Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 jam yang lalu
Tim gabungan TNI, Polri, dan Basarnas menemukan 32 potongan tubuh korban ledakan amunisi peninggalan Perang Dunia II di Kompleks Perikanan Biak, Kabupaten Biak Numfor, Papua.

Seluruh potongan tubuh yang ditemukan telah dievakuasi dan diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi lebih lanjut.

[Antara/Laksa Mahendra/Andi Bagasela/Rijalul Vikry]
Transkrip
00:05Tim gabungan TNI dan Polri Basarna serta tim J-Bom Gegana Polda, Papua terus melakukan pencarian korban serta sterilisasi di
00:13lokasi ledakan amunisi peninggalan Perang Dunia II di Kompleks Perikanan Biak Kabupaten Biaknum, Fuar, Papua.
00:20Memasuki hari ke-6 penanganan insiden, petugas menemukan 32 potongan tubuh yang diduga merupakan bagian dari korban ledakan.
00:29Petugas juga mengamankan 42 serpihan casing proyektil yang akan didalami untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
00:37Dalam rilis video yang diterima antara Jumat 5 Juni, Kapolres Biaknum For AKBP Ari Trestiawan mengatakan temuan tersebut diperoleh aparat
00:46saat operasi pencarian dan sterilisasi lokasi.
00:50Seluruh potongan tubuh yang ditemukan telah dievakuasi dan diserahkan kepada tim DVI untuk dilakukan identifikasi secara forensik.
00:58Selain menemukan potongan tubuh, petugas juga mengamankan sejumlah barang yang diduga milik korban berupa tiga parang, satu pisau, dan dua
01:06jam tangan.
01:08Sebelumnya, ledakan bom yang diduga berasal dari amunisi peninggalan Perang Dunia II terjadi pada Minggu 31 Mei lalu.
01:15Insiden ini menyebabkan enam warga meninggal dunia.
01:18Sementara itu, tiga korban lainnya dinyatakan hilang dan masih dalam proses pencarian.
01:23Tim kantor berita antara mewartakan.
Komentar

Dianjurkan