00:00Bapak dan Ibu semua yang saya hormati, jadi hari ini saya meluncurkan atau kami, saya sebagai Kepala Badan Gisi Nasional
00:07didampingi dua waka saya,
00:09meresmikan peresmian Pusat Pelayanan Terpadu dan juga Media Center Badan Gisi Nasional.
00:16Ya tepat tangan dulu boleh lah ya.
00:24Ini menunjukkan komitmen sebagaimana sudah saya sampaikan di awal-awal dulu.
00:30Kita ini maunya terang-benerang, tidak ada yang sembunyi-sembunyi, tidak ada yang diam-diam, tidak ada yang gelap-gelap.
00:36Semuanya harus terang-benerang.
00:37Maka pusat pelayanan terpadu itu adalah zona hijau namanya.
00:45Jadi semua orang diterima di tempat itu.
00:48Zona hijau di mana orang boleh ketemu sama orang di tempat itu.
00:54Maka ada juga kalau ada zona hijau, maka ada namanya zona merah.
00:58Zona merah itu misalnya seseorang yang berkepentingan itu ketemu dengan pejabat dengan kepentingan dia.
01:06Itu nggak boleh.
01:07Jadi segala aduan, segala hal yang memang perlu dibicarakan harus dibicarakan secara resmi.
01:15Termasuk saya membatasi, saya pribadi membatasi orang-orang yang barangkali dia punya dapur, dia mitra, dia supplier lah, dia entah
01:25apalah begitu.
01:26Saya membatasi untuk tidak saya terima di ruangan saya.
01:30Sekali lagi, belum tentu kalau saya terima itu kemudian saya bicara hal-hal yang tidak etis.
01:36Tapi kalau saya terima itu membuat orang menduga-duga, jadilah yang namanya fitnah.
01:44Jadi saya daripada menjadi diduga-duga oleh orang, apalagi diduga-duga oleh publik, diduga-duga oleh netizen, diduga-duga oleh
01:54masyarakat,
01:56dan itu diduga-duganya adalah diduga-duga yang negatif, lebih baik itu kita hindarkan.
02:01Dan saya ingin saya bersama dua wakas saya berkomitmen dan kami membawa budaya ini sampai ke level bawah.
02:07Di level eselon 1, eselon 2, dan seterusnya, saya larang dengan keras menerima pihak-pihak yang berkepentingan secara gelap-gelap,
02:19diam-diam,
02:21semuanya harus direspon dengan cara yang proper, yang baik.
02:25Saya ingin badan gizi ini memiliki semacam SLE atau standar layanan yang betul-betul handal.
02:36Jadi pusat pelayanan terpadu itu adalah tempat curhatnya orang, tempat mengadu orang.
02:42Di situ ada call centernya.
02:44Di call center ada nanti diupdate, kemudian keluhannya sampai di mana.
02:50Nah, jadi mohon maaf, barangkali kalau sekarang ini misalnya, kok kemarin-kemarin orang ada yang ngadu lama gitu ya.
02:57Nah, kami lagi benahi semua.
02:59Kasih kami beberapa hari, ini insya Allah semua aduan ada nomor aduannya,
03:04aduannya itu di follow up sampai di mana, sudah ditanggapi, gimana, dan lain-lain.
03:08Insya Allah kita harus, kita siapkan itu semua.
03:11Sehingga betul-betul orang itu tidak ada yang tidak merasa puas.
03:15Jadi semua orang itu kemudian boleh bercerita, berkeluh kesah, atau barangkali bertanya, harus ketemu apa yang dia inginkan.
03:27Termasuk pusat pelayanan terpadu ini, baik sistem, ada WhatsApp, ada website, ada call center, dan lain-lain.
03:35Itu kemudian yang tidak terselesaikan itu kemudian maju ke meja pimpinan.
03:40Jadi kami bisa mengetahui hal-hal mana saja yang tidak bisa diselesaikan di level-level tertentu.
03:47Jadi ada, saya monitor tiap hari, kemudian keluhan-keluhan itu.
03:53Ada memang ya, misalnya ada orang mengenal saya, kemudian bertanya,
03:58Pak, kok ini top up-nya belum, kami belum bisa masak misalnya.
04:03Tetap, itu juga bagian dari saya, kita follow up.
04:07Ada masalahnya, dan seterusnya.
04:09Tapi tidak kemudian saya berikan salurannya dengan saluran yang benar.
04:15Jadi maksud saya, kepada siapapun yang mengenal kami, boleh.
04:19W.A. kami boleh, tapi kalau bisa tuh jangan W.A. langsung lah.
04:23Menghindari fitnah-fitnah ini.
04:25Lebih baik, tetap pakai jalur yang baik.
04:28Kalau Anda semua, sahabat saya, sayang sama saya, please.
04:32Harus mengadu, harus komplain, harus bertanya ke saluran yang kita sediakan.
04:38Kami siap untuk memperbaiki komunikasi, pelayanan, kemudian update dari mulai.
04:46Follow up-nya itu kira-kira sejauh mana, kita lagi perbaiki ke sana.
04:50Jadi saya mohon dukungan semuanya.
04:52Insya Allah ini sesuatu hal yang tidak sulit.
04:55Bukan rocket science, ini hal-hal yang lumrah.
04:58Bapak dan Ibu semua yang saya hormati, di momen kesempatan ini juga media center penting ya.
05:05Saya kira rekan-rekan media bisa ngecas handphone, ya kan.
05:10Ngecas handphone aja, ya kalau ada kopi-kopi lah, ada lah gitu.
05:13Bisa santai, indomie, nggak boleh sebut merek, mie instan ya.
05:19Nggak boleh sebut merek.
05:20Mie instan, tadi ada yang usul, salah satu wartawan Mas Dar, kalau bisa ada mie instan gitu.
05:25Mohon maaf ini kan namanya badan gizi ya, jadi ya please lah ya, harus yang bergizi ya.
05:33Jadi kita namanya BGN itu berawalan dari huruf B, jadi kami ingin BGN itu baik, bagus, benar, bersih, dan bergizi.
05:51Ada dua hal, saya sampaikan, kita tegas dalam menegakkan peraturan, kita tegas.