00:00Beralih ke informasi lain, saudara pelatih Timnas Indonesia, John Hartman,
00:04terus melakukan persiapan untuk menghadapi dua laga pertandingan resmi
00:08melawan Oman dan Mozambik pada Jumat besok dan selasa 9 Juni mendatang.
00:13John telah memanggil 23 pemain, 21 pemain diantaranya telah hadir sejak Senin 1 Juni lalu.
00:21Pelatih Timnas, John Hartman, bilang perbaikan skema pertahanan menjadi fokus utama Timnas.
00:27Jai Zez dipastikan tidak akan memperkuat Timnas dalam laga nanti.
00:44Dikutip dari laman kompas.com, Ketua Badan Tim Nasional Sumarji memastikan
00:50Calvin Verdong yang terlambat bergabung tetap akan memperkuat Timnas Indonesia
00:55dalam laga menghadapi Oman dan Mozambik.
00:57Indonesia mengejar target meraih kemenangan penuh atas Oman
01:01yang membuat Indonesia meraih tambahan 6,56 poin.
01:05Sementara kemenangan atas Mozambik dapat meraih 5,69 poin.
01:16Kehilangan Jai Zez pada laga FIFA Match Day, Timnas Indonesia tidak hanya mengurangi kekuatan lini pertahanan skuad Garuda
01:22pun kepemimpinannya di lapangan sebagai kapten.
01:25Pelatih Timnas, John Hartman, bilang skuad Garuda akan dipimpin pemain persija Rizky Rido
01:30berdasarkan hasil kesepakatan para pemain.
01:34Sementara, penggawat Timnas Rayan Hanan menilai Rido merupakan sosok tepat sebagai deputi Bang Jai.
01:40Tak hanya memiliki pengalaman panjang di Timnas, Rido juga selama ini jadi jembatan komunikasi
01:45baik antar sesama pemain maupun dari pemain ke staff pelatih.
02:09Sangat baik menurut saya karena Mas Rido juga di Timnas Senior sudah lama gitu
02:15dan dia bisa menjadi jembatan juga bagi semua pemain gitu
02:19dan sangat baik menurut saya menunjukkan Mas Rido sebagai kapten.
02:24Jabatan kapten bukanlah hal baru bagi Rido.
02:27Selain menjabat sebagai kapten di Persija, Rido tercatat dua kali didapuk sebagai kapten di level Timnas.
02:33Kala menghadapi Vietnam 2024 dan saat melawan Taiwan pada 2025.
02:38Angganu Rizky, Riki Sultana, Kompas TV Jakarta.
02:44Menjelang laga melawan Oman dan Mozambik, pelatih Timnas Indonesia John Hedman telah mempersiapkan 23 pemain.
02:51Sejumlah nama baru akan dicoba John Hedman.
02:53Apakah akan ada kejutan formasi dalam pertandingan besok melawan Oman?
02:57Kita akan bahas bersama analis sepak bola, Haris Pardede atau yang kita akrab sapa Bung Harpa.
03:03Selamat sore Bung Harpa.
03:05Ya Bung Harpa, kita mengetahui ada fakta menarik bahwa Oman berada di peringkat 79 dan Indonesia di peringkat 122.
03:14Untuk saat ini, organisasi yang solid dilakukan oleh Tim Oman dan juga memiliki kekuatan fisik untuk laga besok.
03:22Lalu seperti apa formasi yang akan dilakukan oleh John Hedman untuk menghadapi Oman?
03:28Ya ini akan menjadi pertandingan ketiga Tim Nasionali bawa John Hedman.
03:33Pertandingan ketiga juga buat Tim Nasionali kita di tahun ini.
03:37Tapi kalau kita lihat dalam beberapa waktu ke depan sebenarnya prioritas ini menjadi menarik.
03:43Tadi sempat teman-teman redaksi menyebut soal ranking FIFA.
03:46Ya kalau kita menang lawan Oman, menang lawan Mozambik itu dapat tambahan berapa poin
03:51dan mungkin kita akan merangkak ya, merangkak naik posisinya.
03:56Tapi buat saya itu hanya bonus, tapi yang terpenting adalah bagaimana kemudian
04:01ini menjadi rangkaian dalam persiapan dua checkpoint kita ke depan.
04:06Jangan lupa bulan depan itu akan ada pertandingan AFF ya, Piala AFF.
04:11Akhir Juli lah gitu ya, sampai Agustus.
04:14Kemudian tentunya nggak lama lagi Januari-Februari 2027, ini hanya kita bicara setengah tahunan lah.
04:19Itu tentu akan menjadi panggung terbesar yang pernah kita ikutin, Piala Asia.
04:23Nah jadi lebih ke situ orientasinya.
04:25Ini menurut saya juga menjadi ujian, menjadi wadah bagi John Hartman untuk menguji formasi, menguji pemain.
04:33Tapi di saat yang sama juga kita punya kesempatan untuk menjadikan ini pemanasan dalam tanda kutip
04:38buat pemain-pemain lokal yang nanti akan berlagak di AFF.
04:41Tentu kalau dari segi formasi, dari komposisi pemain, saya tidak melihat ada urgensinya untuk menampilkan pemain terbaik semua gitu.
04:50Jadi JHS kabarnya juga nggak ikut bergabung karena kurang fit itu nggak ada masalah.
04:55Karena saya justru ingin melihat para pemain-pemain diberikan kesempatan mereka yang kemungkinan akan main di AFF nanti gitu ya.
05:01Seperti mungkin Rizky Rido, Raya Han-Hanan, kemudian siapa lagi, Marcelo Verdon, dan lain-lain.
05:08Jadi prioritasnya lebih ke arah situ kalau menurut saya.
05:10Oke jadi mungkin akan masih mempertahankan formasi 3421.
05:15Seperti dari awal tahun ini, John Hartman telah mengandalkan 3421.
05:21Nah untuk saat ini ada juga informasi yang tadi Anda sampaikan juga, JIZ tidak dapat memperkuat timnas.
05:29Untuk saat ini siapa kira-kira yang akan diandalkan Hartman untuk mengganti posisi Jai?
05:36Ya kalau kita lihat di belakang banyak ya.
05:39Ada Justin Hapner, kemudian juga saya pikir ada Sandy Wolves bisa dimasukkan ke dalam.
05:47Atau Kevin Dix bisa digeser ke dalam, kemudian Sandy Wolves yang keluar.
05:51Dan satu yang sebenarnya menarik adalah saya ingin melihat ini, apa namanya, Matthew Baker.
05:58Seorang debutan ya?
06:00Iya debutan, sudah dipanggil. Ini pertama kali dia dipanggil ke tim nasional senior, baru ulang tahun yang ke-17.
06:06Dan posisinya cukup lumayan. Dia bisa main sebagai CB tengah, bisa sebagai CB kiri, dan juga bisa sebagai LB atau
06:12left back.
06:13Kita nggak tahu apakah kemudian dia akan mendapatkan caps, kalau feeling saya iya.
06:17Tapi mungkin nggak starter.
06:18Jadi pengganti Jaisas, kalau ada yang bertanya bagaimana dengan Mas Hilgers, sebenarnya Mas Hilgers bisa saja.
06:24Cuman saya ragu kondisi kesehatannya masih bugar.
06:29Dan Pak Sumarji sendiri sudah mengkonfirmasikan Ketua BTN bahwa dia dalam kondisi yang kurang fit.
06:35Dan satu lagi, kalau saya nggak salah juga ada LK Bagot.
06:37Ya ini juga salah satu yang paling mungkin untuk menggantikan Bang Jai.
06:40Oke, itu tadi dari lini belakang. Untuk lini depan, siapa yang bakal dicoba tetap mempertahankan oleh Romney di posisi striker?
06:50Nah, kalau ini kayaknya sih nggak ada pilihan lain ya.
06:52One N.O.I. oleh Romney sebagai target man mungkin lebih kepada siapa yang mendampingi.
06:59Apakah Ragnar, apakah mungkin Yaakob Sayuri, atau siapa?
07:04Atau Baikam Putra bahkan.
07:05Saya yakin Baikam Putra juga sudah melalui through a beautiful season ya bersama Persib Bandung.
07:10Dia layak untuk dicoba juga.
07:12Jadi, ada lah beberapa alternatif.
07:15Mungkin satu catatan adalah justru saya kalau pribadi agak menyayangkan.
07:19Nggak dipanggilnya Ezra Walian, instead Maury Zylstra yang di Persija pun dia struggling untuk mendapatkan tempat.
07:25Dan satu lagi mungkin Les Batnathis yang saya pengen lihat sebenarnya Ragnar Hanan.
07:28Dia juga bagus di Persija musim ini.
07:30Dan agak sedikit di luar radar sebenarnya dipanggil.
07:33Which is mudah-mudahan dia bisa menggunakan kesempatan ini untuk membuat coach JHI Impress.
07:38Dan siapa tahu dia dibawa ke AFF nanti.
07:40Oke, terakhir untuk saat ini apa yang perlu diperhatikan oleh John?
07:44Tentunya dengan karakter permainan dari Oman.
07:48Ya, kalau Oman biasa lah ya.
07:50Tipikal permainan timur tengah fisiknya mereka bagus.
07:52Kemudian juga agresif.
07:53Walaupun kadang-kadang bisa anomali juga.
07:57Seperti saat di GBT di Surabaya itu lawan Libanon malah mereka bertahan total.
08:01Tapi saya pikir kali ini kesempatan untuk bisa menghadapi tim yang berasal dari timur tengah.
08:06Yang dalam patternnya atau profilnya ini sering kita hadapi.
08:10Dan tentunya seperti biasa.
08:12Ini belajar juga mungkin menahan emosi ya.
08:14Karena kadang-kadang tim-tim dari timur tengah ini banyak intrik-intriknya lah.
08:20Which is normal dalam sepak bola.
08:21Baik, untuk evaluasi fisik, organisasi solid antar lini depan, tengah, dan juga belakang.
08:29Dan juga segi taktik yang kita akan lihat.
08:31Seperti apa ramuan dari pelatih tim nasi kita yang baru yaitu John Hetman.
08:36Untuk melawan Oman dan juga Mozambik.
08:38Untuk menambah posisi peringkat di FIFA.
08:41Terima kasih sekali lagi Bung Harpa atau Haris Pardede.
08:45Analisi Pak Bula telah berbagi perspektif bersama kami di Kompas Petang.
Komentar