00:00Baik Rekan-Rekan Media, selamat pagi.
00:03Pada hari ini kami, Dewan Perlindungan Rakyat Republik Indonesia,
00:10sengaja berkumpul dengan teman-teman dari Pembaja Otoritas Moneter,
00:21maupun Kebujakan Fiskal, serta dari Pemerintah,
00:25untuk mengadakan evaluasi mengenai perkembangan ekonomi,
00:39sekaligus kemudian melakukan koordinasi bagaimana antara fiskal dan moneter bisa saling mendukung
00:49demi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik pada saat ini.
00:58Dan Alhamdulillah, hasil koordinasi pada hari ini telah menghasilkan beberapa kesepakatan
01:10yang tentunya akan disampaikan oleh masing-masing pihak,
01:17baik dari Otoritas Moneter, Fiskal, maupun dari pihak pemerintah.
01:24Untuk itu, kepada Gubernur Bank Indonesia saya persilahkan.
01:27Terima kasih yang kami hormati, Pak Tasbu, Pak Menteri Keuangan, Pak Haika, dan Pak Menteri Seksek,
01:35rekan-rekan media yang kami cintai dan banggakan.
01:40Kami tegaskan bahwa koordinasi fiskal dan moneter selama ini sangat-sangat erat,
01:46bagaimana sama-sama menjadwal stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
01:52Jadi, penguatan koordinasi fiskal dan moneter itu terus kita lakukan
01:58dan saat ini adalah memang difokuskan bagaimana fiskal dan moneter seirama
02:05saling mendukung, saling memperkuat dengan kewanangan masing-masing
02:08untuk memperkuat upaya-upaya bersama melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah.
02:16Nah, ada dua yang berkaitan dengan penguatan koordinasi moneter fiskal
02:24untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah.
02:29Yang pertama adalah meningkatkan daya tarik atau imbal hasil
02:35supaya portfolio influx kembali masuk.
02:38Dengan kenaikan bunga luar negeri, memang itu ada outflow.
02:44Ada saham dan SPN dan juga kecil di SRPI.
02:50Oleh karena itu, fiskal dan moneter sepakat
02:53untuk sama-sama meningkatkan daya tarik
02:56imbal hasil supaya influx ini
02:59kembali masuk besar dan mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.
03:05Nomor satu itu ya.
03:06Nomor dua adalah sama-sama menjaga kecukupan liquiditas
03:12di pasar uang dan perbankan.
03:15Dengan cara pengelolaan kas pemerintah tetap di BI,
03:20tapi itu saja ada peningkatan remunerasi
03:23atau bunga yang dibayarkan BI kepada pemerintah.
03:28Dengan demikian, operasi moneter itu tetap berjalan
03:32untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah,
03:34sementara operasi fiskalnya juga mendukung.
03:38Dua hal itu yang kami lakukan.
03:40Kami sepakat ini akan terus kita lakukan.
03:43Penguatan koordinasi fiskal moneter yang sudah kuat selama ini,
03:47sekarang diperkuat,
03:48dan secara berkesini buang,
03:50terus akan diperkuat,
03:51saling mendukung,
03:53saling memperkuat
03:55untuk sama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi,
03:58stabilitas makroekonomi
04:01sesuai dengan dinamika yang ada.
04:04Dengan keyakinan bahwa fundamental ekonomi kita itu bagus.
04:08Terima kasih.
04:10Terima kasih Pak Ketua.
04:12Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
04:14Jadi dari meeting RAPBN,
04:17dari pertemuan APBN kita kemarin,
04:20sudah terlihatkan fundamental ekonomi kita baik,
04:24fiskal juga dalam keadaan yang baik,
04:28amat baik malah,
04:29kalau kita lihat dari acuan-acuan yang ada.
04:31Jadi ke depan kita akan fokus
04:34memastikan kebijakan fiskal berjalan dengan baik,
04:38sehingga pertumbuhan kita semakin cepat.
04:41Dalam perjalannya tentu kita akan meningkatkan juga
04:44koordinasi dengan bank sentral.
04:46Kita akan mendukung bank sentral,
04:48memperkuat koordinasi
04:49supaya kebijakan semakin sinkron,
04:51supaya dampak kebijakan antara
04:53monetar dan fiskal lebih signifikan
04:56ke perekonomian.
04:58Dan tentunya,
04:59kalau kebijakannya sudah
05:01menyatu seperti itu,
05:03sinergi penuh,
05:04itu harusnya akan mengembalikan kepanjangan pasar
05:06ke nilai tukar rupiah,
05:08ke rupiah,
05:09sehingga rupiah akan meningkat
05:11secara signifikan,
05:13tidak akan melemah lagi ke level yang lebih tinggi dari sekarang.
05:15yang penting adalah kita ingin melihat dampak kemasyarakat
05:19yang positif dari rupiah itu.
05:22Kan saya dengar,
05:23penjual tempe,
05:25penjual tahu,
05:26sudah tergerus
05:29keuntungannya atau terpaksa menaikkan harga,
05:31karena bahan bakunya masih diimpor.
05:33Yang jelas,
05:34itu kan menaikkan
05:35cost of production mereka.
05:38Dengan nanti kebijakan lainnya bagus,
05:41itu akan kita akan melihat rupiah yang lebih stabil,
05:43sehingga para pedagang tahu tempe dan ibu-ibu rumah tangga juga
05:47bisa merasakan
05:49harga yang lebih baik
05:51dan tidak terbebani lagi
05:52beban hidupnya secara
05:54tidak mengalami kenaikan beban hidup
05:57yang terlalu signifikan.
06:00Jadi,
06:01sinkronasi kebijakan ini
06:02amat baik sekali
06:03untuk ekonomi kita
06:05di level makro
06:06maupun di level mikro
06:08ke depannya.
06:09Mikian,
06:10Wassalamualaikum Wr. Wb.
06:16Baik, terima kasih.
06:18Yang kami hormati,
06:19Pak Dasko sebagai pimpinan DPR,
06:24Benur Bank Indonesia,
06:25kemudian Penteri Keuangan dan
06:27Masyekal,
06:29Pimpinan Komisi 11,
06:32dan teman-teman media yang kami
06:35hormati
06:36dan kami banggakan
06:38yang hari Sabtu pagi masih
06:41terus menjalankan tugasnya.
06:44Pertama-tama tentu kami
06:47mewakili pemerintah
06:49menyampaikan terima kasih
06:49kepada Bapak Dasko
06:52sebagai pimpinan DPR
06:53yang telah
06:54memfasilitasi pertemuan
06:56pada pagi hari ini
06:58di antara kita semua
06:59karena kebetulan
07:00Pak Menko ekonomi
07:02sedang berada
07:04di luar negeri
07:05sehingga kami
07:06diminta untuk
07:07mewakili.
07:09Saya kira ini
07:10sebuah gambaran
07:11sinyal yang
07:13memang kita harapkan
07:14terjadinya
07:15koordinasi yang
07:17erat,
07:18koordinasi yang
07:19intens di antara
07:21seluruh
07:21pemangku kepentingan
07:23ekonomi
07:24di dalam
07:24rangka tadi
07:25menjaga
07:26baik
07:27moneter maupun
07:29fiskal kita
07:30terus berada
07:32di posisi yang
07:33kita harapkan.
07:34Dalam situasi
07:35hari ini
07:37menuntut
07:38kerjasama di antara
07:39kita semua
07:40bahwa kebijakan-kebijakan
07:42harus saling
07:43mendukung, saling
07:45memperkuat
07:46satu sama lain
07:47baik dari sisi
07:49ekonomi makro
07:50di moneter
07:51yang
07:51dibawah
07:52penurupang Indonesia
07:53maupun di sisi
07:54fiskal yang
07:55digendalikan oleh
07:56Menteri Keuangan
07:57yang
07:58kemarin dilaporkan
07:59dari angka-angka
08:00indikator
08:02menunjukkan bahwa
08:03sesungguhnya
08:03fundamental ekonomi kita
08:04memang cukup
08:06kuat
08:07tetapi
08:07kami juga
08:08merasa bahwa
08:09pemerintah harus
08:11terus mendorong
08:12program-program
08:14yang
08:14itu dapat
08:15meningkatkan
08:16pertumbuhan
08:18sektor ekonomi real
08:19untuk bisa
08:19di
08:19percepat
08:21terutama
08:22program-program
08:23di bidang
08:23pangan
08:24program-program
08:25di bidang
08:26energi
08:27kemudian program-program
08:28di bidang
08:30perikanan
08:30dan termasuk
08:32industrialisasi
08:33dan
08:33ilirisasi
08:35jadi saya kira
08:36itu yang dapat
08:37kami sampaikan
08:38sekali lagi
08:38terima kasih
08:39Pak Dasko
08:41ke depan
08:42semoga
08:43kita harus tetap
08:44optimis
08:45untuk
08:46menjalankan tugas
08:47dan fungsi kita
08:48masing-masing
08:49dalam rangka
08:49bersama-sama
08:50menjaga ekonomi
08:51kita tetap
08:52kuat
08:52tetap
08:53tumbuh
08:54dan
08:55berkenaan
08:55dengan masalah
08:56nilai tukar
08:57supaya bisa
08:58segera
08:59kembali
08:59seperti yang
09:00kita harapkan
09:00demikian
09:01terima kasih
09:02dan terima kasih
09:03Pak Perry
09:04berbaya dan masyarakat
09:05terima kasih
09:06baik
09:07teman-teman
09:07terima kasih
09:08terima kasih
Komentar