00:00Saudara, suasana hari kedua di kantor Badan Gizi Nasional usai digeledah berjalan normal.
00:06Aktivitas pegawai BGN kembali berjalan seperti biasa.
00:15Berbeda dari biasanya, sebelum penggeledahan, para jurnalis biasanya diperkenankan masuk ke lobi kantor BGN.
00:23Namun, sebaliknya, setelah penggeledahan selesai, pintu gerbang kantor BGN tetap tertutup rapat.
00:30Dari pantauan jurnalis Kompas TV di lapangan, aktivitas pegawai BGN berjalan normal.
00:35Menurut juru bicara BGN, Hanibal Wijayanta, dalam keterangan tertulisnya,
00:40tidak ada kegiatan konvers sampai menunggu kepala BGN Nanik SD yang dilantik.
01:00Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana.
01:05Dadan digantikan wakilnya Nanik SD yang pengumuman susunan baru kepemimpinan di Badan Gizi Nasional
01:12diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
01:16Istana membeberkan adanya catatan serius terkait ketidakdisiplinan
01:20dalam menjalankan SOP, tata kelola organisasi, hingga kegagalan dalam menjaga kualitas standar makanan.
01:28Membenahi hal tersebut, Presiden memutuskan melakukan perombakan total di pucuk pimpinan BGN.
01:42Saudara kita akan menuju ke kantor Badan Gizi Nasional.
01:46Sudah bersiap jurnalis Kompas TV, Fedriska Ananda, dan juru kamera Yohan Bagja.
01:50Selamat siang, Rizka. Jadi aktivitas di kantor Badan Gizi Nasional sudah normal atau masih ada
01:58pengeledahan yang dilakukan oleh Kejagung untuk menelusuri kasus ini?
02:02Atau seperti apa saat ini, Fedriska?
02:09Sudah tidak ada, Fidi dan juga saudara.
02:11Pengeledahan sudah selesai dilakukan pada hari kemarin ketika Kejaksana Agung ini menahan ketiga pimpinan
02:17ataupun mantan pimpinan Badan Gizi Nasional.
02:20Juru kamera saya, Yohan Bagja akan menunjukkan kepada Anda, Fidi dan juga saudara,
02:24bagaimana suasana kantor BGN pada saat ini?
02:26Yang mana kemarin ketika pengeledahan dilakukan, memang ada pengamanan yang cukup ketat
02:33begitu yang dilakukan oleh TNI ketika Kejaksana Agung melakukan pengeledahan di kantor BGN
02:38di kawasan Tugutani, Jakarta Pusat.
02:40Namun, kalau misalkan untuk siang ini, pengamanan hanya dilakukan oleh pengamanan dalam
02:45dari gedung kantor Badan Gizi Nasional, namun hanya saja memang ini suasananya
02:50agak berbeda dengan hari-hari biasanya, Fidi dan juga saudara di mana.
02:54Biasanya ini kantor BGN ini terbuka untuk publik, untuk wartawan, begitu ya.
03:01Namun, pada siang hari ini pengamanan cukup ketat, pihak-pihak eksternal yang akan masuk ke gedung BGN
03:07ini diperiksa lebih ketat begitu ya, karena memang ini juga untuk menjaga steril di kawasan
03:14ataupun di lingkungan kantor Badan Gizi Nasional.
03:17Kalau kita melihat kemarin ketika Kejaksana Agung melakukan pengeledahan Fidi dan juga saudara,
03:23banyak juga di antara pegawai dari Badan Gizi Nasional ini tidak diperkenalkan masuk ke dalam wilayah kantor BGN.
03:30Mereka menunggu saja di depan gedung kantor BGN, namun kalau misalkan untuk hari ini
03:35mereka sudah bisa masuk kembali, sudah dapat beraktivitas kembali dan sudah dapat berkantor.
03:39Nah, tadi saya juga sempat meminta konfirmasi kepada juru bicara Badan Gizi Nasional.
03:45Mereka mengatakan untuk hari ini tidak ada agenda konferensi pers ataupun agenda-agenda lainnya,
03:50hanya saja ada agenda rapat-rapat internal yang dilakukan oleh ketiga pimpinan baru Badan Gizi Nasional.
03:57Dimana kalau misalkan kita juga mereview sedikit kasus ini,
04:02Fidi dan juga saudara Kejaksana Agung ini mengatakan bahwa membuka kans begitu,
04:07terkait dengan dugaan adanya tersangka baru atau tidak.
04:11Karena hingga saat ini Kejaksana Agung juga masih melakukan pendalaman.
04:14Terkait dengan kasus ini masih menghitung berapa sebetulnya jumlah kerugian negara,
04:19berapa insentif yang diraup oleh ketiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional ini
04:25melalui yayasan-yayasan yang terafiliasi dengan mereka,
04:28ini masih dihitung oleh Kejaksana Agung.
04:30Tapi kalau misalkan kita merujuk pada pernyataan Direktur Penyidikan Jampitsus pada hari kemarin,
04:36sebetulnya ada tiga garis besar begitu ya terkait dengan dugaan korupsi tata kelola MBG,
04:41yang mana adalah pertama terkait dengan markup pengadaan kendaraan listrik,
04:45sepatu, tablet hingga TV di lingkungan Badan Gizi Nasional.
04:50Kemudian yang kedua adalah modus korupsi yang menyasar anggaran jumbo dari program MBG ini
04:55mencapai Rp85,27 triliun pada tahun 2025 dan Rp258 triliun pada tahun 2026.
05:04Dan kemudian yang ketiga adalah program yang seharusnya dikelola oleh yayasan-yayasan
05:09yang dikerjakan sebagai mitra dari Badan Gizi Nasional ini justru melakukan penyalahgunaan
05:14ataupun ketiga pimpinan MBG ini melakukan penyalahgunaan intervensi terkait dengan
05:19bagaimana mereka mengatur modus-modus yang mereka lakukan sehingga dugaannya
05:23ketiganya mendapatkan insentif sebanyak miliaran perharinya.
05:28Sehingga berapa jumlah total kerugian negara terkait dengan dugaan korupsi tata kelola
05:33makan bergizi gratis ini masih dihitung oleh Kejaksana Agung hingga saat ini
05:37dan kita juga akan menanti keterangan resmi dari pimpinan baru Badan Gizi Nasional
05:43yang mana informasinya mereka belum akan menyampaikan keterangan resmi
05:47apabila memang ketiganya ini masih belum dilantik secara resmi.
05:50Fidi.
05:51Baik, singkat saja.
05:53Jadi sudah ada informasi kapan mereka akan dilantik, Fedriska?
06:02Ya, Fidi tadi kami juga sudah mencoba begitu ya mengontak pimpinan baru
06:07ataupun kepala BGN yang baru Nanik S. Deyang yang mana mereka mengatakan
06:13belum ada informasi terkait dengan hal itu.
06:15Tapi mereka baru akan menggelar konferensi PES ketika ketiganya ini sudah dilantik
06:20dan juga baru bisa memberikan ketatangan resmi terkait dengan bagaimana transisi
06:25dari kepimpinan yang lama ke kepimpinan yang baru
06:28untuk agar program makan bergizi gratis ini dapat berjalan dengan sebagaimana semestinya, Fidi.
06:35Baik, kita menunggu langkah apa yang akan dilakukan oleh Badan Gizi Nasional
06:40untuk memperbaiki tata kelola program makan bergizi gratis
06:44sehingga para penerima manfaat bisa mendapatkan gizi atau yang lebih berkualitas.
06:49Terima kasih, Fedriska Ananda, untuk laporan Anda dari Kantor Badan Gizi Nasional.
Komentar