Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang berjanji akan melakukan efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menyampaikan bahwa saat ini dirinya Bersama tim akan lebih focus memperbaiki kualitas.

"Kami berharap bisa menurunkan lagi namun tidak mengurangi sasaran. Kami akan terus melakukan efisiensi anggaran di berbagai bidang," ujar Nanik dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Baca Juga Instruksi Prabowo ke Kepala BGN Nanik S Deyang: Siswa Daerah 3T Jadi Prioritas Terima MBG di https://www.kompas.tv/nasional/672912/instruksi-prabowo-ke-kepala-bgn-nanik-s-deyang-siswa-daerah-3t-jadi-prioritas-terima-mbg

#bgn #naniksdeyang #mbg

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Galih

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/672916/full-gantikan-dadan-kepala-bgn-nanik-deyang-janji-efisiensi-anggaran-mbg-fokus-perbaiki-kualitas
Transkrip
00:00Sehat semua teman-teman, mohon maaf yang WA yang apa memang belum saya jawab karena biar terjadi keadilan, kita lakukan
00:12compress.
00:13Nanti kalau satu saya jawab, keluar duluan kan waktu ini terjadi penganak tirian.
00:25Kemudian, sebetulnya kami juga akan compress kemarin, tapi ternyata kemarin seharian kami ada di Sentul.
00:34Lalu hari ini kami baru selesai, baru saja selesai melakukan rapat koordinasi kami para pimpinan baru di Badan Gizi Nasional.
00:50Sebelum saya menyampaikan, karena tadi sudah ada yang tanya, ibu apa hari ini acaranya apa kami rapat konsolidasi bocorannya dong.
01:01Nah, nanti tak bocorkan ke semua bahwa apa sebetulnya konsolidasi kita hari ini.
01:08Sebelum saya menuju ke angle utamanya, saya kenalkan diri saya, teman-teman sudah kenal.
01:16Saya Nani Estiang, Sarjana Biologi ya, saya ulang bukan Sarjana Kehutanan, Sarjana Biologi.
01:24Kemudian, tadinya Wakil Kepala BPN.
01:30Sebelah saya, Ibu Agustina Arum Sari, AKMH, beliau sudah 34 tahun di bidang pengawasan dan audit.
01:44Sebelumnya, beliau merupakan wakil dari Kepala BPKP.
01:52Dengan tugas dari Pak Presiden, sesuai dengan keahlian beliau, beliau akan mengawasi dengan super ketat patah kelola dan keuangan negara
02:10yang di BPN.
02:15Kemudian, di sebelah saya, Bapak TNI Trenggono SIMAP, sebelum ditanyakan mengapa TNI aktif,
02:25saya tanyakan sudah diajukan proses pengunduran diri dan mungkin dalam waktu dekat beliau sudah pensiun.
02:36Tapi, proses pengunduran dirinya sudah dilakukan berlangsung sejak kemarin.
02:43Beliau, mengapa mungkin pertanyaannya kalau ada militer?
02:48Beliau sebelumnya adalah wakil direktur utama PT Agrinas, Pangan, Nusantara.
02:53Kenapa ada militer?
02:55Nanti kaitannya dengan program 3T, di mana kami membutuhkan ahli teritorial.
03:07Pada hari ini, kami, unsur pimpinan, telah memulai konsolidasi internal BPN.
03:16Hal utama yang telah kami bahas dan kami siapkan, rencana kerjanya adalah menuju pada efisiensi anggaran.
03:31Kami konsen, hal pertama yang kami lakukan adalah untuk melakukan efisiensi anggaran sehingga meskipun sekarang sudah dipotong 2, tinggal 268.
03:53Kami berharap masih bisa menurunkan lagi, namun tidak mengurangi sasaran.
04:02Jadi, kami akan terus melakukan efisiensi anggaran di berbagai bidang.
04:10Dalam rangka efisiensi anggaran, maka hal yang kami lakukan adalah pertama, refocusing penerima manfaat.
04:23Dua, moratorium dapur titik-titik baru.
04:29Tiga, pembenahan dapur-dapur yang telah berdiri dan telah beroperasi agar sesuai dengan standar untuk menghasilkan makanan yang berkualitas termasuk
04:45perbaikan dan pelatihan SDM.
04:49Artinya, bila dapur itu tidak sesuai, tentu kami akan melakukan suspensi.
04:56Empat, merealisasikan program MBG untuk daerah 3T, tertinggal, terdepan, dan terluar dengan beberapa alternatif skema pelaksanaan agar tidak membebani ABBN.
05:15Nah, itulah yang sore hari ini kami konsolidasikan, jadi kami fokus kepada efisiensi anggaran.
05:28Demikian dari kami, dan insya Allah kita akan bertahap bicaranya, kita akan adakan jumpa pers, sesering mungkin, mungkin minggu depan
05:44juga kita akan jumpa pers lagi, tentang tema-tema yang lain.
05:48Tapi sore hari ini, kita akan berbicara pada efisiensi anggaran.
05:53Terima kasih.
05:54Baik, terima kasih Ibu Nani.
05:56Kan beresin dulu ini.
06:00Misalnya di sekatu kecamatan ini cukup kok 6 saja.
06:04Sudah, ya 6 saja.
06:07Jadi moratorium, nah, lalu apakah nanti dibuka?
06:10Kalau kemudian setelah kita lihat kurang, baru kita buka lagi pendaftarannya.
06:19Jadi kami beresi dulu, mas.
06:20Beresi dulu.
06:21Karena apa?
06:22Jujur sekarang yang lumpuh ini dianglumerasi, yang 3T belum kesentuh.
06:27Jadi Pak Presiden pesennya, kami harus ke 3T dulu.
06:33Demikian, mas.
06:38Berapa lama Bu ini untuk moratoriumnya?
06:41Ya, secepatnya lah ya.
06:43Pokoknya, ya, kan kita intinya pemerataan.
06:49Pemerataan itu dalam arti bukan pemerataannya dapurnya harus dapet PM itu enggak.
06:53Tapi pemerataan dalam arti semua anak-anak harus dapet.
06:56Tapi juga tidak dengan banyak dapur.
06:59Kalau banyak dapur kan tidak efisien.
07:01Karena kita sewa dapur, Tom.
07:03Nah, ini untuk kita rem dulu.
07:06Rem dulu dan ditata.
07:08Berapa kira-kira misalnya satu kecamatan, satu kabupaten ini idealnya berapa?
07:13Ini gampang banget.
07:14Cepat karena kan kita sekarang kerjasama dengan bigdasmen, dengan Kemenduk Bangga ya.
07:22Jadi untuk menghitung nanti berapa sebetulnya yang dibutuhkan.
07:27Demikian.
07:28Ya, mungkin dari tengah.
07:31Lalu nanti ujung kanan.
07:37Selamat sore, Bu Nahani.
07:39Pernahal saya Lydia dari berita nasional.com.
07:41Ibu izin tadi sempat dibilang untuk yang di 3T itu dengan metode, dengan model lain gitu ya nanti MBG-nya
07:49itu mungkin bisa dibagikan bagaimana.
07:53Dan anggarannya tadi kan mau dipotong.
07:57Kira-kira udah ada rinciannya belum, Bu?
07:59Besarannya bagaimana yang bisa diepesiasiinkan dan yang untuk di 3T difokuskan kira-kira berapa gitu?
08:06Terima kasih.
08:07Terima kasih, Mbak Lydia.
08:13Aku, kita akan hari pertama urung hitung-hitung angka, Mbak.
08:16Tapi belum kita hitung-hitung angka, tapi intinya.
08:19Bulu kan formalisinya menggunakan dibangun dengan pakai seluruhnya anggaran negara.
08:25Yang sekarang itu kita coba ada alternatif-alternatif lain.
08:30Misalnya, misalnya ada CSR BUMN, ada hibah dari negara lain.
08:37Itu banyak loh hibah-hibah ini.
08:39Bahkan sekarang sudah ada juga beberapa yayasan yang menerima hibah untuk membangun dapur.
08:44Kemudian ada juga misalnya kalau ada pengusaha, dia berinvestasi di tempat yang terpencil.
08:53Kemudian ada sekolah, ada lain-lain.
08:56Mereka juga punya CSR kan?
08:59Nah, itu untuk bisa membangun.
09:01Jadi ada beberapa alternatif.
09:03Intinya untuk mengurangi beban anggaran APBN.
09:08Yang dulu kan full 100% mau dibiayai oleh APBN.
09:13Nah, dan kita juga ininya tidak harus membangun dapur baru.
09:17Itu prinsipnya.
09:18Kita bisa menggunakan dapur-dapur misalnya, kantin, sekolah.
09:24Karena 3T ini cuma ada yang 200, ada 81, ada 47 orang di wilayah-wilayah itu.
09:33Jadi tidak mungkin kita membangun dapur-dapur baru.
09:36Jadi yang sudah ada existing, tidak tahu dapurnya siapa.
09:39Mungkin ada dapur umum atau apa.
09:42Intinya tidak harus membangun dapur baru.
09:44Oke, terima kasih.
09:46Ya, satu lagi ya.
09:48Satu lagi ya.
09:48Dari secara kanan, terlihatkan.
09:49Selamat sore, Ibu-Ibu.
09:52Dan Bapak, Andi, Pak, Ibu dari Katagasa.
09:56Ada pertanyaan.
09:58Yang pertama buat Bu Arum mungkin ya.
10:01Kan ini salah satu alasan.
10:05Moratorium tadi udah tak jawab.
10:07Masuk dijawab lagi.
10:10Nah, jadi gini.
10:12Gampaknya ya.
10:13Kemarin kami bertiga di Panggil Presiden dan kami sudah menyampaikan ke beliau.
10:19Tahun 2026 ini, mon, Bapak, kami tidak mengejar kuantitas.
10:24Kami akan perbaiki kualitas.
10:26Sehingga bisa jadi kami tidak akan mengejar ke 82 juta.
10:30Tapi bagaimana dapur-dapur ini sehat.
10:34Memberikan makan yang bergizi ya.
10:37Lalu refocusing.
10:39Misalnya nanti akan kita juga kalau ada sekolah-sekolah yang mahal gitu.
10:44Kan kita tanya apakah masih perlu MBG.
10:47Nah, ini yang kita alihkan ke 3T.
10:51Jadi bisa aja sebetulnya penerima manfaatnya bertambah.
10:54Tapi tambahannya ini sebetulnya mengurangi dari yang tidak fokus mungkin selama ini.
11:00Nah, sekarang kita fokuskan.
11:01Kan, sekarang kan semua sekolah dikasih.
11:04Nah, sekarang kita fokuskan adalah ke 3T dan terutama untuk 3B.
11:11Boleh sekedar untuk gambaran 3B.
11:13Jadi setelah kita diskusi dengan para pakar.
11:18Kami ini selalu diskusi dengan para pakar untuk mengambil kebijakan.
11:22Kami kumpulkan dengan para profesor di bidang anak, apa namanya, dokter anak, lalu ahli kisik.
11:32Bahwa mereka itu mengatakan bahwa intervensi kisik itu paling bagus adalah saat mulai kandungan bulan pertama sampai usia 9 tahun
11:47atau sampai SD.
11:48Nah, kita yang kejar ke sana.
11:50Makanya kemarin kita kan sampai mengeluarkan ancaman.
11:54SPPG harus ada 3B.
11:57Bumil, Buswi, Balita.
12:00Kalau enggak kita suspend.
12:02Alhamdulillah hasilnya bagus 2 minggu tuh.
12:05Kan ini ada 22 juta 3B.
12:08Nah, itulah kira-kira ya, pokoknya fokus mas.
12:11Biar anggarannya juga fokus ya kan, ke sana, terkapai.
12:14Nah, itu.
12:15Terus apalagi tadi, Bu Arum Sari ya.
12:20Baik, terima kasih.
12:22Tadi sudah dikenalkan, Bu Kepala ya, bahwa background saya adalah dari BPKP.
12:29Saya auditor 34 tahun, jadi kami ini kalau namanya auditor pasti ekspertisnya adalah di bidang tata kelola dan pengendalian internal.
12:40Jadi itu satu paket lah sebenarnya ya.
12:43Nah, kalau inovasi konkretnya apa gitu ya, itu mungkin realnya mungkin saya belum begitu detail lah ya.
12:53Tapi yang saya sudah sepintas tahu ya, kan memang adalah portal MBK lah, dialur, sistem-sistem yang ada di sini,
13:03SPPGN dan sebagainya.
13:04Hari ini saya sepintas sudah melihat belum terintegrasi, kemudian validasi, proses validasinya itu sepertinya belum ada.
13:14Jadi hal-hal itu yang nanti akan menjadi concern saya, karena kalau kita bicara tata kelola tapi kita tidak membuat
13:22sebuah sistem,
13:23tidak kita masukkan maksudnya ya, tidak kita masukkan ke dalam sistem, maka akan tergantung orang.
13:29Nah, kami akan mencoba nanti bahwa kebijakan, kebijakan strategis yang sudah disampaikan oleh Pak Presiden dalam hal ini memberikan prioritasi
13:40kepada tadi daerah 3T misalnya,
13:44nanti kita akan ambil datanya dan sebagainya.
13:47Nah, dan itu saya sudah bicara juga kemarin ke bulan ketemu, kita kolaborasi dengan kementerian-kementerian lain,
13:55karena sebenarnya kementerian lain bisa jadi sudah punya data.
13:59Ya, misalnya yang jelas yang sekarang sudah dipakai juga nih,
14:06ya di data untuk yang dapodik misalnya gitu ya.
14:11Nah, tapi kita akan memperluas nanti dengan data-data yang lain, kami akan bekerjasannya dengan MNCAS yang mungkin sudah punya
14:20sebenarnya data
14:20dan sudah punya program juga misalnya untuk stunting dan sebagainya.
14:24Jadi, itu mungkin saya mohon maaf, saya belum bisa menjawab terlalu jauh,
14:29karena kalau Gunani kan sudah lebih dahulu di sini ya,
14:32kalau saya ini benar-benar baru hari pertama,
14:34juga baru, dan saya juga belum dapat ruangan mas,
14:37karena ruangannya masih disekel, jadi belum bisa mungkin, mohon maaf.
14:41Nanti saya akan terus mengupdate,
14:44seperti tadi Bu Kepala sampaikan,
14:48kita akan terus mengupdate gitu ya.
14:53Sebenarnya, Ibu dan Bapak ya,
14:55kita sebenarnya sudah mendapat banyak rekomendasi,
14:58ya termasuk dari KPK.
15:00Maka pasti nanti akan kita sesuaikan-sesuaikan dengan kondisi-kondisi.
15:04Ada dari KPK, mungkin ada beberapa pihak juga yang sudah memberikan rekomendasi.
15:09Hal-hal yang baik dan sesuai,
15:14pasti nanti akan kita laksanakan.
15:16Gitu ya Pak ya.
15:17Jadi, yang jelas tugas saya adalah nanti,
15:21tata kelola yang akan dibangun harus disistemkan gitu.
15:25Supaya tidak tergantung pada orang,
15:29tapi harus disistemkan.
15:30Mulai dari data, tata kelola data, sistem informasinya juga,
15:35kemudian tata kelola yang lainnya.
15:37Itu mungkin yang jawaban saya.
15:40Mohon maaf kalau belum bisa memuaskan, baru hari pertama Mas.
15:52Terima kasih teman-teman semua media yang sejauhnya memang suka luar biasa,
15:59membantu program MBD.
16:01Mohon doanya,
16:03mohon dukungannya,
16:05dan mohon dikoreksi kalau kami salah.
16:07Kami butuh banyak masukan,
16:10dan dengan Mbak Hida tadi sudah kita instrupsikan seminggu sekali,
16:15insya Allah kita bisa bertatap muka setiap minggu atau maksimal dua minggu sekalilah.
16:20Soalnya saya juga masih sijak ya.
16:23Oke, baik.
16:24Terima kasih untuk teman-teman semua.
16:27Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
16:29Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
16:31Terima kasih.
16:32Ini enggak ada doorstop ya teman-teman.
16:35Nanti kita share.
Komentar

Dianjurkan