Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Tumpukan sampah di belakang Pasar Minggu Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menjadi sorotan warga. Sampah yang tidak diangkut selama tiga pekan menyebabkan akses lalu lintas menyempit dan memunculkan aroma tak sedap.

Warga yang melintas merekam kondisi sampah yang menggunung hingga meluber ke badan jalan. Kapasitas penampungan yang tidak lagi memadai membuat ruas jalan hanya dapat dilalui satu sepeda motor secara bergantian.

Selain mengganggu lalu lintas, aroma tak sedap dari tumpukan sampah juga dikeluhkan warga. Mereka berharap pemerintah segera melakukan pembersihan dan pengangkutan sampah secara rutin agar kondisi serupa tidak terulang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, mengatakan pihaknya telah menurunkan satu unit alat berat untuk mengeruk tumpukan sampah. Sampah tersebut kemudian diangkut ke tempat pembuangan akhir menggunakan tujuh unit truk.

#sampah #pasarminggu #cirebon

Baca Juga Jemaah Haji Indonesia Berburu Gelang & Parfum untuk Oleh-Oleh dari Tanah Suci di https://www.kompas.tv/nasional/673169/jemaah-haji-indonesia-berburu-gelang-parfum-untuk-oleh-oleh-dari-tanah-suci

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/673170/sampah-menumpuk-di-pasar-minggu-palimanan-cirebon-akses-jalan-menyempit
Transkrip
00:00Sampah menumpuk di belakang Pasar Minggu, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat menjadi sorotan.
00:06Sampah yang tidak diangkut selama tiga pekan membuat akses lalu lintas menyempit dan juga memicu aroma tak sedap.
00:16Warga yang melintas merekam tumpukan sampah yang menggunung.
00:20Bahkan kapasitas tempat yang tak lagi dapat menampung kuantitas sampah akhirnya meluber ke jalan.
00:26Ruas jalan hanya bisa dilalui satu motor dan itu pun bergantian.
00:32Aroma tak sedap yang keluar dari gunungan sampah juga membuat warga mengeluh.
00:37Warga berharap pemerintah segala membersihkan dan melakukan pengerukan rutin.
00:43Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono menyebut,
00:47pihaknya telah menurunkan satu unit alat berat untuk mengeruk tumpukan sampah
00:52dan sampah diangkut ke tempat pembuangan akhir menggunakan tujuh unit truk.
Komentar

Dianjurkan