00:00Dua tokoh masyarakat datangi penutupan pintu akses Gereja Kristentoraja.
00:04Habib Abdullah Ridowijaya dan Syarif Amin Muhammad datangi samping dan belakang Markas Kodam 12 Tanjung Pura.
00:11Berlokasi di Jalan Mayor Alianyang, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kuburaya, Senin Siang, 25 Mei 2026.
00:21Habib Abdullah Ridowijaya dari Kabupaten Kuburaya.
00:24H. Syarif Amin Muhammad, anggota fraksi Partai Nasional Demokrat, NASDEM.
00:30Pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, DPRD, Provinsi Kalimantan Barat.
00:35Kedatangan Habib Abdullah Ridowijaya dan Syarif Amin Muhammad didampingi kuasa hukum Gereja Kristentoraja Jemaat Sion, Ruh Herman Syahesha.
00:44Serta Ketua Persekutuan Inteligensia Kristentoraja, PIKI, Kabupaten Kuburaya dan Pengurus Gereja Kristentoraja, Bride Suryanus Alorante.
00:52Yang pasti bahwa apa yang kita saksikan ini, sengketa ini, memang harus dihadirkan beberapa pihak yang berkaitan mengenai ini.
01:02Mereka harus bisa duduk bersama untuk tabayun dan kita bisa menyaksikan untuk nilai-nilai kebenarannya itu akan muncul di sana.
01:11Dan jangan ada satupun, baik itu pihak aparat maupun apa saja, untuk kemudian menjadi orang di belakang yang akan memanfaatkan
01:21ini semuanya.
01:21Saya yakin semuanya insya Allah bisa diselesaikan dan saya mohon terutama kepada pemerintah untuk dapat menyelesaikan sengketa ini dengan segera,
01:30supaya tidak terjadi hal-hal yang meresahkan di masyarakat dan tentunya perlu juga untuk dimintain informasi kepada orang-orang yang
01:41terkait di sini.
01:43PT Bumi Indah Raya melakukan penutupan sepihak akses Jalan Gereja Kristentoraja, berupa tindakan intoleransi berimplikasi tindak pidana.
01:51Berupa penutupan sepihak Jalan Haji Masturah, samping Kodam 12 Tanjung Pura, dibangun Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2016.
01:59Karena penutupan sepihak akses Gereja Kristentoraja Jemaat Sion, 98 Kepala Keluarga dan Tanah Wakaf terisolasi total sejak tahun 2021.
02:08Termasuk berdampak terhadap keberadaan Tanah Wakaf di samping Gereja Kristentoraja, sehingga warga muslim yang akan dimakamkan.
02:15Mesti melewati jalan setapa sekitar 2 km dari Jalan Adi Sucitpo, dari sedianya tidak lebih dari 5 menit jalan kaki.
02:22Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya ke lapangan ini dan kasus ini sudah cukup lama.
02:28Sejak saya juga kodialusi satu, cuma saya bilang sekarang ini arugansi BRU yang mengklaim sebagai pemilih lahan ini sangat luar
02:38biasa.
02:39Kenapa saya katakan luar biasa? Kenapa harus dipakar belakang?
02:43Ya orang mau beri wadah juga tidak bisa berjalan dengan baiknya.
02:47Kalau kita di depan mungkin kita masih bisa memahami karena itu sedual itu misalnya ada hak tanah mereka kecil, walaupun
02:55sekecil-kecil dikit.
02:56Tapi berdasarkan dasar, menurut data yang kita info dari BPN, belakang ini mereka tidak punya data, hak milik mereka.
03:05Kenapa mereka harus memakar seperti ini?
03:09Mereka jangan jadi pelan takut di daerah sini.
03:14Mereka mentang-mentang mereka punya uang, saya enak saja melakukan alugansinya untuk kepentingan mereka sendiri.
03:23Walaupun ini berkaitan dengan tempat di badan, ini tidak baik sebenarnya.
03:27Kita kemarin pernah manggil mereka untuk hadir di acara, di kegiatan Dewan dalam rangka mempunyai masalah ini, mereka tidak hadir.
03:40Siapa mereka? Jangan soal-soal mereka punya uang bisa mengatur negara ini.
03:48Tak benar ini.
03:50Saya sebenarnya dulu berpikir tidak bicara diskerasi ini, tapi lihat situasi dan kudisi di lapangan seperti ini, mereka terlalu arugansi.
03:57Siapa di belakang mereka? Berani mereka pasang badan?
04:00Apakah itu apa atau apapun?
04:03Sampai Presiden tahu hal seperti ini, ini akan jadi masalah.
04:06Kita harapkan mereka kembali, jangan arugansi lah.
04:14Ini bukan negara mereka kok.
04:17Bukan hak mereka semuanya maksud saya.
04:20Jangan terlalu begini.
04:21Ini kan bicara umat.
04:25Wah ini hal dengan murah lain kan bermasalah.
04:27Ini untungnya tidak dengan umat tapi masalah sekitar tanah.
04:30Sekarang baik-baik sesuai dengan mekanisme yang biasa.
04:34Seperti ini.
04:36Mungkin itu saja.
04:37Saya berharap ini BRI juga untuk pikir jangan harus bisa mengayumi semuanya lah.
04:45Kalau dia berharap yang baik-baik karena di sini.
04:47Yang soal-soal dia banyak uang, banyak apa.
04:50Saya akan merugasinya dia kan bisa mengatur semuanya.
04:52Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kabupaten Kuburaya
04:55sudah beberapa kali melakukan mediasi.
04:58Tapi perwakilan dari PT BRU selalu tidak mau hadir.
05:01Dengan alasan tidak jelas.
05:02Jalan Haji Masturah dibangun menggunakan anggaran pemerintah Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2016.
05:09Atas usulan Kodam 12 Tanjung Pura melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Barat.
05:15Pembangunan Jalan Haji Masturah tahun 2016
05:18turut melibatkan ahli waris keluarga Hajah Matsurah menghibahkan tanah untuk keperluan jalan.
05:23Di mana kemudian dikenal dengan nama Jalan Haji Matsurah atau Jalan Hamas
05:27dan diketahui oleh pihak Kecamatan Sungai Raya.
05:30Bahwa kami di sini melakukan peninjauan lapangan terkait dengan sengketa
05:38antara pihak gereja, masyarakat, dan warga setempat.
05:44Kami mewakili klien kami, Pak Bride, dalam hal memperjuangkan hakumnya.
05:52Karena terkait dengan penutupan akses, penutupan jalan yang dilakukan oleh pihak PTBU.
06:01Nah ini yang kami pertanyakan, bahwa tidaklah patut PTBU memblok jalan
06:11atau menutup akses jalan yang dalihnya itu di ujung jalan itu adalah ada hak miliknya.
06:18Namun demikian, yang kami sayangkan adalah kenapa tidak mempertimbangkan akses umum
06:27dan juga untuk kepentingan umum.
06:29Karena di dalam ketentuan hukum juga menyatakan bahwa seseorang yang memiliki hak milik
06:36atau memiliki sertifikat itu juga harus lebih juga mengutamakan kepentingan umum.
06:44Nah ini yang mesti sama-sama kita lakukan pencermatan.
06:51Di dalam situ adalah jalan ini sudah bertahun-tahun ya, artinya dilalui oleh masyarakat.
06:58Yang kedua sudah ditingkatkan dengan pembangunan jalan melalui dana APBD Provinsi Kalimantan Barat.
07:09Selanjutnya di dalam adalah ada akses untuk gereja, gereja dan ada pemakaman muslim
07:17serta lalu lintas perekonomian masyarakat.
07:21Ini yang mesti jadi perhatian dan kami dalam hal ini lagi memperjuangkan hak kepentingan hukum
07:28dari pihak yang memberi kuasa kepada kami bersama rekan kami yang berada di Jakarta.
07:38Kami juga minta perhatian nanti pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
07:43Kami juga sudah beberapa surat yang kami sampaikan berupa tembusan
07:50terkait juga dengan pemberitahuan bahwa terkaitnya adanya sengketa persoalan di sini.
07:56Nah karena apa?
07:58Kami ingin bahwa kepentingan umum hak-hak masyarakat itu lebih didahulukan
08:04dari kepada kepentingan pribadi.
08:08PT. BRU kami ketahui telah mampu memberikan hibah kepada lembaga-lembaga negara yang besar.
08:15Kenapa hanya untuk ujung jalan itu walaupun didalilkannya itu tanah masih ada haknya
08:25tidak mampu dihibahkan untuk kepentingan jalan umum.
08:30Yang kedua walaupun berdalih bahwa sudah ada izin prinsip dari pemerintah Kabupaten Kuburaya
08:39namun kami juga menyampaikan di sini bahwa izin yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah
08:47tentu tidak boleh bertentangan dengan kepentingan umum yang lebih tinggi
08:53kepentingan masyarakat atau hak-hak hajar hidup masyarakat
08:58hanya untuk segelintir atau dari untuk pihak-pihak tertentu.
09:04Nah untuk itu kami berharap sebelum kami lebih lanjut melakukan langkah-langkah hukum
09:14ya tentu kami berharap perhatian dari pihak PT. BRU
09:19dan juga berharap perhatian dari masyarakat luas
09:24daripada organisasi keagamaan, organisasi masyarakat yang lainnya
09:32bahwa di sini juga ada persoalan, di sini ada penutupan ekses jalan
09:38yang dilakukan oleh pihak subjek hukumnya adalah PT. BRU
09:45dan itu menghambat ekses orang yang mau ke gereja, mau beri badat.
09:51Nah kalau dilihat faktanya di lapangan itu karena sudah ditutup
09:57itu harus masuk melewati halaman kodam
10:01dan masuk melalui yang disediakan oleh kodam itu
10:07hanya sekecil pintu samping ya, samping pagar kodam.
10:11Nah kami pertanyakan nanti bagaimana hak jemaat gereja
10:17yang sudah lansia, hak jemaat gereja yang disabilitas ya
10:24sehingga mengganggu, yang sehat saja kami pikir sudah berhalangan ya
10:31untuk menghalangi untuk memasuki gereja
10:36juga hak ekonomi masyarakat yang ingin berlalu lintas
10:40yang ingin melakukan usaha atau apa ya
10:43ini yang kami sayangkan, demikian.
10:46Komando Daerah Militer 12 Tanjung Pura mengambil inisiatif
10:49membuka akses masuk gereja Kristen Toraja Jemaat Sion
10:52lewat markas
10:53dan dibuka pintu akses di bagian belakang
10:56Komando Daerah Militer 12 Tanjung Pura
10:58setiap peribadatan hari Minggu.
11:01Pada hari biasa, jalan akses khusus hanya bisa dibuka
11:04setelah terlebih dahulu ada pemerintahuan sebelumnya
11:06dari gereja Kristen Toraja.
11:08Bride Suryanus Alorante
11:10mengucapkan terima kasih kedatangan Habib Abulah Ridowijaya
11:13dan Syarif Amin Muhammad.
11:15Saya Bride Suryanus Alorante
11:17Ketua PIKI
11:21Persekutuan Inteligensia Kristen Indonesia
11:23daerah ini, Kabupaten Ibu Raya
11:26segaligus juga warga gereja atau raja
11:29yang ada di sebelah sana
11:30dan juga warga penduduk di sini
11:33dan saya di situ
11:34berbagai segi saya mewakili
11:40saya mengucapkan terima kasih kepada
11:43Habib Guru
11:44saya sebut Habib Guru
11:45karena bagi saya beliau ada guru
11:47tapi beliau menyebut saya
11:48Abang Habib Guru
11:50Habib Abdullah Ridowin Yahya
11:53atas empati dan ketatangannya
11:55menunjukkan rasa solidaritas
11:58atas tindakan-tindakan yang kami alami
12:01warga dan jemaat gereja
12:03tindakan intoleransi
12:06sehingga beliau datang
12:07simpatinya.
12:09Yang kedua
12:10kepada saudaraku Habib Amin
12:14anggota DPRD
12:15Provinsi Kalimantan Barat
12:17dari Partai Nasdem
12:18yang sudah berempati juga
12:21dan belajar dan memetahui
12:24persoalan yang sebenarnya
12:26setelah bertahun-tahun
12:29bertahun-tahun
12:30terjadi polemik kepentingan
12:32antara gereja
12:34warga masyarakat
12:35PT. BRU
12:37dan lain sebagainya
12:38dan tanah wakam muslim
12:40di sebelah gereja
12:41sehingga beliau terwetul
12:43untuk tahu masalah
12:45dan semoga menjadi
12:47alat atau bahan
12:48untuk perbaikan
12:50penyelesaian seran juga.
12:51Dan kepada adik-adik mahasiswa
12:52dari
12:53GMKI
12:55PMKRI
12:56dari keluarga besar
12:58serumpun bangsa Melayu
13:00Kuburaya
13:01yang diberi oleh ketuanya
13:04Lukman Hakim
13:05teman-teman dari
13:08garda depan
13:09Laskar Kristus
13:10para penintah
13:11pendeta yang di luar
13:12Kuburaya pun datang
13:13menunjukkan simpatinya
13:16atas perjuangan ini.
13:17Ini bukan perjuangan pribadi
13:18ini perjuangan bersama
13:20untuk menunjukkan Indonesia
13:21adalah
13:22Indonesia yang berwarna
13:25beraneka
13:26dan ikat
13:27jadi
13:29ini perjuangan bersama
13:31ayo kita sama-sama berdoa
13:32dan berharap
13:33serta berkomitmen
13:34untuk menjadikan Indonesia
13:36lebih baik
13:36Indonesia yang menghargai
13:38toleransi
13:39yang holistik
13:40dan saling
13:41menghargai
13:43satu sama lain
13:44adalah sama
13:45di mata hukum.
13:46Terima kasih
13:47Semoga
13:48Allah Subhanahu Wa Ta'ala
13:50Tuhan Yang Maha Esa
13:52campur tangan
13:53untuk penyelesaian
13:55secara
13:56adil dan
13:58bijaksana
13:59bagi setiap pihak
14:00tidak ada
14:01yang kalah
14:01tidak ada menang
14:02untuk kepentingan masalah.
14:03Pihak gereja
14:04Kristen Toraja Jemaat Sion
14:06sudah melapor
14:07ke kepolisian
14:07daerah Kalimantan Barat
14:08pada
14:09Jumat
14:1017 Februari
14:112023.
14:12Sehubungan
14:13preman suruhan
14:14PT Bumi Indah Raya
14:15dan adanya intimidasi
14:16terhadap gereja
14:17Kristen Toraja
14:18saat demonstrasi
14:19Sabtu
14:2025 Februari
14:212023.
14:23Sampai sekarang
14:24tidak ada respons
14:24dari kepolisian
14:25daerah Kalimantan Barat.