Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengecek kesiapan aplikasi pengawasan ekspor impor berbasis kecerdasan buatan atau AI dan big data di Lembaga National Single Window (LNSW).

Aplikasi tersebut mengintegrasikan data perdagangan dengan data Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) perusahaan untuk membantu analis memetakan potensi pendapatan dan kekurangan pembayaran pajak.

Sistem ini juga dapat menelusuri data transaksi masa lalu untuk mengidentifikasi pembelian yang tidak tercatat maupun transaksi dengan entitas ilegal yang berpotensi menimbulkan kekurangan penerimaan negara.

Pengawasan dilakukan hingga pengiriman barang antarnegara secara ship-by-ship. Dengan integrasi data tersebut, pergerakan barang dapat ditelusuri berdasarkan data perdagangan yang tersedia.

Pemanfaatan AI dan big data diharapkan memperkuat pengawasan ekspor impor sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara dari kewajiban pajak perusahaan.

#purbayayudhisadewa #kemenkeu #ai #bigdata #eksporimpor #pajak

Baca Juga Purbaya Buka Suara Soal Anggaran Rp11 Triliun untuk Pembukaan Rekening Bank Massal di https://www.kompas.tv/nasional/690003/purbaya-buka-suara-soal-anggaran-rp11-triliun-untuk-pembukaan-rekening-bank-massal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/690186/purbaya-cek-aplikasi-ai-untuk-awasi-ekspor-impor-dan-potensi-kekurangan-pajak-jmp
Transkrip
00:00Saudara Menteri Keuangan Perubaya Yudi Sadewa mengecek kesiapan aplikasi pengawasan ekspor-impor
00:05berbasis kecerdasan buatan atau AI dan Big Data di Lembaga National Single Window atau LNSW.
00:11Aplikasi ini mengintegrasikan seluruh data perdagangan dengan data SPT perusahaan.
00:18Integrasi data dimaksudkan untuk membantu analisis,
00:21analis maksud kami, memetakan potensi pendapatan dan kekurangan pembayaran pajak.
00:26Sistem ini juga dapat menelusuri data masa lalu untuk mengidentifikasi pembelian yang tidak tercatat
00:33atau transaksi dengan entitas ilegal yang berpotensi menimbulkan kekurangan penerimaan negara.
00:39Pengawasan dilakukan hingga pada pengiriman barang antar negara secara ship-by-ship
00:43sehingga pergerakan barang dapat ditelusuri berdasarkan data yang terintegrasi.
00:49Pemanfaatan AI dan Big Data diharapkan memperkuat pengawasan ekspor-impor
00:54sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara dari kewajiban pajak perusahaan.
01:01Jadi ke depan tidak ada yang bisa main-main lagi, kita akan monitor itu dengan lebih teliti.
01:07Kita akan pakai semua data yang ada secara terintegrasi dengan memanfaatkan AI, Big Data.
01:15Saya mau lihat beberapa tahun kebelakang seperti apa dan kalau semua seperti apa berapa,
01:21pasien kurang. Nanti harusnya sih kalau sudah kelihatan nama PT-PT ada itu,
01:25saya akan minta orang pajak periksa perusahaan itu, belinya dari mana, kebelakangnya bisa diteruskan.
01:36Kalau dia belum bayar pajak, kita selalu bayar pajak.
01:38Itu namanya intensifikasi dalam pengertian meningkatkan efisiensi pengumpulan pajak dengan analisa Big Data.
Komentar

Dianjurkan