00:00Untuk itu kepada Gubernur Bank Indonesia saya persilahkan.
00:03Terima kasih yang kami hormati Pak Dasgu, Pak Menteri Keuangan, Pak Haikal, dan Pak Menteri Seksek,
00:11rekan-rekan media yang kami cintai dan banggakan.
00:16Kami tegaskan bahwa koordinasi fiskal dan moneter selama ini sangat-sangat terat.
00:21Bagaimana sama-sama menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
00:28Jadi penguatan koordinasi fiskal dan moneter itu terus kita lakukan
00:34dan saat ini adalah memang difokuskan bagaimana fiskal dan moneter seirama
00:40saling mendukung, saling memperkuat dengan kewanangan masing-masing
00:44untuk memperkuat upaya-upaya bersama melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah.
00:52Nah, ada dua yang berkaitan dengan penguatan koordinasi moneter fiskal
01:00untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah.
01:05Yang pertama adalah meningkatkan daya tarik atau imbal hasil
01:11supaya portfolio influx kembali masuk.
01:14Dengan kenaikan bunga luar negeri memang itu ada outflow.
01:21Ada saham dan SPN dan juga kecil di SRPI.
01:26Oleh karena itu fiskal dan moneter sepakat
01:29untuk sama-sama meningkatkan daya tarik imbal hasil supaya influx ini
01:34kembali masuk besar dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.
01:40Nomor satu itu ya.
01:42Nomor dua adalah sama-sama menjaga kecukupan likiditas
01:48di pasar uang dan perbankan
01:50dengan cara pengelolaan kas pemerintah tetap di BI
01:55tapi itu saja ada peningkatan remunerasi
01:59atau bunga yang dibayarkan BI kepada pemerintah.
02:04Dengan demikian operasi moneter itu tetap berjalan
02:08untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah
02:10sementara operasi fiskalnya juga mendukung.
02:14Dua hal itu yang kami lakukan.
02:16Kami sepakat ini akan terus kita lakukan
02:19penguatan koordinasi fiskal yang sudah kuat selama ini
02:22sekarang diperkuat dan secara berkesini
02:25terus akan diperkuat saling mendukung, saling memperkuat
02:31untuk sama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi, stabilitas
02:36makroekonomi sesuai dengan dinamika yang ada.
02:39Dengan keyakinan bahwa fundamental ekonomi kita itu bagus.
02:43Terima kasih.
02:46Terima kasih Pak Ketua.
02:48Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:50Jadi dari meeting RAPBN, dari pertemuan APBN kita kemarin
02:56sudah terlihatkan fundamental ekonomi kita baik,
03:00fiskal juga dalam keadaan yang baik,
03:03amat baik malah kalau kita lihat dari acuan-acuan yang ada.
03:06Jadi ke depan kita akan fokus memastikan kebijakan fiskal
03:12berjalan dengan baik sehingga pertumbuhan kita semakin cepat.
03:16Dalam perjalanannya tentu kita akan meningkatkan juga
03:19koordinasi dengan bank sentral.
03:22Kita akan mendukung bank sentral,
03:24memperkuat koordinasi supaya kebijakan semakin sinkron,
03:27supaya dampak kebijakan antara monitor dan fiskal
03:31lebih signifikan ke perekonomian.
03:33Dan tentunya kalau kebijakannya sudah menyatu seperti itu,
03:38sinergi penuh,
03:40itu harusnya akan mengembalikan kepanjangan pasar
03:42ke nilai tukar rupiah,
03:45sehingga rupiah akan meningkat secara signifikan,
03:48tidak akan melemah lagi ke level yang lebih tinggi dari sekarang.
03:52Yang penting adalah kita ingin melihat
03:53dampak ke masyarakat yang positif dari rupiah itu.
03:57Kan saya dengar penjual tempe,
04:00penjual tahu sudah tergerus keuntungannya
04:05atau terpaksa menaikkan harga,
04:07karena bahan bakunya masih diimpor,
04:09yang jelas itu kan menaikkan cost of production mereka.
04:13Dengan nanti kebijakan yang lebih bagus,
04:16itu kita akan melihat rupiah yang lebih stabil,
04:19sehingga para pedagang tahu tempe dan ibu-ibu rumah tangga juga
04:23bisa merasakan harga yang lebih baik
04:26dan tidak terbebani lagi beban hidupnya secara tidak mengalami
04:31karena akan beban hidup yang terlalu signifikan.
04:35Jadi, sinkronasi kebijakan ini amat baik sekali
04:39untuk ekonomi kita di level makro maupun di level mikro ke depannya.
04:45Mekian, Wassalamualaikum Wr. Wb.
Komentar