Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
NAGEKEO, KOMPAS.TV - Hari keempat pascagempa mengguncang Nusa Tenggara Timur, warga Desa Tonggurambang memperbaiki rumah mereka yang rusak. Selasa (18/8/2026) pagi, warga mulai kembali ke rumah mereka yang rusak akibat gempa.

Perbaikan pun dilakukan dengan alat seadanya. Sementara bangunan sekolah dasar yang ada di Kecamatan Aesesa rusak-rusak parah.

Warga hingga kini masih bertahan di tenda pengungsian dan membutuhkan sejumlah bantuan baik makanan dan obat-obatan.

Inilah pantauan udara, desa pesisir utara Kabupaten Nagekeo, yakni Desa Nangadhero yang ditinggalkan masyarakat pascagempa Flores Sabtu (15/8/2026) pekan lalu.

Warga terpaksa harus mengungsi ke tempat aman. BMKG sempat memberikan peringatan dini tsunami di kawasan tersebut, sehingga kini warga meninggalkan kampung mereka dan mencari area pengungsian yang lebih tinggi.

Desa Nangadhero, Kecamatan Aesesa berjarak hanya 30 kilometer dari pusat gempa yang berada di timur laut, Kabupaten Nagekeo.

Lalu bagaimana kondisi terkini di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur? Kita segera tanyakan ke koordinasi pengungsi Kabupaten Nagekeo, sudah ada Yosep Uran di sana.

Baca Juga Gempa NTT: Bupati Sikka Sebut 832 Rumah Warga Rusak, Jalan Pulau Palue Putus di https://www.kompas.tv/regional/686084/gempa-ntt-bupati-sikka-sebut-832-rumah-warga-rusak-jalan-pulau-palue-putus

#gempa #nagekeo #gempantt

_

Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/686118/warga-nagekeo-cerita-kondisi-usai-gempa-butuh-tenda-yang-layak-dan-bantuan-pangan-kompas-siang
Transkrip
00:00Hari keempat pasca gempa mengguncang Nusa Tenggara Timur,
00:03warga desa Tonggu Rambang memperbaiki rumah mereka yang rusak.
00:12Selasa pagi, warga mulai kembali ke rumah mereka yang rusak akibat gempa.
00:17Perbaikan pun dilakukan dengan alat seadanya.
00:20Sementara, bangunan sekolah dasar yang ada di kecamatan Aisesa rusak parah.
00:25Warga hingga kini masih bertahan di tenda pengungsian dan membutuhkan sejumlah bantuan,
00:31baik makanan dan obat-obatan.
00:42Inilah pantauan udara desa pesisir utara Kabupaten Nagekeo,
00:47yakni desa Nangadero yang ditinggalkan masyarakat pasca gempa Flores Sabtu pekan lalu.
00:53Warga terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
00:58BMKG sempat memberikan peringatan dini tsunami di kawasan tersebut,
01:02sehingga kini warga meninggalkan kampung mereka dan mencari area pengungsian yang lebih tinggi.
01:10Desa Nangadero, kecamatan Aisesa, berjarak hanya 30 km dari pusat gempa
01:15yang berada di timur laut Kabupaten Nagekeo.
01:28Kodam 14 Hasanuddin memberangkatkan 6 truk bantuan kemanusiaan
01:33bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur yang terdampak bencana gempa bumi.
01:37Bantuan ini akan diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules melalui lanut Hasanuddin.
01:45Bantuan tersebut dikumpulkan dari para prajurit TNI dan keluarga besar Kodam 14 Hasanuddin
01:51sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana NTT.
01:56Lebih dari 2.000 paket bantuan diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU
02:02dari lanut Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan.
02:06Bantuan yang dikumpulkan terdiri dari makanan siap saji, biskuit, susu, kebutuhan dasar, dan paket obat-obatan.
02:26Kodam 14 Hasanuddin memberangkatkan 6 truk bantuan kemanusiaan
02:32untuk masyarakat kita di wilayah NTT yang terkena bencana gempa 7,7 skala liter.
02:38Bantuan ini murni berasal dari para prajurit dan keluarganya yang kita himpun
02:44dan akhirnya bisa kita berangkatkan hari ini.
02:48Rantananya kita akan berangkatkan menggunakan Hercules TNI AU
02:52yaitu dari lanut Hasanuddin.
02:54Dan ini sudah kita komunikasikan, koreasikan dengan Pangkodau 2
02:58dan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
03:02Lalu bagaimana kondisi terkini di Nagekeo, Nusa Tegara Timur?
03:05Kita segera tanyakan kepada warga Kabupaten Nagekeo
03:09sudah bergabung bersama kami Bapak Yosef Uran di sana.
03:12Selamat siang Pak Joe.
03:15Bagaimana Pak kondisi warga di sana?
03:19Situasinya seperti apa saat ini Pak?
03:21Baik, jadi saat ini kondisi warga di Kabupaten Nagekeo
03:28khususnya di Kelurahan Mbai Satu, Kecamatan Aisyasa saat ini
03:36kami melakukan pengungsian mandiri
03:39sehingga di samping rumah kami, kami mendirikan tenda darurat
03:45dengan kondisi seperti ini
03:47yang mana di dalamnya terdapat anak-anak
03:52dan juga orang dewasa dan juga usia lanjut
03:58dengan kondisi yang seperti ini
04:01kami masih membutuhkan uluran tangan, uluran bantuan
04:06berupa tempat tenda yang layak, tempat tidur, obat-obatan
04:13dan juga bahan tangan dalam hal ini sempako
04:18sehingga dalam beberapa hari ke depan
04:22kami belum bisa menempati rumah-rumah kami
04:27karena rumah kami kondisinya juga sudah rusak sedang
04:32hingga rusak berat
04:34dan kami selalu disiagakan untuk berada di luar rumah
04:40atau menempati tenda-tenda pengungsian yang kondisinya seperti ini
04:45Pak Jo, Anda katakan tadi warga di sana membangun tenda secara mandiri
04:50begitu ya, tenda darurat di sekitar atau samping rumah mereka Pak
04:54apa belum ada bantuan dari pemerintah daerah setempat
04:57ataupun otoritas tempat yang meninjau ke sana Pak Jo?
05:00Saat ini pemerintah daerah Kabupaten AGKO
05:06sudah melakukan kunjungan ke beberapa titik
05:10dan juga sudah memberikan bantuan
05:13sesuai dengan stok yang ada di gudang BPBD
05:17dalam hal ini berupa beras, telur, air mineral
05:23dan bahan-bahan lain yang terdistribusi ke beberapa titik
05:29namun saat ini belum mencukupi
05:33pemenuhan kebutuhan Bapak Ibu Pengungsi
05:38juga berada di luar Ibu Kota Kabupaten
05:45dalam hal ini di desa-desa terdampak
05:48yang berada di pinggir pantai
05:50salah satunya yaitu desa Wekokak
05:53yang berada di pinggir pantai
05:56dan sangat dekat dengan titik gempa
06:01begitu juga dengan warga yang berada di
06:05Kelurahan Bai Satu Kecamatan Aisisa Kabupaten AGKO
06:09Oke, bantuan sudah mulai terdistribusi
06:13namun masih belum cukup untuk memenuhi
06:15kebutuhan warga di sana ya Pak
06:16kendalanya apa Pak?
06:17Apakah ada akses yang terputus
06:19untuk menuju wilayah tempat Pak Jo
06:22dan warga lainnya saat ini
06:24di Kelurahan Bai Satu atau seperti apa?
06:27Jadi untuk akses transportasinya
06:31pada hari pertama gempa
06:33memang kesulitan aksesnya
06:36karena ada beberapa titik longsor
06:38di Kabupaten Ende
06:40yang mana salah satu jalur
06:43pendistribusian itu
06:45melewati Kabupaten Sika
06:47dalam hal kota Momire
06:49sehingga dalam perjalanan
06:51menuju Nagekeo
06:52dan juga Kabupaten Manggarai
06:54dan juga Manggarai Barat
06:56dan Manggarai Timur
06:56itu mengalami kendala
06:58namun saat ini
06:59sudah bisa diakses
07:01bisa melalui
07:02Kabupaten Sika, Momire
07:05dan juga Kabupaten Manggarai Barat
07:07atau Labuan Bajo
07:08bisa melewati udara
07:11dan juga laut
07:12Oke, Pak Jo
07:14yang juga penting adalah
07:16terkait dengan pelayanan kesehatan
07:17di sana
07:18apakah tenaga medis
07:19juga disiagakan
07:19untuk warga
07:21yang informasinya
07:22juga sudah mengeluhkan
07:23beberapa penyakit di sana?
07:26Baik, untuk saat ini
07:28tenaga medis sangat terbatas
07:30karena
07:33kondisi rumah sakit
07:35umum daerah
07:36di Airamu
07:37Kabupaten Nagekeo
07:38itu juga
07:38mengalami kerusakan berat
07:40sehingga
07:41tenaga kesehatan
07:43disiagakan
07:45di luar
07:45dari gedung-gedung tersebut
07:48sementara
07:49tenaga kesehatan
07:50yang
07:50harusnya
07:51didistribusikan
07:53atau disiagakan
07:54kepada
07:55di
07:55kem-kem
07:56tempat pengusian
07:58itu belum merata
07:59untuk
08:01obat-obatan sendiri
08:02sampai saat ini
08:03belum
08:04belum terdistribusi
08:05juga secara merata
08:07karena
08:07di setiap tenda
08:08juga ada
08:11bayi
08:11balita
08:12batita
08:13dan juga
08:13orang lanjut
08:15usia
08:15yang
08:16tentu saja
08:17ketika berada
08:18di tempat
08:19pengungsian
08:20sementara
08:20kebutuhan mereka
08:21belum tentu
08:23tercukupi
08:23sehingga
08:25salah satu
08:26hal yang
08:27menjadi
08:28atau hal yang
08:30harus disiapkan oleh
08:31bapak ibu
08:33pengungsi
08:33adalah
08:35obat
08:36nyamuk
08:36obat nyamuk
08:37itu karena
08:38pada malam hari
08:39itu kebutuhan
08:40maksud saya
08:41nyamuk itu
08:42jumlahnya menjadi
08:44sangat banyak
08:44sehingga
08:46bapak ibu
08:47agak kesulitan juga
08:48tidak hanya
08:50obat nyamuk
08:50tetapi juga
08:51obat-obatan
08:52yang
08:53sesuai
08:54dengan kebutuhan
08:55usia
08:56anak-anak
08:56dan juga
08:57lanjut usia
08:59serta
09:00vitamin
09:00karena
09:02setiap malam
09:03juga
09:03kami tidur
09:04beralaskan
09:05terpal
09:06dengan lantai
09:08sudah
09:083 malam
09:09lebih
09:09ini juga
09:11sangat berpengaruh
09:12sekali terhadap
09:12kondisi kesehatan
09:14kami semua
09:15rata-rata dari
09:16bapak ibu pengungsi
09:17di setiap tenda
09:18pengungsian itu
09:19masih beralaskan
09:20terpal
09:20seadanya
09:21baik
09:22selain bahan makanan
09:23ternyata juga
09:24obat-obatan
09:24dan juga alas tidur
09:25sangat diputuhkan
09:25bagi warga yang
09:26mengungsi di sana
09:27ya Pak ya
09:27yang juga
09:29dibutuhkan Pak
09:30bagaimana dengan
09:30kebutuhan air bersih
09:32serta jaringan
09:33listrik di sana
09:33apakah
09:35menyala dengan
09:36normal atau
09:37seperti apa
09:37kondisinya hingga
09:38saat ini
09:38Pak Joe
09:39baik
09:40untuk jaringan
09:42listrik
09:42pada hari pertama
09:43memang mengalami
09:44kondisi
09:47pada hari kedua
09:48itu
09:49hanya di beberapa
09:50titik
09:50yang menyala
09:51lalu pada
09:53hari ketiga
09:54itu
09:55hampir
09:56semuanya
09:57di sekitar
09:58kota
10:00Mbai
10:00itu sudah
10:01menyala
10:02normal
10:03sementara
10:04untuk
10:04kondisi jaringan
10:06internet
10:07pada hari pertama
10:08dan kedua
10:08mengalami
10:09gangguan
10:10sehingga
10:10susah untuk
10:11berkomunikasi
10:12dengan keluarga
10:13atau mereka yang
10:14berada di tempat
10:16jauh
10:17bermaksud
10:18untuk
10:18menghubungi
10:20keluarga mereka
10:20itu juga
10:21mengalami
10:22kendala
10:23namun
10:23sampai saat ini
10:25masih bisa
10:26diakses
10:27hanya
10:28di beberapa
10:29titik
10:30pengungsian
10:31terutama
10:31di desa-desa
10:32yang
10:33pelosok
10:35masih sangat
10:35membutuhkan
10:36bantuan
10:38jaringan
10:39internet
10:40karena
10:41kadang
10:42kita kesusahan
10:43untuk mendapatkan
10:44data mereka
10:45jumlah
10:47jiwa
10:47dan juga
10:48jumlah korban
10:49serta kondisi mereka
10:50supaya
10:51disiapkan
10:52atau disiagakan
10:53bantuan itu
10:54agak susah
10:55untuk daerah-daerah
10:57yang susah
10:58diakses
10:58jaringan
10:59internetnya
11:00baik Pak Joe
11:01tentu saja
11:02kita turut prihatin
11:02dengan apa
11:04bencana yang menimpa
11:05warga
11:06disanya
11:07terutama
11:07Kelurahan
11:08Bay 1
11:09semoga juga
11:10dengan adanya informasi
11:11langsung yang Bapak
11:12sampaikan saat ini
11:13tersampaikan
11:13dan juga
11:14dilihat oleh pihak terkait
11:15dan otoritas terkait
11:15terima kasih
11:16atas informasi
11:17yang Anda sampaikan
11:18Yosef Uran
11:19warga
11:20Nage Kionusa Tenggara Timur
11:22terima kasih
Komentar

Dianjurkan