00:00Pak Juanda, rumornya ganti, Anda juga menanggapi rumor ganti Kapolri.
00:06Meskipun sebenarnya Komisi 3 maupun Istana sudah sama-sama membantah,
00:09tapi sayangnya Bapisus memberikan narasi yang menimbulkan bola liar di lapangan.
00:15Baik, saya pikir tadi kan disampaikan bahwa ini tunggu waktu.
00:20Ya benar, waktu bisa setahun lagi.
00:24Iya, waktu dong.
00:25Nggak salah itu.
00:28Jadi waktu itu jangan ditapsirkan minggu depan, hari ini, atau bulan depan.
00:33Jadi memang masih abstrak, itu satu.
00:36Yang kedua, persoalan penggantian ini, tadi sudah sampaikan oleh sektaris, apa?
00:43Sakset.
00:44Sakset Yohadi.
00:45Belum ada.
00:46Soalnya belum ada, tidak ada.
00:48Sebenarnya dalam konteks hukum tata negara, kita lihat makronya konstitusi.
00:54Setelah konstitusi, prinsip negara hukum.
00:56Di mana, di mana, diatur di situ.
00:59Di dalam pasal 11, undang-undang kepolisian itu jelas.
01:03Kalau mau mengganti Kapolri, itu memang melalui surat presiden ke DPR.
01:10Tentu berbagai macam pertimbangan alasan yang diajukan.
01:15Nah, memang tadi saya setuju dengan Bang Susno, ini memang adalah jurisdiksi absolut dari presiden.
01:23Hak prioritas presiden.
01:25Nah, oleh karena itu, saya pikir sekarang, seperti Bang Rai mengatakan tadi, saya agak sedikit, saya agak sedikit kurang sependapat
01:35ya.
01:36Karena Bang Rai ini melihat dari non-juridis.
01:41Misalnya, tadi sudah sampaikan, 5 tahun.
01:44Kan tidak ada aturan.
01:45Kapolri itu harus 2 tahun, 3 tahun.
01:47Besok pun bisa.
01:49Jadi harus kita berpikir secara juridis.
01:52Tidak ada limitatif soal predisasi jabatan Kapolri.
01:55Kalau memang hak prioritas presiden, tapi sekarang muncul rumornya cukup liar pergantian dari Kapolri.
02:01Menurut Anda, Cindy, presiden sebenarnya mau ganti atau sebenarnya ada seorang politik di belakangnya?
02:05Ya, dua-duanya ada.
02:07Dua-duanya ada?
02:08Ya.
02:09Bukan masalah konsulidratif politik di atas?
02:11Tadi disampaikan oleh Bang Rai.
02:12Saya kira begini ya, saya ingin menambahkan apa yang dikatakan Bang Susno tadi.
02:18Bahwa sebenarnya soal penggantian itu kan hak prioritas presiden.
02:22Nah, kemudian, tapi tidak tepat sekarang.
02:26Tidak tepat dalam bulan ini.
02:29Kenapa tidak tepat?
02:30Saya melihat kalau ini diganti, pasti tafsirnya karena mentersangkakan FA.
02:37Iya.
02:38Nah, kalau mentersangkakan FA berarti ada kesan Pak Presiden tidak berkomitmen memperhatikan korupsi.
02:46Oke.
02:46Ya kan?
02:47Dan untuk mentersangkakan FA itu tidak gampang itu.
02:51Dia mempunyai posisi yang strategis sebagai penagak hukum.
02:55Dan ini apa yang dilakukan oleh Kortas Pipikor dan Pol dan Metro Jaya ini adalah bagian dari dalam rangka membatas
03:04korupsi.
03:04Oke.
03:05Apakah dengan demikian Kapol yang diganti?
03:08Ini tidak tepat.
03:09Oke.
03:09Nanti jangan sampai hati-hati Presiden telah mengambil keputusan.
03:14Hati-hati.
03:14Ini adalah bisa saja nanti investasi politik yang gelek kalau diganti hari ini atau minggu depan.
03:19Tidak tepat waktunya begitu.
03:20Baik, saya ke Pak Sugeng.
03:21Pak Sugeng, tadi kalau Bang Ray mengatakan ini sebenarnya memang mau diganti,
03:24cuma ada perdebatan di atas katanya, para elit di atas.
03:31Kapolri itu alat kerja Presiden.
03:33Jadi Kapolri secara konstitusi dia alat kerja penegakan hukum Presiden,
03:43melayani masyarakat, menjaga keamanan.
03:46Nah, sebagai alat kerja dia ternyata tetap dipakai.
03:53Kalau orang alatnya itu cocok, ini tidak akan diganti-ganti.
03:58Berarti cocok sekarang.
03:59Cocok, karena program dia itu tidak dikerjakan oleh pihak lain,
04:05kalau kena pangan, kan tidak begitu berhasil.
04:10Kalau cocok, kenapa rumornya bolak-balik?
04:13Ya, karena pola liar yang menganggap itu.
04:15Bukan, kan ada yang ngomong, kita angkat.
04:17Tahun lalu sudah ada isunya, sekarang diganti.
04:20Ini sebentar dulu.
04:21Jadi itu sebagai alat kerja.
04:24Kalaupun ada pergantian, maka Presiden menghendaki alat kerjanya ini juga
04:30memiliki kualitas ya, dan juga kemampuan yang sama dengan alatnya dia.
04:37Maka, kalau dia mau mengganti, pasti dia akan tanya kepada Kapolri sekarang.
04:43Kalau ditanya Pak Kapolri, dia mau diganti, dia sebetulnya sudah pengen juga diganti.
04:47Mungkin termasuk salah satu yang disurvei oleh Pak Roy, Pak Rai, Pak Rai gitu loh.
04:56Dia juga pengen ganti.
04:57Karena apa?
04:58Jadi Kapolri itu seperti mengelola tong sampah.
05:02Siapa yang senang mengelola tong sampah?
05:04Semua urusan bangke dimasukin di situ.
05:07Problem masyarakat macet dimasarkan polisi,
05:11ada orang mati bunuh diri, tidak jelas dilempar ke polisi.
05:16Segala macam.
05:17Pak Sugeng, korongan agar Kapolri itu mundur tuh,
05:22terjadi pasca peristiwa Agustus 2020.
05:24Jadi begini, Kapolri ini, kalau saya bilang nyawanya serep.
05:29Jadi gini saya sudah tahu ya Pak Rai.
05:31Saya akan menuntaskan.
05:33Jadi dia sudah tiga kali.
05:35Jadi gak benar kalau dia mau mundur.
05:38Ada isu mau diganti.
05:39Tiga kali isu diganti.
05:43Pertama, ketika ada penangkapan jenderal polisi yang terlibat narkoba.
05:49Itu ya.
05:50Itu.
05:51Itu rame itu.
05:52Sumbar ya?
05:53Iya.
05:54Sumbar ya.
05:55Karena ketidakberhasilan dia ya.
05:57Kalau kasus Sambo kan justru keberhasilan diungkap.
05:59Kemudian kedua, Agustus 2025 kemarin, polisi mau dijebak dalam kondisi tertentu untuk melakukan pelanggaran HAM.
06:11Nah ini keahliannya Pak Kapolri, dia menarik seluruh anggota yang dilapangkan untuk masuk dan tidak melawan.
06:20Bahkan, markas Bremob diserang tidak dilawan.
06:24Gila gak?
06:25Karena dia tahu ada rencana menjebak polisi masuk dalam konstruksi pelanggaran HAM.
06:32Dimana?
06:33Yang di Kuitang.
06:34Tunggu dulu, tunggu dulu bro.
06:36Ada pertanyaan yang bisa disampaikan di tengah-tengah itu.
06:39Tunggu dulu bro.
06:39Siapa kira-kira yang melakukan penjebakan?
06:42Ada kelompok ya, yang ingin menguasai institusi polisi sebagai alatnya.
06:48Ya itu masih tetap aja, siapa di kelompok ini?
06:51Tunggu dulu bro.
06:55Di 2025 itu jelas ya, ada oknum-oknum TNI di lapangan.
07:02Sama nih kasusnya dengan yang belakangan ini.
07:05Ketika kemarin ya, terjadi penangkapan, kan ada satu isu disiapkan seorang Kapolri baru, bukan oleh Presiden.
07:16Tapi oleh temannya yang sedang ditangkap ini.
07:20Gitu loh.
07:22Temannya FH.
07:25Ada, Kapolri ini sangat seksi, karena dia alatnya Presiden.
07:31Jadi kalau menurut saya ya, memang prioritasnya Presiden.
07:35Tapi dalam pandangan saya, ini akan, kalaupun akan tergantik, terdegantikan, Presiden akan bertanya kepada Kapolri siapa.
07:45Dan supaya ini transisinya smooth.
07:47Baik, coba saya ke...
Komentar