Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Desa Tunggurramba, Kecamatan Aesesa, Nagekeo, NTT, jadi salah satu lokasi terdampak parah akibat gempa.

Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, dan Tenaga Ahli BNPB, Oka Prawira, buka suara mengenai update pendistribusian bantuan.

"Hari ini kita pastikan semua korban itu akan dilayani karena bantuan dari BNPB pusat sudah tiba, rata-rata sudah tiba, dan beberapa relawan yang juga material atau dukungan bantuannya juga sudah tiba di Kabupaten Nagekeo," ujar Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus, dalam program Sapa Indonesia Pagi, Kamis (20/8/2026).

Baca Juga [FULL] Korban Gempa NTT Menanti Bantuan Medis-Pangan, DPR-Pakar Gempa ITB Soroti Hal Ini | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/686511/full-korban-gempa-ntt-menanti-bantuan-medis-pangan-dpr-pakar-gempa-itb-soroti-hal-ini-sapa-pagi

#ntt #gempantt #bnpb

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/686513/full-update-distribusi-bantuan-gempa-ntt-ini-kata-bnpb-wabup-nagekeo-sapa-pagi
Transkrip
00:10Sampai jumpa di video selanjutnya.
00:53Sampai jumpa di video selanjutnya.
01:21Sampai jumpa di video selanjutnya.
01:43Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:04Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:20Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:30Sampai jumpa di video selanjutnya.
02:51Sampai jumpa di video selanjutnya.
03:05Sampai jumpa di video selanjutnya.
03:38Sampai jumpa di video selanjutnya.
04:10Sampai jumpa di video selanjutnya.
04:11Sampai jumpa di video selanjutnya.
04:47Sampai jumpa di video selanjutnya.
05:23Sampai jumpa di video selanjutnya.
05:27Sampai jumpa di video selanjutnya.
05:42Sampai jumpa di video selanjutnya.
05:45Sampai jumpa di video selanjutnya.
05:48Sampai jumpa di video selanjutnya.
05:49Sampai jumpa di video selanjutnya.
05:55Sampai jumpa di video selanjutnya.
06:07Sampai jumpa di video selanjutnya.
06:15Oke kita harapkan dengan adanya posko tanggap darurat ini akan lebih terkoordinasi dengan baik begitu ya mulai dari bantuan dari
06:23BUMN kemudian bantuan dari istana dan juga bantuan dari pemerintah pusat pastinya untuk bisa terdistribusi dengan tepat dan juga cepat
06:30ya Pak ya.
06:30Nah kita juga ingin tahu Pak, apa yang menjadi tantangan terbesar dalam hal pendistribusian bantuan karena kebutuhan dasar hidup masyarakat
06:39terdampak gempa seperti alas tidur, kemudian tenda yang layak, kebutuhan air bersih dan juga MCK di luar dari kebutuhan logistik
06:48makanan ini tetap harus menjadi perhatian Bapak.
06:53Baik, jadi ada beberapa kendala yang pertama memang tersebar ya pengusaha itu belum terkumpul satu lokasi karena memang masing-masing
07:09dari warga masih trauma sehingga membentuk ataupun membangun tenda di depan rumahnya masih belum bisa terkumpul
07:19karena adanya trauma healing tersebut. Kemudian juga tentunya keterbatasan fasilitas yang membantu para pengungsi yang jumlahnya cukup besar dan adanya
07:32gempa susulan.
07:33Tadi pagi juga kami merasakan gempa yang cukup lama dan kemarin juga demikian.
07:41Dan yang terakhir ada berita-berita hoaks yang memang ini sangat mengganggu dan semangat dari wargas ini. Demikian.
07:51Oke, saya ingin ke Pak Wakil Bupati, Pak Wabup ini kalau dari pantauan Anda sebenarnya masyarakat ini apa yang paling
08:01dibutuhkan bantuan saat ini di masa tanggap darurat sebelum nantinya akan ada masa transisi Pak?
08:08Baik, ini ada dua kategori. Ada bantuan yang dalam bentuk makanan siap saji, ada bantuan yang harus dalam bentuk natura
08:25mentah.
08:26Nah, yang harus dilakukan oleh pemerintah dan kami semua itu adalah membentuk pemahaman masyarakat.
08:34Karena ini gempa bukan gempa yang disusur dengan tsunami. Kalau dengan tsunami itu beda.
08:42Nah, mestinya masyarakat itu dia berada di rumah masing-masing. Aktifitasnya saja yang harus ada di luar rumah.
08:48Tapi yang terjadi di kita ini adalah semua orang meninggalkan rumah kemudian seperti yang Pak Okabila itu membentuk pos komandiri
08:55masing-masing di pegunungan.
08:57Dan itu yang kemudian menyulitkan kita untuk melakukan distribusi atau menurunkan bantuan.
09:07Sehingga yang harus kita lakukan pertama ini adalah kita harus segera membentuk posko utama di beberapa titik.
09:13Sudah terbentuk di empat titik.
09:14Sehingga semua kem mandiri itu kita jemput, kita mobilisasi untuk terkumpul di satu titik.
09:24Ya, di satu titik. Jadi, menyampai mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa tidak apa-apa, tetap harus di...
09:33Ini bukan pekerjaan yang sulit.
09:34Karena ukuran mereka itu ada di getaran gempa yang terus terjadi setiap hari.
09:40Sampai dengan hari ini kan sudah lebih dari 2.000 getaran.
09:45Dengan skala ya memang di bawah 7,7 tapi masih di 5,4, itu cukup besar.
09:51Sehingga waktu kita suruh turun, dia tidak mau.
09:54Karena dia merasa bahwa ini pekerjaan yang tidak mudah.
09:58Oke, jadi memang sosialisasi memberikan pemahaman edukasi kepada masyarakat yang masih mendirikan tenda pengungsian secara swadaya
10:06untuk bisa dipindahkan ke posko-posko yang terpusat ya, yang terpadu.
10:12Yang memang di bawah naungan dari pemerintah pusat dan juga pemerintah daerah.
10:16Supaya bantuan ini bisa terdistribusi dengan baik.
10:19Itulah yang kemudian menjadi PR dari BNPB dan juga pemerintah kabupaten pastinya.
10:25Nah, 4 posko yang sudah terpusat dan terpadu ini ada di wilayah mana saja, Bapak?
10:32Dia sejujurnya ada di wilayah pusat kabupaten.
10:37Ya ada yang namanya lapangan berdikari, kemudian ada yang di air amop, di seputaran kabupaten.
10:47Kenapa dapur umum kita juga ada di pusat kabupaten?
10:51Kenapa tidak menyebar ke itu topografi tadi?
10:54Makanya skema penanganannya itu dibagi dalam dua kelompok.
10:58Karena ini gempa, kemudian lahan pertaniannya tidak terganggu, ternak tidak terganggu.
11:06Sejujurnya mereka punya kebutuhan makanan sebenarnya.
11:10Mestinya punya.
11:11Sehingga tidak logis kalau misalnya mereka terus minta beras, telur, mie.
11:17Ini kita harus sosialisasikan.
11:19Mestinya dia harus minta kita tuh terpal, kemudian kasur, itu bisa diterima akal.
11:25Cuman itu kita harus terus mensosialisasikan, meyakinkan kepada mereka bahwa berada di samping rumah itu sejujurnya tidak apa-apa.
11:33Itu, kemudian bagi mereka yang kemudian tadi ada beberapa rumah itu yang bagi mereka kalau pulang juga rumah juga sudah
11:40tidak ada.
11:40Oke.
11:41Untuk apa pulang?
11:41Nah ini yang kemudian kita layani utuh.
11:44Mulai dari makanan siap saji, kemudian tenda, kemudian tempat tidur, dan lain-lain.
11:49Tapi ada wilayah yang tidak perlu dikasih material karena dia sejujurnya hanya butuh tenda, dia makanan masih cukup, semua masih
11:57tersedia.
11:58Oke.
11:58Oke.
11:59Saya ingin ke Pak Oka.
12:01Pak Oka, terakhir Pak Oka, langkah selanjutnya.
12:04Ini masih masa tanggap darurat bencana, tapi kemudian setelah ini akan ada masa transisi.
12:09Bagaimana soal pendataan rumah yang berkategori rusak berat untuk bisa nanti akan ada perbaikan,
12:16atau kemudian direlokasi atau bagaimana nanti skemanya?
12:20Kalau dari BNPB sendiri.
12:22Nah inilah yang jadi masalah mungkin dalam kondisi darurat ini kita inginkan ada inventaris status rumah.
12:31Itu memang ada ahlinya tersendiri khususnya dari Dinas Pemungkinan dan Perumahan.
12:37Ini nanti kita akan dorong di lokasi-lokasi yang terdampak
12:43dan itu akan kami inventarisasi untuk pada fase rehabilitasi.
12:49Ini sedang kami jalankan, mudah-mudahan berjalan lancar.
12:51Demikian.
12:52Oke, termasuk juga soal pendampingan trauma healing ya Pak ya,
12:55karena kan sampai saat ini juga gempa susulan masih terus terjadi,
13:00diprediksi sampai dua pekan setelah gempa pada hari Sabtu yang lalu Pak.
13:05Bagaimana soal pendampingan trauma healing kepada masyarakat di sana?
13:08Ya betul sekali, kemarin pada saat briefing kita juga ingin meminta dinas-dinas terkait,
13:16justrunya dari Polri yang memang ada personil yang memahami hal tersebut secara fisiologi,
13:24kita harus bisa menyesuaikan dari trauma warga yang memang sekarang ataupun saat ini menjadi kendala.
13:31Demikian, sudah kami koordinasikan.
13:32Oke, kita harapkan memang negara bisa hadir untuk bisa memberikan bantuan secara cepat
13:38dan juga tepat kepada seluruh wilayah warga terdampak dari bencana di sana.
13:44Terima kasih tenaga ahli BNPB, Pak Oka Prawira telah bergabung bersama kami,
13:47dan juga Wakil Bupati Nagekeo, Pak Gonzalo Gratianus Mugasada juga telah bergabung bersama kami.
13:54Sehat selalu, Bapak-Bapak.
13:56Selamat pagi.
13:58Pagi.
13:58Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan