00:01Saudara pengadilan Jakarta Timur menggelar sidang perdana kasus ijazah Jokowi dengan terdakwa Tifauzia Tiasuma atau Dr. Tifah.
00:10Jaksa mendakwa Dr. Tifah melakukan pencemaran nabah baik terkait tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Jokowi Dodo.
00:21Dalam dakwaan, Jaksa menyebut Dr. Tifah menuding ijazah Jokowi palsu karena menemukan berbagai kejanggalan.
00:29Jaksa menyatakan UGM telah memastikan Jokowi merupakan lulusan Fakultas Kehutanan.
00:34Namun Dr. Tifah tetap menuduh ijazah Jokowi palsu melalui media sosial.
00:39Jaksa menyatakan perbuatan terdakwa mengandung tuduhan yang tidak benar.
00:52Saat sidang, Hakim sempat bertanya ke terdakwa Tifah apakah akan melakukan upaya perdamaian dengan korban.
01:00Terdakwa kasus pencemaran nabah baik Jokowi, Dr. Tifah bilang tidak akan mengajukan restoratif justice.
01:06Terdakwa mengklaim akan tetap melakukan perlawanan terkait kasus yang menjerat ya.
01:15Saudara bisa melakukan atau mengupayakan perdamaian dengan korban.
01:20Apakah saudara akan mengakui dakwaan?
01:24Izin yang mulia, pertama saya tidak akan melakukan restoratif justice.
01:28Kedua, saya akan melakukan perlawanan.
01:32Ketiga, saya tidak akan menerima play bargain.
01:38Rosy Ryo hadir di pengadilan negeri Jakarta Timur untuk mendukung Dr. Tifah.
01:43Roy Bunyuroti, nama-nama yang pernah menjadi tersangka dalam kasus pencemaran nabah baik Jokowi dalam dakwaan Jaksa.
01:49Menurut Roy, seharusnya tidak ada penghentian penyidikan maupun restoratif justice,
01:54sehingga nama tersebut dapat diproses hingga persidangan.
02:01Sangka lain sebelumnya, yang ternyata harusnya masih ikut juga terlibat di dalamnya.
02:06Ada nama Egi Sujana, banyak banget tadi ya, apa yang kejadian di kantornya Egi Sujana.
02:11Ada banyak unggahan dari dokter palsu itu ya, dari dokter eng, respon hasilansianipar.
02:17Banyak banget ya, baliki-baliki akademi, terus akun-akunnya dia.
02:20Nah harusnya, makanya dia tidak bisa kemudian mendapatkan RJ atau kemudian di SP30 itu saja.
02:27Siapa yang mengunggah pertama, itu yang jelas-jelas betul nanti harus diungkap.
02:30Tidak ada nama Dian Sandi yang saya dengar tadi, ya padahal itu jelas betul.
Komentar