00:00Di kesempatan berbeda di hadapan orang tua siswa korban keracunan MBG,
00:04Wakil Presiden Gibran Raka Buming meminta maaf.
00:07Tiba di rumah sakit, Wakil Presiden Gibran yang ditemani langsung Gubernur Sumatera Utara Bobina Sution
00:11langsung melihat kondisi anak yang masih dirawat.
00:14Gibran mendengarkan keluhan para orang tua siswa.
00:17Ia menyampaikan negara akan memberikan penanganan terbaik untuk para korban keracunan hingga kembali pulih.
00:53Badan Gizi Nasional mengubah sasaran penerima program makan bergizi gratis
00:58sebanyak 1.653 sekolah dikeluarkan dari daftar penerima manfaat.
01:05Sementara perluasan program akan diprioritaskan ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal atau 3T
01:12serta daerah dengan angka stunting atau tankes tinggi.
01:16Ribuan sekolah yang dikeluarkan itu merupakan sekolah swasta
01:18dan satuan pendidikan yang dinilai mampu membiayai kebutuhan pendidikannya secara mandiri.
01:26Kepala Badan Gizi Nasional hari ini telah mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan atau sekolah
01:34dari daftar penerima manfaat makan bergizi gratis di seluruh Indonesia
01:40yang mayoritas dari 1.653 yang kami exclude atau kami keluarkan dari daftar penerima manfaat tadi adalah
01:49sekolah-sekolah yang adalah sekolah swasta bertaraf internasional,
01:55sekolah atau satuan pendidikan yang berkisah sama dengan institusi internasional maupun nasional,
02:00dan sekolah-sekolah yang sudah secara mandiri secara finansialnya
02:06tanpa bergantung pada bantuan operasional sekolah atau dana BOS.
02:11Kami menerima banyak sekali surat permohonan dari sekolah-sekolah yang belum mendapatkan MBG sampai dengan saat ini
02:19dan itu akan kami investigasi untuk kemudian kami layani program MBG itu secara bertahap
02:27sesuai dengan tahapan-tahapan yang kami punyai.
02:33Prioritas kami tentu saja adalah sekolah-sekolah atau satuan pendidikan yang berada di wilayah 3T,
02:40terdepan, terluar, dan tertinggal,
02:42serta wilayah-wilayah lain yang angka stuntingnya tinggi dan tinggi sekali.
Komentar