-kompas-malam

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/686257/full-wamensos-ungkap-perkembangan-bantuan-gempa-ntt-angkutan-dan-relawan-dibutuhkan-kompas-malam
Transkrip
00:00Warga terdampak gempa Magnitudo 7,7 di NTT terus berjuang mencari tempat berlindung.
00:06Pemerintah terus mengupayakan penanganan darurat korban gempa terus dipercepat.
00:26Tiga hari berlalu pasca gempa Magnitudo 7,7 mengguncang Sabtu lalu.
00:32Warga terdampak gempa di kampung Barang Kolong Reok Manggarai NTT masih berjuang mencari tempat berlindung.
00:38Seorang ibu terpaksa membangun tenda darurat secara mandiri di lokasi pengungsian demi mendapat tempat berlindung.
00:46Ia tak punya pilihan lain karena semua tenda yang tersedia telah penuh.
00:52Selain kesulitan mencari tempat tinggal, ia mengaku masih sulit mendapat air minum dan makanan.
00:59Kalau belum ada tendanya kita mau tidur di mana sudah? Kasian anak-anak.
01:05Terpaksa kita perempuan tuh, ya harus rata tuh.
01:09Selama ini saya tinggal di sini, di sekolah min di depan ini, tidak pernah dapat bantuan.
01:16Akhirnya saya kepikiran tuh namanya orang sudah tua saya.
01:20Jadi darat tinggi saya, akhirnya saya pulang, datang lagi ke sini.
01:25Katanya ada kempas susulan akhirnya buat lagi di sini.
01:29Kapolri bersama rombongan mengunjungi lokasi pengungsian korban gempa di Reok Manggarai, Selas Asia.
01:35Kapolri ingin memastikan, penanganan korban beserta kebutuhannya terpenuhi termasuk logistik, pelayanan kesehatan, dan proses evakuasi.
01:44Polri telah mengerahkan 236 personel dan pesawat CASA,
01:48serta helikopter ke NTT untuk mendukung penanganan bencana.
01:51Kami telah mengiripkan 247,6 ton bantuan logistik.
01:59Dan bantuan ini juga tentunya kita harapkan bisa membantu
02:04gabungan dari MAPES dan boda-boda yang ada.
02:08Dan kami akan terus dorong sampai dengan kebutuhan kebunuhi.
02:16Sebelumnya Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyebut,
02:19penanganan darurat bagi masyarakat terdampak gempa di NTT terus diperkuat.
02:24Kemensos prioritaskan distribusi kebutuhan pokok bagi warga terdampak.
02:29Kita prioritaskan sekarang ini yang kita distribusikan adalah kebutuhan-kebutuhan pokok,
02:36terutama permakanan, pakaian, dan tindak berserta selimut.
02:40Termasuk kemudian kita juga akan belanja, bekerjasama dengan bulog-bulog setempat.
02:46Dalam waktu dekat ini kita akan belanja 48 ton beras.
02:54Berdasarkan data Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB,
02:59per 18 Agustus 2026 pukul 17.00, jumlah korban meninggal akibat gempa 7,7 NTT sebanyak 70 orang.
03:07Sementara korban luka mencapai 1.184 orang.
03:12Saat ini jumlah warga terdampak yang mengungsi mencapai 40.216 jiwa.
03:18Tim SAR masih terus melakukan penyisiran ke wilayah terdampak gempa.
03:22Penyisiran dilakukan ke lokasi yang diduga terdapat korban.
03:26Basarnas juga mengerahkan helikopter untuk mendukung evakuasi medis bagi korban terdampak gempa.
03:31Tim Liputan Kompas TV
03:37Penanganan terhadap warga terdampak gempa di NTT terus dilakukan.
03:41Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan logistik dan memprioritaskan penyaluran bantuan pokok bagi warga.
03:47Informasi lebih lengkap kita tanyakan ke Wakil Menteri Sosial.
03:50Ada Pak Agus Jabu Priyono yang telah bergabung bersama kami di Kompas TV.
03:54Selamat malam Pak Wamen.
03:56Terima kasih telah meluangkan waktunya di Kompas TV Pak Wamen.
04:02Pak terkait dengan penanganan darurat warga yang terdampak gempa ini kan diperkuat.
04:07Namun masih ada warga yang mengeluhkan bantuan tak merata.
04:11Bagaimana penyalurannya sebetulnya Pak?
04:14Terima kasih Mas.
04:15Jadi memang untuk situasi tanggap darurat kita memprioritaskan kebutuhan-kebutuhan darurat.
04:25Mulai dari permakanan, logistik.
04:29Logistik itu mulai dari tenda, kemudian selimut, kasur, dan lain-lain.
04:38Saat ini kita sedang berusaha sekuat-kuatnya agar kebutuhan-kebutuhan darurat itu bisa terpenuhi.
04:47Memang di lokasi-lokasi bencana ada warga yang mengungsi di satu titik konsentrasi pengungsian
04:55seperti di Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai.
05:00Di luar itu pun kemudian juga masih ada para pengungsi mandiri.
05:05Yang ini kemudian harus segera diidentifikasi agar semua pengungsi
05:11baik yang ada di titik-titik konsentrasi pengungsian maupun yang mandiri itu segera bisa ditangani.
05:17Untuk itu memang dibutuhkan mobilisasi pangan, mobilisasi logistik, mobilisasi relawan, mobilisasi angkutan,
05:28terus masuk kemudian mobilisasi dokter.
05:32Karena kemarin saya datang ke pengungsian di Kecamatan Reo, mereka membutuhkan kebutuhan-kebutuhan darurat seperti itu.
05:41Di samping itu kemudian dari pemerintah pusat kemarin sudah datang lengkap ya
05:48di samping kementerian dan lembaga terkait juga ada Direktur Pertamina, Direktur Utama PLN gitu loh.
05:58Jadi memang kemudian kita sedang berusaha sekuat-kuatnya agar kebutuhan-kebutuhan darurat itu bisa terponimah sekali.
06:05Mulai dari permakanan logistik sampai listrik, sinyal, BPM, air, dan lain-lain gitu loh.
06:12Memang kemarin masih ada kendala masalah angkutan untuk distribusi kebutuhan-kebutuhan para pengungsi itu ke titik-titik pengungsian.
06:21Artinya memang masih ada kendala hingga akhirnya ini bantuan-bantuan terhadap warga korban gempa ini masih belum tersalurkan.
06:29Pak Kemensos kan juga telah menggelontorkan dukungan logistik senilai lebih dari 14 miliar rupiah, Pak.
06:34Ini buat apa saja peruntukannya sebetulnya?
06:37Jadi begini mas, di samping Kemensos sebetulnya kebutuhan barang ini tercukupi ya karena kita memiliki bersama BNPP memiliki gudang Indo
06:48Dialim,
06:49kemudian di Flores sendiri ada dua pos utama, satu di Labuan Bajo, satunya di Maumere.
06:56Jadi kemudian pembelanjaan yang dilakukan oleh Kemensos karena kemarin kita sudah berusaha memobilisasi logistik baik dari gudang Indo di Bekasi
07:11melalui angkutan lalu di Tanjung Brio,
07:14kita juga memobilisasi logistik dari gudang-gudang Kemensos yang ada di Kupang yaitu gudang Sentra Evata dan gudang Dinsos.
07:25Untuk saat ini karena kemudian ada proses kendala distribusi melalui angkutan itu kemudian kita melakukan belanja.
07:35Belanja di daerah-daerah di mana di situ ada titik-titik bencana.
07:41Jadi yang kita belanjakan itu pertama adalah kebutuhan-kebutuhan pangan, permakanan, kemudian yang kedua adalah kebutuhan-kebutuhan logistik termasuk beras.
07:54Kita berusaha secepat-cepatnya barang-barang tersebut sampai ke titik-titik pengusian sehingga masyarakat yang terdapat gempa secepat-cepatnya juga
08:04bisa terpenuhi kebutuhan-kebutuhan pokoknya.
08:07Jadi sekarang ini prioritas pembelanjaan yang dilakukan oleh Kemensos adalah kebutuhan-kebutuhan pokok terutama permakanan, logistik beras termasuk kemudian kita
08:21mendirikan dapur-dapur umum.
08:23Sekarang ini sudah ada tiga dapur umum di Nagekeo, kemudian di Reo, Manggarai, kemudian di Sika dan kita akan menambah
08:34empat lagi untuk mendirikan dapur umum supaya kebutuhan-kebutuhan pangan masyarakat yang mengungsi segera bisa dipenuhi mas.
08:42Jadi permakanan dan logistik.
08:43Selain kebutuhan logistik Pak, ini kan menurut data dari BNPB per 18 Agustus pukul 17, ini ada sekitar 40.216
08:54jiwa yang mengungsi.
08:55Dan ini juga banyak yang belum karena tendanya itu penuh di beberapa wilayah, jadi mereka harus membangun tenda sendiri.
09:02Bagaimana Kemensos menangani hal ini?
09:06Untuk kebutuhan tenda ya, kita mengambil dari dua gudang yang ada di Kupang, kemudian kita sedang proses perjalanan dari Tanjung
09:17Priok menuju Kupang mas.
09:20Jadi kebutuhan-kebutuhan logistik, tenda, kasur, selimut dan lain-lain sedang dalam proses perjalanan yang akan diserahkan oleh Kemensos ke
09:29masyarakat.
09:30Memang sejak awal ada kendala karena angkutan laut ya tidak bisa berlayar, obaknya masih terlalu tinggi.
09:38Dan sekarang ini sedang dalam proses perjalanan untuk pemenuhan logistik, baik itu tenda, kasur, selimut dan lain-lain.
09:46Pak Awamin, menurut data dari Kemensos, hingga malam ini berapa banyak sebetulnya warga yang terdampak dan bagaimana pemetaan Kemensos terkait
09:53hal ini?
09:54Jadi kan di Flores itu ada tujuh kapupaten yang terdampak ya, mulai dari Nagekeo, kemudian ada Siga, Manggarai, Nada, END,
10:11Manggarai Timur dan Manggarai Barat mas.
10:16Pak Awamin, ini kan masih terjadi gempa susulan dan mencapai lebih dari 2.000 kali kalau nggak salah.
10:22Bagaimana dari Kemensos ini menjamin pengungsi tetap aman dan kebutuhan mereka agar tetap terpenuhi, Pak?
10:29Ya kalau waktu kita di sana itu gempa memang terus terjadi, tapi kita sudah menerjukan ya tenaga-tenaga dari Kemensos,
10:38baik itu dari Tagana, dari pendamping PKA, pendamping TKSK, dan petugas-petugas dari Kemensos Pusat pun sudah berada di sana
10:47supaya kemudian mereka bisa mengkoordinasikan kebutuhan-kebutuhan masyarakat yang mengusi.
10:54Jika kemudian ada kekurangan-kekurangan ya, kita akan terus melakukan belanja di dekat-dekat lokasi pengungsian itu
11:03supaya kemudian kebutuhan-kebutuhan pangan terutama di daerah-daerah pengungsian itu tetap terpenuhi.
11:10Jadi pada prinsipnya Kemensos siap ya untuk memberikan dukungan logistik, dukungan makanan,
11:16yang penting bagaimana kemudian ini bisa secepat-cepatnya terdistribusikan ke titik-titik pengungsian.
11:22Baik, terima kasih Pak Wakil Menteri Sosial Agus Jabu Priyano telah bergabung bersama kami di Kompas TV di program Kompas
11:29Malam.
11:29Terima kasih Pak, selamat malam.
Komentar

Dianjurkan