Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 hari yang lalu
PONTIANAK, DIO-TV.COM, Jumat, 5 Juni 2026 - Denny Handoko Vhalenthio Chandra Tokoh Sentral TPPU PT Simba Jaya Utama Illegal Gold Mining and Trading
Transkrip
00:09Denny Handoko Valentio Chandra dari PT Simba Jaya Utama, Provinsi Jawa Timur
00:14Denny Handoko dan Valentio Chandra sebagai tokoh sentral TPPU PT Simba Jaya Utama, perusahaan refinery emas merek Simba.
00:22Denny Handoko dan Valentio Chandra, jaringan mendiang Siman Bahar Laikin Pin tutup usia 62 tahun di Zongzhou, China, Minggu, 5
00:31April 2026.
00:33Sekarang fokus aset recovery KPK Barekrim Polri, melakukan pengusutan penggunaan struktur perusahaan, legalkan ilegal gold mining and trading.
00:42Denny Handoko, Direktur Utama PT Simba Jaya Utama, 13 Agustus 2021 hingga 14 September 2022.
00:50Valentio Chandra, Direktur Utama PT Simba Jaya Utama sejak 12 September 2022.
00:56Denny Handoko dan Valentio Chandra ditahan Barekrim Polri setelah ditetapkan tersangka tindak pidana pencucian uang, TPPU, 12 Mei 2026.
01:05Denny Handoko, anak mendiang Siman Bahar Laikin Pin.
01:10Valentio Chandra, dulu staf administrasi PT Loko Montrado, milik Siman Bahar Laikin Pin.
01:15Siman Bahar Laikin Pin tersangka TPPU KPK, 23 Mei 2023, rugikan negara 189 triliun rupiah.
01:25KPK terbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan, SP3, 23 April 2026.
01:32Sehubungan Siman Bahar Laikin Pin tutup usia, fokus aset recovery.
01:36Denny Handoko, Valentio Chandra berperan memutihkan hasil tambang emas ilegal melalui skema perdagangan, distribusi.
01:43Hingga penyamaran asal-usul aset bernilai besar yang beroperasi lintas daerah dan melibatkan jaringan bisnis tertutup.
01:49Pola operasinya tidak hanya sasar aktivitas tambang tanpa izin,
01:53tetapi manfaatkan perusahaan kendaraan legalisasi hasil kejahatan ekonomi.
01:57Emas hasil ilegal gold mining and trading dicampur ke rantai perdagangan resmi.
02:02Kemudian dikonversi menjadi aset bergerak maupun tidak bergerak untuk menyulitkan penelusuran aparat penegak hukum.
02:08Dalam konstruksi perkara TPPU,
02:11Denny Handoko dan Valentio Chandra diduga memiliki peran strategis dalam pengelolaan aliran dana.
02:16Pengendalian perusahaan, hingga pengaturan transaksi perdagangan emas agar tampak sah secara administratif.
02:22Modus lazim digunakan samarkan asal-usul keuntungan dari aktivitas pertambangan ilegal merusak lingkungan,
02:28gerus penerimaan negara.
02:30Aset recovery KPK Bares Krim Polri menjadi fokus utama dalam penanganan perkara yang melibatkan PT Simba Jaya Utama.
02:37KPK bersama Bares Krim Polri didorong tidak hanya berhenti pada penetapan tersangka.
02:41Tetapi melakukan pelacakan menyeluruh terhadap aset-aset yang diduga berasal dari hasil kejahatan.
02:46Penyitaan rekening, properti, kendaraan mewah, saham perusahaan, hingga jaringan usaha yang terafiliasi.
02:55Menjadi bagian penting untuk memutus mata rantai pencucian uang dan mengembalikan kerugian negara.
03:00Kasus ini dipandang sebagai gambaran bagaimana praktik ilegal gold mining tidak berdiri sendiri.
03:06Melainkan terhubung dengan jaringan perdagangan, korporasi,
03:09hingga sistem keuangan yang memungkinkan hasil kejahatan dilegalkan.
03:13Penegakan hukum terhadap TPPU menjadi instrumen penting karena menyasar jantung ekonomi para pelaku.
03:19Bukan sekadar aktivitas tambang ilegal di lapangan,
03:22ujar Syarifuddin Usman Esha, pengamat sosial Pontianak, Jumat, 5 Juni 2026.
03:28Menurut Syarifuddin Usman, jika pembuktian berjalan kuat di pengadilan,
03:33perkara berpotensi buka jaringan yang lebih luas.
03:36Terkait perdagangan emas ilegal nasional, ungkap Syarifuddin Usman.
03:40Termasuk keterlibatan aktor korporasi, pemodal,
03:44pelindung bisnis menikmati keuntungan eksploitasi sumber daya alam secara ilegal.
03:53Informasi lebih lanjut hubungi website biotv.com

Dianjurkan