00:0025 orang ditangkap tiap hari.
00:02Pol Dariau bongkar 435 kasus narkoba.
00:05Pol Dariau melalui Direkturat Treser Senarkoba,
00:08DITRES Narkoba,
00:09bersama seluruh pores jajaran berhasil mengungkap 435 kasus narkotika
00:13dalam Operasi Antik Lancang Kuning 2026.
00:16Dari ratusan kasus tersebut,
00:18polisi menangkap sebanyak 557 tersangka
00:21yang disebut merupakan bagian dari jaringan peredaran narkoba di Provinsi Riau.
00:25Wakap Pol Dariau, Brigjen Hengki Haryadi,
00:28mengatakan pengungkapan itu menunjukkan intensitas penindakan
00:31yang dilakukan aparat selama operasi berlangsung.
00:33Kita berhasil mengungkap 435 kasus
00:36dengan jumlah tersangka 557 orang
00:38yang dilaksanakan oleh Pol Dariau dan jajaran.
00:41Sehingga apabila dirata-ratakan,
00:43setiap hari kita bisa menangkap 25 orang tersangka
00:46yang masuk dalam jaringan.
00:47Jadi bukan pengguna,
00:49tetapi yang masuk dalam jaringan,
00:51ujar Hengki, Selasa, 12 Mei 2026.
00:55Dalam operasi tersebut,
00:56polisi turut menyita barang bukti narkotika dalam jumlah besar,
00:59yakni 31,85 kg sabu,
01:022.319 butir pil ekstasi,
01:05110,74 gram ganja,
01:0762 butir happy vive,
01:09serta 761 pieces chartridge yang diduga mengandung zat etomidate.
01:14Menurut Hengki,
01:15hasil analisis kepolisian menunjukkan seluruh barang bukti tersebut
01:18diperkirakan mampu menyelamatkan 162.754 jiwa masyarakat
01:22dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
01:24Oleh karena itu, pengungkapan ini bukan hanya semata penegakan hukum,
01:28tetapi tentang menyelamatkan masa depan generasi bangsa
01:30dari ancaman kehancuran akibat narkoba,
01:33tegasnya.
01:34Seluruh tersangka dijerat dengan undang-undang narkotika,
01:37tindak pidana pencucian uang,
01:39TPPU,
01:40serta aturan pidana lainnya dengan ancaman maksimal hukuman mati
01:42atau pidana penjara paling lama 20 tahun.
01:45Hengki menegaskan perang terhadap narkoba
01:47akan terus dilakukan secara kolaboratif
01:48bersama seluruh unsur dalam kriminal justice system guna
01:51memberikan tuntutan maksimal terhadap para pelaku jaringan narkotika.
01:55Ia juga menegaskan komitmen Polda Riau
01:57menerapkan zero tolerance terhadap kejahatan narkotika
01:59karena dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat
02:02dan menjadi salah satu crime indeks yang mendapat perhatian serius.
02:05Menurutnya,
02:06posisi geografis Riau yang berbatasan langsung dengan negara tetangga
02:09menjadi salah satu faktor tingginya kerawanan peredaran narkoba.
02:13Hasil analisis kami,
02:14sebagian besar atau hampir semua pengungkapan kasus narkotika
02:17di Riau berasal dari negara tetangga.
02:19Karena itu perang terhadap narkoba ini menjadi tanggung jawab bersama,
02:23tutup Hengki.
Komentar