00:10Sampai jumpa di video selanjutnya.
00:53Sampai jumpa di video selanjutnya.
01:21Sampai jumpa di video selanjutnya.
01:43Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:04Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:20Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:30Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:51Sampai jumpa di video selanjutnya.
03:05Sampai jumpa di video selanjutnya.
03:38Sampai jumpa di video selanjutnya.
04:10Sampai jumpa di video selanjutnya.
04:11Sampai jumpa di video selanjutnya.
04:47Sampai jumpa di video selanjutnya.
05:23Sampai jumpa di video selanjutnya.
05:27Sampai jumpa di video selanjutnya.
05:42Sampai jumpa di video selanjutnya.
05:45Sampai jumpa di video selanjutnya.
05:48Sampai jumpa di video selanjutnya.
05:49Sampai jumpa di video selanjutnya.
05:55Sampai jumpa di video selanjutnya.
06:07Sampai jumpa di video selanjutnya.
06:15Oke kita harapkan dengan adanya posko tanggap darurat ini akan lebih terkoordinasi dengan baik begitu ya mulai dari bantuan dari
06:23BUMN kemudian bantuan dari istana dan juga bantuan dari pemerintah pusat pastinya untuk bisa terdistribusi dengan tepat dan juga cepat
06:30ya Pak ya.
06:30Nah kita juga ingin tahu Pak, apa yang menjadi tantangan terbesar dalam hal pendistribusian bantuan karena kebutuhan dasar hidup masyarakat
06:39terdampak gempa seperti alas tidur, kemudian tenda yang layak, kebutuhan air bersih dan juga MCK di luar dari kebutuhan logistik
06:48makanan ini tetap harus menjadi perhatian Bapak.
06:53Baik, jadi ada beberapa kendala yang pertama memang tersebar ya pengusaha itu belum terkumpul satu lokasi karena memang masing-masing
07:09dari warga masih trauma sehingga membentuk ataupun membangun tenda di depan rumahnya masih belum bisa terkumpul
07:19karena adanya trauma healing tersebut. Kemudian juga tentunya keterbatasan fasilitas yang membantu para pengungsi yang jumlahnya cukup besar dan adanya
07:32gempa susulan.
07:33Tadi pagi juga kami merasakan gempa yang cukup lama dan kemarin juga demikian.
07:41Dan yang terakhir ada berita-berita hoaks yang memang ini sangat mengganggu dan semangat dari wargas ini. Demikian.
07:51Oke, saya ingin ke Pak Wakil Bupati, Pak Wabup ini kalau dari pantauan Anda sebenarnya masyarakat ini apa yang paling
08:01dibutuhkan bantuan saat ini di masa tanggap darurat sebelum nantinya akan ada masa transisi Pak?
08:08Baik, ini ada dua kategori. Ada bantuan yang dalam bentuk makanan siap saji, ada bantuan yang harus dalam bentuk natura
08:25mentah.
08:26Nah, yang harus dilakukan oleh pemerintah dan kami semua itu adalah membentuk pemahaman masyarakat.
08:34Karena ini gempa bukan gempa yang disusur dengan tsunami. Kalau dengan tsunami itu beda.
08:42Nah, mestinya masyarakat itu dia berada di rumah masing-masing. Aktifitasnya saja yang harus ada di luar rumah.
08:48Tapi yang terjadi di kita ini adalah semua orang meninggalkan rumah kemudian seperti yang Pak Okabila itu membentuk pos komandiri
08:55masing-masing di pegunungan.
08:57Dan itu yang kemudian menyulitkan kita untuk melakukan distribusi atau menurunkan bantuan.
09:07Sehingga yang harus kita lakukan pertama ini adalah kita harus segera membentuk posko utama di beberapa titik.
09:13Sudah terbentuk di empat titik.
09:14Sehingga semua kem mandiri itu kita jemput, kita mobilisasi untuk terkumpul di satu titik.
09:24Ya, di satu titik. Jadi, menyampai mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa tidak apa-apa, tetap harus di...
09:33Ini bukan pekerjaan yang sulit.
09:34Karena ukuran mereka itu ada di getaran gempa yang terus terjadi setiap hari.
09:40Sampai dengan hari ini kan sudah lebih dari 2.000 getaran.
09:45Dengan skala ya memang di bawah 7,7 tapi masih di 5,4, itu cukup besar.
09:51Sehingga waktu kita suruh turun, dia tidak mau.
09:54Karena dia merasa bahwa ini pekerjaan yang tidak mudah.
09:58Oke, jadi memang sosialisasi memberikan pemahaman edukasi kepada masyarakat yang masih mendirikan tenda pengungsian secara swadaya
10:06untuk bisa dipindahkan ke posko-posko yang terpusat ya, yang terpadu.
10:12Yang memang di bawah naungan dari pemerintah pusat dan juga pemerintah daerah.
10:16Supaya bantuan ini bisa terdistribusi dengan baik.
10:19Itulah yang kemudian menjadi PR dari BNPB dan juga pemerintah kabupaten pastinya.
10:25Nah, 4 posko yang sudah terpusat dan terpadu ini ada di wilayah mana saja, Bapak?
10:32Dia sejujurnya ada di wilayah pusat kabupaten.
10:37Ya ada yang namanya lapangan berdikari, kemudian ada yang di air amop, di seputaran kabupaten.
10:47Kenapa dapur umum kita juga ada di pusat kabupaten?
10:51Kenapa tidak menyebar ke itu topografi tadi?
10:54Makanya skema penanganannya itu dibagi dalam dua kelompok.
10:58Karena ini gempa, kemudian lahan pertaniannya tidak terganggu, ternak tidak terganggu.
11:06Sejujurnya mereka punya kebutuhan makanan sebenarnya.
11:10Mestinya punya.
11:11Sehingga tidak logis kalau misalnya mereka terus minta beras, telur, mie.
11:17Ini kita harus sosialisasikan.
11:19Mestinya dia harus minta kita tuh terpal, kemudian kasur, itu bisa diterima akal.
11:25Cuman itu kita harus terus mensosialisasikan, meyakinkan kepada mereka bahwa berada di samping rumah itu sejujurnya tidak apa-apa.
11:33Itu, kemudian bagi mereka yang kemudian tadi ada beberapa rumah itu yang bagi mereka kalau pulang juga rumah juga sudah
11:40tidak ada.
11:40Oke.
11:41Untuk apa pulang?
11:41Nah ini yang kemudian kita layani utuh.
11:44Mulai dari makanan siap saji, kemudian tenda, kemudian tempat tidur, dan lain-lain.
11:49Tapi ada wilayah yang tidak perlu dikasih material karena dia sejujurnya hanya butuh tenda, dia makanan masih cukup, semua masih
11:57tersedia.
11:58Oke.
11:58Oke.
11:59Saya ingin ke Pak Oka.
12:01Pak Oka, terakhir Pak Oka, langkah selanjutnya.
12:04Ini masih masa tanggap darurat bencana, tapi kemudian setelah ini akan ada masa transisi.
12:09Bagaimana soal pendataan rumah yang berkategori rusak berat untuk bisa nanti akan ada perbaikan,
12:16atau kemudian direlokasi atau bagaimana nanti skemanya?
12:20Kalau dari BNPB sendiri.
12:22Nah inilah yang jadi masalah mungkin dalam kondisi darurat ini kita inginkan ada inventaris status rumah.
12:31Itu memang ada ahlinya tersendiri khususnya dari Dinas Pemungkinan dan Perumahan.
12:37Ini nanti kita akan dorong di lokasi-lokasi yang terdampak
12:43dan itu akan kami inventarisasi untuk pada fase rehabilitasi.
12:49Ini sedang kami jalankan, mudah-mudahan berjalan lancar.
12:51Demikian.
12:52Oke, termasuk juga soal pendampingan trauma healing ya Pak ya,
12:55karena kan sampai saat ini juga gempa susulan masih terus terjadi,
13:00diprediksi sampai dua pekan setelah gempa pada hari Sabtu yang lalu Pak.
13:05Bagaimana soal pendampingan trauma healing kepada masyarakat di sana?
13:08Ya betul sekali, kemarin pada saat briefing kita juga ingin meminta dinas-dinas terkait,
13:16justrunya dari Polri yang memang ada personil yang memahami hal tersebut secara fisiologi,
13:24kita harus bisa menyesuaikan dari trauma warga yang memang sekarang ataupun saat ini menjadi kendala.
13:31Demikian, sudah kami koordinasikan.
13:32Oke, kita harapkan memang negara bisa hadir untuk bisa memberikan bantuan secara cepat
13:38dan juga tepat kepada seluruh wilayah warga terdampak dari bencana di sana.
13:44Terima kasih tenaga ahli BNPB, Pak Oka Prawira telah bergabung bersama kami,
13:47dan juga Wakil Bupati Nagekeo, Pak Gonzalo Gratianus Mugasada juga telah bergabung bersama kami.
13:54Sehat selalu, Bapak-Bapak.
13:56Selamat pagi.
13:58Pagi.
13:58Terima kasih telah menonton!
Komentar