Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kenaikan harga kedelai impor turut dirasakan para perajin tempe di Tegal, Jawa Tengah. Harga kedelai yang kini menembus Rp11.300 per kilogram, ditambah meningkatnya biaya bahan pendukung seperti plastik pembungkus, membuat biaya produksi terus bertambah.

Kondisi tersebut memaksa para perajin melakukan berbagai penyesuaian agar usaha tetap berjalan. Salah satunya dengan menaikkan harga jual tempe kepada konsumen sekaligus mengurangi ukuran produk.

Jika sebelumnya tempe satu balok dijual seharga Rp10 ribu, kini harganya naik menjadi Rp13 ribu per balok. Selain itu, berat tempe yang diproduksi juga berkurang dan kini berada di bawah satu kilogram per balok.

Tidak hanya itu, para perajin juga mengurangi volume produksi harian untuk menekan biaya operasional. Produksi yang sebelumnya mencapai 30 hingga 40 kilogram per hari kini turun menjadi sekitar 15 hingga 20 kilogram per hari.

Para perajin berharap harga bahan baku dapat kembali stabil sehingga biaya produksi dapat ditekan dan usaha pembuatan tempe tetap dapat berjalan di tengah meningkatnya berbagai kebutuhan produksi.

#Tempe #Tegal #KedelaiImpor

Baca Juga Utamakan Pasokan Dalam Negeri, Tawaran Impor Daging dan Susu Prancis Masih Dikaji di https://www.kompas.tv/ekonomi/672781/utamakan-pasokan-dalam-negeri-tawaran-impor-daging-dan-susu-prancis-masih-dikaji

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/672786/perajin-tempe-tertekan-harga-kedelai-tembus-rp11-300-per-kilogram-sapa-siang
Transkrip
00:00Hal serupa dialami perajin tempe di Tegal, Jawa Tengah.
00:04Harga kedelai impor yang menembus Rp11.300 per kilogram,
00:09ditambah mahalnya harga plastik pembungkus membuat mereka kian terjepit.
00:14Alhasil, para perajin terpaksa menaikkan harga jual tempe ke konsumen,
00:19sekaligus mengurangi ukurannya.
00:21Tempe satu balok kini beratnya kurang dari satu kilogram,
00:25dan harganya pun naik dari Rp10.000 menjadi Rp13.000.
00:29Perajin juga terpaksa memangkas volume produksi dari 30 hingga 40 kilogram,
00:35jadi 15 hingga 20 kilogram per hari.
00:41Iya, sekarang harga kedelai selak naik.
00:46Satu minggu naik, malah satu hari naik, satu hari naik, Pak.
00:49Soalnya apa? Saya juga kurang tahu kok naik terusan,
00:54sampai sekarang nyampe Rp11.000.
00:57makanya gimana ini nasib tukang tempe tahu tuh,
01:01yang menggolang tempe tahu.
01:03Terus apalagi untuk pembungkusnya tempe plastik,
01:07ya juga naik.
01:08Jadi mau diaduk, gimana nih,
01:12jualnya itu agak susah.
01:14Orang-orang di pasar, di kelilingan,
01:16ya juga kalau dinaikkan,
01:18kayaknya orangnya pada susah.
01:19Jadi akhirnya,
01:20secara kita jual tempe,
01:23kadang-kadang saya mengurangi potongan.
01:24Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan