00:00Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi 9 DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Charles Honoris
00:05mendorong Badan Gizi Nasional membuat mekanisme khusus kompensasi
00:10kepada korban keracunan program makan bergizi gratis.
00:13Menurutnya, tidak cukup.
00:14Negara hanya menanggung sepenuhnya perawatan medis bagi para korban.
00:18Dengan efek domino keracunan MBG yang dirasakan para siswa dan orang tuanya,
00:22Charles menilai BGN harus memberi santunan kepada korban
00:26sesuai tingkat dampak yang dirasakan.
00:27Di samping itu, ia bilang pemerintah wajib memberi jaminan pemulihan jangka panjang
00:33bagi korban yang berpotensi alami gangguan kesehatan dalam kurun waktu lama.
00:41Karena ketika seorang anak menjadi korban keracunan,
00:45kerugihannya bukan hanya soal tagihan rumah sakit.
00:48Ada anak yang harus dirawat, kehilangan waktu sekolah, bahkan mengalami trauma
00:53dan dalam kasus tertentu berpotensi mengalami gangguan kesehatan jangka panjang.
00:58Orang tuanya juga harus meninggalkan pekerjaan dan aktivitasnya
01:02untuk bisa mendampingi anaknya yang sedang berobat.
01:06Oleh karena itu, saya juga mendorong pemerintah dalam hal ini BGN
01:09untuk segera membuat mekanisme kompensasi yang berlaku secara nasional.
01:15Selain seluruh biaya medis, sampai korban bisa benar-benar pulih,
01:19korban harus mendapatkan santunan
01:21yang besarannya disesuaikan dengan tingkat keparahan dan dampak yang dialami.
01:28Koalisi Selamatkan Pendidikan Indonesia
01:30dan MBG Watch mengirim surat somasi kepada Badan Gizi Nasional.
01:36Surat terkait kasus keracunan MBG di sejumlah daerah.
01:39Saat itu, para perwakilan tidak diperbolehkan masuk untuk memberikan surat.
01:43Kepala Bidang Advokasi dan Pengacara Publik LBH Jakarta, Alif Fauzi,
01:47mengatakan somasi disampaikan
01:49sebagai bentuk pengawasan masyarakat terhadap penyelenggaraan program MBG,
01:53khususnya tentang keamanan pangan, penggunaan anggaran negara,
01:56serta kepatuhan pemerintah terhadap putusan Mahkamah Konstitusi tentang anggaran MBG.
02:01Tidak hanya ke kantor BGN,
02:02sebelumnya surat somasi juga telah disampaikan ke Sekretariat Negara,
02:06Kementerian Keuangan, dan DPR RI.
02:14Atas kejadian tersebut, kami meminta beberapa hal
02:18pertama adalah adanya tindangan moratorium dan evaluasi yang menyeluruh,
02:24termasuk tidak lupa juga untuk memastikan pemenuhan atau pemulihan terhadap korban.
02:31Nah, kemudian yang kedua adalah,
02:32kami melihat somasi ini juga sebagai pengingat,
02:36karena pemerintah belum cukup sadar
02:39untuk menghormati putusan Mahkamah Konstitusi nomor 40 tahun 2026,
02:44yang mana memandatkan beberapa hal terhadap penggunaan anggaran kandilikan
02:50untuk program makan bergisti gratis,
02:52yang kami lihat tidak kunjung disinkronisasi dalam RAPBN 2027.
02:59Di kesempatan berbeda,
03:01di hadapan orang tua siswa korban keracunan MBG,
03:03Wakil Presiden Gibran Raka Buming meminta maaf.
03:06Tiba di rumah sakit,
03:08Wakil Presiden Gibran yang ditemani langsung Gubernur Sumatera Utara Bobina Sution,
03:12langsung melihat kondisi anak yang masih dirawat.
03:14Gibran mendengarkan keluhan para orang tua siswa.
03:17Ia menyampaikan,
03:18negara akan memberikan penanganan terbaik
03:20untuk para korban keracunan hingga kembali pulih.
03:40Selamat menikmati.
03:53selamat menikmati.
Komentar