00:00Ini berada di lobi rumah sakit, apakah wartawan sudah bisa diperkenankan masuk?
00:05Ya Rahman dan Saudara, hingga saat ini memang terlihat sejumlah pas lampres menjaga pintu.
00:11Ini untuk memberikan rasa nyaman bagi para anak-anak yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit Eparina Etaham.
00:21Dan dapat kami jelaskan inilah suasana orang tua dari anak-anak korban yang masih menunggu atau yang masih antusias untuk
00:31menunggu kehadiran atau untuk berbisara langsung ke Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia.
00:41Mungkin saya akan mencoba untuk berkomunikasi dengan salah satu orang tua yang menunggu Bapak Wakil Presiden sejak tadi.
00:53Ibu, namanya siapa Ibu?
00:56Ibu, melihat langsung ini Bapak Wakil Presiden berkunjung dan ingin melihat situasi anak kita. Ini seperti apa yang kita melihat
01:03dulu?
01:05Ini gimana kita melihatnya Bapak Wakil Presiden peduli dan langsung melihat ini situasi anak kita.
01:11Tuhan kami ucapkan dari kami, masyarakat, NBG, anak-anak kita.
01:15Yang kami minta sedangkan kepada pemerintah keempat supaya bertanggung jawaban kepada anak-anak kami betul nyata.
01:23Jangan hanya dua apada pemerintah datang, pemerintah datang, kesehatan hanya diperhatikan pada saat-saat saja.
01:30Tapi kami berpancangan, Pak. Kami mau butuh nyata untuk anak-anak kesehatan kami.
01:35Seperti anak-anak kami sebelum-sebelumnya, anak-anak kami aktif.
01:38Pergi ke sekolah tadi, kita harap anak-anak kami bahkan kemarin juga masih ada kecang-kecang, Pak.
01:43Karena anak saya memang sudah sehat, Pak.
01:45Tapi saya kalau itu setu hari kemudian akan kecang-kecang.
01:48Saya minta pemerintah sempat pemerintah Indonesia supaya mempertahankan anak-anak kami.
01:53Siap, Ibu. Terima kasih banyak, Ibu.
01:57Bagi, begitu, Rahman dapat kami jelaskan, itu adalah keluhan hati dari orang tua siswa
02:05yang mengetahui Bapak Wakil Presiden hadir di Kabupaten Karo untuk melihat langsung kondisi kesehatan anak-anaknya.
02:17Dan ini di lobi rumah sakit juga terlihat masih banyak warga ataupun awak media menunggu,
02:25menunggu untuk apakah boleh mengambil gambar di dalam ruangan atau seperti apa.
02:31Dan kami jelaskan, banyak anak ataupun banyak korban MBG,
02:37maaf, maksud kami, banyak anak yang terdampak keracunan.
02:42Memang saat ini mengalami psikologi yang tinggi.
02:48Ini data yang kami dapati, banyak anak yang terlalu takut apabila diambil gambar,
02:57itu disebabkan karena sanksi sosial yang ada di media sosial mengena terhadap para anak.
03:03Rahman.
03:03Ya, Henry, bisa Anda mendekat lagi ke arah keluarga maupun orang tua korban
03:10yang saat ini berada di lobi maupun di teras rumah sakit,
03:14bisa Anda tanyakan begitu orang tua lainnya bagaimana tanggapan dan juga apa harapannya
03:20terkait dengan kunjungan Wakil Presiden Gibran Rekabuming dan juga Gubernur Resumut Bobi Nasution
03:26terkait dengan pemulihan dan juga perawatan anak-anak mereka?
03:33Ya, Rahman, kita akan mencoba kembali berkomunikasi dengan orang tua dari siswa.
03:40Mungkin, Ibu, boleh disebutkan namanya, Ibu?
03:47Ibu, harapannya dengan hadirnya pemerintah ini, Ibu, mewakili Bapak Wakil Presiden ini seperti apa ini, Ibu?
04:00Bapak Wakil Presiden, apa yang mau dihomongkan, Ibu?
04:12Seperti itu, Rahman, dapat kami jelaskan banyak orang tua siswa yang berharap anaknya dapat kembali sehat seperti sedia kalah
04:27dan dapat kami jelaskan permintaan masyarakat ataupun permintaan orang tua sendiri
04:33hanya untuk kesehatan anak bisa sehat.
04:43Baik, ini bisa didekatkan audio Anda, tampaknya ada yang sedang berbicara, orang tua korban.
05:04Amin, ini bisa bertemu dengan kami dan ingin kami menyampaikan terusaha kami kepada Bapak Gibran
05:16agar anak-anak kami
05:18diobati sampai sembuh
05:19kalau tidak tahu lagi mau menghadi sama siapa
05:23karena ini adalah perbuatan-perbuatan
05:25pecah perbuatan terkutuk
05:27ini pada anak-anak kami
05:28kami sangat
05:31berhatihan sama pemerintah
05:33saya berahmat
05:34dapat kami jelaskan
05:37permintaan orang tua
05:39hanya pada
05:42semoga anak-anak mereka
05:44bisa dapat sembuh dan kembali
05:45bersekolah ataupun kembali
05:48dengan keadaan sehat kembali
05:50seperti itu Rahmat
05:52baik
Komentar