Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan koordinasi antara pemerintah dan Bank Indonesia terus diperkuat untuk menjaga stabilitas ekonomi.

"Kami tegaskan bahwa koordinasi fiskal dan moneter selama ini sangat erat, bagaimana sama-sama menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi," kata Perry, Sabtu (6/6/2026).

Ia menjelaskan terdapat dua langkah utama yang disepakati pemerintah dan Bank Indonesia untuk memperkuat stabilitas rupiah.

Langkah pertama adalah meningkatkan daya tarik investasi portofolio agar arus modal asing kembali masuk ke Indonesia.

Langkah kedua adalah menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan sektor perbankan.

"Dengan demikian operasi moneter tetap berjalan untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah, sementara operasi fiskalnya juga mendukung," kata Perry.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Lintang

Baca Juga Perry Warjiyo Paparkan Dua Langkah BI-Pemerintah untuk Stabilkan Rupiah di https://www.kompas.tv/ekonomi/673182/perry-warjiyo-paparkan-dua-langkah-bi-pemerintah-untuk-stabilkan-rupiah



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/673194/perry-warjiyo-ungkap-dua-langkah-bi-dan-pemerintah-jaga-stabilitas-rupiah
Transkrip
00:00Untuk itu kepada Gubernur Bank Indonesia saya persilahkan.
00:03Terima kasih yang kami hormati Pak Dasgu, Pak Menteri Keuangan, Pak Haikal, dan Pak Menteri Seksek,
00:11rekan-rekan media yang kami cintai dan banggakan.
00:16Kami tegaskan bahwa koordinasi fiskal dan moneter selama ini sangat-sangat terat.
00:21Bagaimana sama-sama menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
00:28Jadi penguatan koordinasi fiskal dan moneter itu terus kita lakukan
00:34dan saat ini adalah memang difokuskan bagaimana fiskal dan moneter seirama
00:40saling mendukung, saling memperkuat dengan kewanangan masing-masing
00:44untuk memperkuat upaya-upaya bersama melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah.
00:52Nah, ada dua yang berkaitan dengan penguatan koordinasi moneter fiskal
01:00untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah.
01:05Yang pertama adalah meningkatkan daya tarik atau imbal hasil
01:11supaya portfolio influx kembali masuk.
01:14Dengan kenaikan bunga luar negeri memang itu ada outflow.
01:21Ada saham dan SPN dan juga kecil di SRPI.
01:26Oleh karena itu fiskal dan moneter sepakat
01:29untuk sama-sama meningkatkan daya tarik imbal hasil supaya influx ini
01:34kembali masuk besar dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.
01:40Nomor satu itu ya.
01:42Nomor dua adalah sama-sama menjaga kecukupan likiditas
01:48di pasar uang dan perbankan
01:50dengan cara pengelolaan kas pemerintah tetap di BI
01:55tapi itu saja ada peningkatan remunerasi
01:59atau bunga yang dibayarkan BI kepada pemerintah.
02:04Dengan demikian operasi moneter itu tetap berjalan
02:08untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah
02:10sementara operasi fiskalnya juga mendukung.
02:14Dua hal itu yang kami lakukan.
02:16Kami sepakat ini akan terus kita lakukan
02:19penguatan koordinasi fiskal yang sudah kuat selama ini
02:22sekarang diperkuat dan secara berkesini
02:25terus akan diperkuat saling mendukung, saling memperkuat
02:31untuk sama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi, stabilitas
02:36makroekonomi sesuai dengan dinamika yang ada.
02:39Dengan keyakinan bahwa fundamental ekonomi kita itu bagus.
02:43Terima kasih.
02:46Terima kasih Pak Ketua.
02:48Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
02:50Jadi dari meeting RAPBN, dari pertemuan APBN kita kemarin
02:56sudah terlihatkan fundamental ekonomi kita baik,
03:00fiskal juga dalam keadaan yang baik,
03:03amat baik malah kalau kita lihat dari acuan-acuan yang ada.
03:06Jadi ke depan kita akan fokus memastikan kebijakan fiskal
03:12berjalan dengan baik sehingga pertumbuhan kita semakin cepat.
03:16Dalam perjalanannya tentu kita akan meningkatkan juga
03:19koordinasi dengan bank sentral.
03:22Kita akan mendukung bank sentral,
03:24memperkuat koordinasi supaya kebijakan semakin sinkron,
03:27supaya dampak kebijakan antara monitor dan fiskal
03:31lebih signifikan ke perekonomian.
03:33Dan tentunya kalau kebijakannya sudah menyatu seperti itu,
03:38sinergi penuh,
03:40itu harusnya akan mengembalikan kepanjangan pasar
03:42ke nilai tukar rupiah,
03:45sehingga rupiah akan meningkat secara signifikan,
03:48tidak akan melemah lagi ke level yang lebih tinggi dari sekarang.
03:52Yang penting adalah kita ingin melihat
03:53dampak ke masyarakat yang positif dari rupiah itu.
03:57Kan saya dengar penjual tempe,
04:00penjual tahu sudah tergerus keuntungannya
04:05atau terpaksa menaikkan harga,
04:07karena bahan bakunya masih diimpor,
04:09yang jelas itu kan menaikkan cost of production mereka.
04:13Dengan nanti kebijakan yang lebih bagus,
04:16itu kita akan melihat rupiah yang lebih stabil,
04:19sehingga para pedagang tahu tempe dan ibu-ibu rumah tangga juga
04:23bisa merasakan harga yang lebih baik
04:26dan tidak terbebani lagi beban hidupnya secara tidak mengalami
04:31karena akan beban hidup yang terlalu signifikan.
04:35Jadi, sinkronasi kebijakan ini amat baik sekali
04:39untuk ekonomi kita di level makro maupun di level mikro ke depannya.
04:45Mekian, Wassalamualaikum Wr. Wb.
Komentar

Dianjurkan