00:00Indonesian Petroleum Association mengungkapkan dari total 128 cekungan minyak dan gas,
00:06migas, yang ada di Indonesia, sebanyak 50% atau 65, 68 diantaranya belum terjamah atau terkesplorasi dengan baik.
00:14Direktur Eksekutif IPA Marjolin Wajong menjelaskan banyaknya cekungan yang belum digarap ini menandakan
00:19bahwa Indonesia sebenarnya memiliki peluang untuk memenuhi kebutuhan minyak dan gas sendiri,
00:24tanpa harus bergantung pada impor.
00:26Ditandai ada 50 cekungan di seluruh Indonesia yang belum dieksplorasi.
00:30Sebenarnya, kita bisa memenuhi kebutuhan kita sendiri atau paling tidak meminimalkan ketergantungan dari negara lain
00:36untuk memperoleh energi yang dibutuhkan, ungkap Marjolin dalam agenda pembukaan IPA Confess, Selasa, 12 Mei 2026.
00:44Walakin, Marjolin tidak menampik, dari 50% cekungan yang belum digarap itu,
00:49tidak semuanya memiliki sumber daya minyak dan gas bumi yang besar maupun dapat diambil.
00:53Namun, menurutnya, dengan melakukan eksplorasi, Indonesia telah membuka peluang penemuan migas baru.
01:01Sebanyak, 50% cekungan itu belum tentu punya potensi, tetapi memerlukan eksplorasi.
01:06Tujuannya untuk mengetahui apakah ada atau tidak sumber daya migasnya, tambah dia.
01:13Menurut catatan IPA, masing-masing cekungan di tanah air memiliki karakteristik yang berbeda.
01:18Dalam hal ini, eksplorasi di kawasan timur cenderung terkendala infrastruktur yang kurang memadai.
01:24Walhasil, biaya awal akan lebih dikeluarkan untuk memperbaiki infrastruktur migas terlebih dahulu.
01:30Sebaliknya, cekungan di bagian barat Indonesia biasanya berhadapan dengan kendala teknis
01:35yang membutuhkan teknologi skala besar dan terbaru yang juga lebih mahal.
01:38Kita membutuhkan kebijakan dari negara ini yang sifatnya konsisten
01:41sehingga membuat investasi itu banyak datang untuk mengeksplorasi di daerah-daerah yang saya sebut itu, ujar Marjolin.
Komentar