Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Memasuki hari keempat pencarian lima jurnalis dan tiga anak buah kapal (ABK) yang hilang kontak di perairan Gunung Anak Krakatau, tim SAR gabungan memperluas jangkauan pencarian.

KRI Kerambit, salah satu kapal cepat rudal milik TNI AL, dikerahkan untuk melakukan pencarian. Kapal tersebut bertolak dari Dermaga Indah Kiat, Merak, Banten, dengan target pelayaran sekitar 80 mil laut menuju arah barat hingga barat laut, melewati wilayah pesisir Sumatera Selatan hingga Lampung.

Pada hari ketiga, pencarian berfokus di sektor B, yakni wilayah barat hingga barat laut Gunung Anak Krakatau. Memasuki hari keempat, pencarian diperluas menjadi empat sektor dan diarahkan hingga ke wilayah selatan Gunung Krakatau, kemudian menuju laut lepas dan Samudera Hindia.

Sebanyak 12 alat utama juga masih dikerahkan dalam operasi pencarian. Namun, hingga saat ini pencarian dari KRI Kerambit belum menemukan petunjuk maupun tanda-tanda keberadaan delapan orang yang masih dicari.

Jurnalis KompasTV Tessa Lonika Ajeng bersama juru kamera Ganyar Febrian melaporkan langsung dari KRI Kerambit terkait perkembangan operasi pencarian.

#jurnalis #timsar #gununganakkrakatau #krakatau #kri #pencarian

Baca Juga 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang Kontak di Selat Sunda, KRI Kerambit Perluas Pencarian | JMP di https://www.kompas.tv/regional/690185/5-jurnalis-dan-3-abk-hilang-kontak-di-selat-sunda-kri-kerambit-perluas-pencarian-jmp

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/690189/eksklusif-pantauan-langsung-di-laut-sekitar-anak-krakatau-mencari-lima-jurnalis-yang-hilang-11-9
Transkrip
00:00Terima kasih banyak, Pak Mansur, telah bergabung di Breaking News Kompas TV.
00:09Dan saudara, informasi terkini, pencarian lima jurnalis hilang akan dilaporkan
00:15Jurnalis Kompas TV, Tesalonika Ajeng, dan Juru Kamera Ganyar Febrian.
00:20Tessa, apa rencana pencarian hari ini?
00:24Dan apakah ada penambahan alat penunjang seperti kapal ataupun helikopter di sana?
00:34Ya, selamat siang Renata dan juga saudara.
00:36Kalau misalnya mau masuki ke hari yang keempat ini, saya saat ini berada di atas KRI Kerambit,
00:44salah satu kapal cepat rudal milik TNI AL yang memang ini dikerahkan untuk dalam hal ini pencarian
00:51dari kelima arkan jurnalis dan juga tiga ABK yang dinyatakan hilang kontak di perairan anak Gunung Krakatau.
00:57Kalau bisa saya gambarkan saat ini, yang menjadi rute dari KRI Kerambit yang akan berfokus untuk mencari di sektor A,
01:07ini akan ditunjukkan oleh Juru Kamera Kompas TV, Ganyar Febrian,
01:11bagaimana saat ini kami berada kurang lebih sekitar 20 km dari Gunung Krakatau,
01:19yang mana Gunung Krakatau ini berada di arah selatan dari Gunung Anak Krakatau itu sendiri.
01:26Karena memang di hari yang keempat ini dari KRI Kerambit pada hari ini memperluas jangkauan dari pencarian.
01:34Kalau misalnya dari kemarin di hari ketiga ini berfokus di sektor B,
01:40yang mana ini berfokus di barat hingga barat laut dari Gunung Anak Gunung Krakatau,
01:46namun di hari yang keempat ini memang jangkauannya diperluas,
01:50masih ke arah barat hingga barat laut,
01:52namun rutenya melewati ke arah selatan dari Gunung Krakatau,
01:57sehingga kami tidak melewati dari titik Gunung Anak Krakatau itu sendiri.
02:02Kemudian setelah melewati dari Gunung Krakatau ini,
02:06melewati di arah selatan,
02:08kemudian nantinya ditargetkan dari KRI Kerambit ini akan bertolak atau berlayar ini dalam operasi pencarian ini
02:17kurang lebih 80 mil laut dari tempat dermaga kami bertolak tadi pagi,
02:24yakni dari dermaga di Merak, Banten.
02:27Kemudian Renata dan juga saudara,
02:29nantinya dari arah barat hingga barat laut ini sekitar targetnya 80 mil laut di operasi pencarian pada hari ini,
02:39kami sudah melewati sekitar kurang lebih 30 mil laut dari dermaga tempat kami bertolak,
02:45dari dermaga Indah Kiat Merak, Banten,
02:47dan sekitar masih ada 50 mil laut lagi perjalanan menuju ke arah barat laut,
02:54ini di pesisir Sumatera Selatan hingga Lampung,
02:58yang nantinya ini juga akan menjadi titik pencarian yang diperluas pada hari ini dari KRI Kerambit.
03:05Ada pun selain dari KRI Kerambit,
03:07ada juga 12 alat utama yang masih dikerahkan sampai dengan hari ini,
03:12di mana kalau berbeda,
03:14yang berbeda dari hari kemarin adalah di mana hari kemarin ini berfokus pada 6 titik pencarian,
03:19namun memang karena adanya perluasan juga di hari ini untuk jangkauan pencariannya,
03:25sehingga memang di hari ini akan menjadi fokusnya menjadi 4 sektor pencarian.
03:32Dan kami masih akan terus memantau nantinya sampai menuju ke arah Samudera Hindia atau Laut Lepas nantinya,
03:40dari KRI Kerambit ini apakah memang nantinya bisa ditemukan adanya petunjuk
03:45ataupun tanda-tanda keberadaan dari kelima jurnalis dan juga ketiga ABK yang masih dicari hingga hari ini.
03:52Renata.
03:53Baik, untuk hari ini hari keempat diperluas jangkauan untuk penyisirannya,
03:59tadi Anda katakan arah barat sampai arah barat laut,
04:02namun diperluas hingga wilayah selatan Gunung Anak Krakatau.
04:06Tessa singkat saja, kami ingin pastikan juga untuk hari ini hari keempat apakah ada petunjuk terbaru,
04:12misalnya untuk pencarian yang dilakukan di sekitar Pulau Sertung seperti permintaan keluarga.
04:22Ya, kalau dari KRI Kerambit sendiri pada hari ini memang tadi awalnya akan ada rencana
04:29untuk kita masih melewati ke Pulau Sertung bersama juga melewati ke hanya bagian selatan dari Gunung Anak Krakatau,
04:35namun memang kemudian dialihkan menuju ke selatan dari Gunung Krakatau itu sendiri dan kita akan menuju ke arah Laut Lepas
04:45dan juga Samudera Hindia.
04:47Sehingga memang kalau misalnya berfokus dari apa yang menjadi pencarian di KRI Kerambit ini masih nihil sampai dengan saat ini
04:54dan kita akan masih terus menantikan adanya petunjuk-petunjuk dan juga tanda-tanda keberadaan dari kedelapan orang yang masih dicari
05:01sampai dengan hari ini, Renata.
05:02Tentu kita juga berharap ya, petunjuk ini bisa segera ditemukan agar tentunya ada arah baru yang bisa di eksplor oleh
05:12KRI Kerambit
05:12dalam operasi pencarian lima jurnalis yang hilang kontak.
05:15Terima kasih banyak laporan lengkapnya Tesalonika Ajeng dan Juru Kamera Ganiar langsung dari KRI Kerambit
05:20dalam operasi pencarian lima jurnalis yang hilang kontak.
05:26Jangan meranjak, Saudara Breaking News Kompas TV akan kembali usai jedah.
05:52Terima kasih telah menonton!
06:02Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan