00:00Hal serupa dialami perajin tempe di Tegal, Jawa Tengah.
00:04Harga kedelai impor yang menembus Rp11.300 per kilogram,
00:09ditambah mahalnya harga plastik pembungkus membuat mereka kian terjepit.
00:14Alhasil, para perajin terpaksa menaikkan harga jual tempe ke konsumen,
00:19sekaligus mengurangi ukurannya.
00:21Tempe satu balok kini beratnya kurang dari satu kilogram,
00:25dan harganya pun naik dari Rp10.000 menjadi Rp13.000.
00:29Perajin juga terpaksa memangkas volume produksi dari 30 hingga 40 kilogram,
00:35jadi 15 hingga 20 kilogram per hari.
00:41Iya, sekarang harga kedelai selak naik.
00:46Satu minggu naik, malah satu hari naik, satu hari naik, Pak.
00:49Soalnya apa? Saya juga kurang tahu kok naik terusan,
00:54sampai sekarang nyampe Rp11.000.
00:57makanya gimana ini nasib tukang tempe tahu tuh,
01:01yang menggolang tempe tahu.
01:03Terus apalagi untuk pembungkusnya tempe plastik,
01:07ya juga naik.
01:08Jadi mau diaduk, gimana nih,
01:12jualnya itu agak susah.
01:14Orang-orang di pasar, di kelilingan,
01:16ya juga kalau dinaikkan,
01:18kayaknya orangnya pada susah.
01:19Jadi akhirnya,
01:20secara kita jual tempe,
01:23kadang-kadang saya mengurangi potongan.
01:24Terima kasih telah menonton!
Komentar