Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Polda Riau melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) bersama seluruh polres jajaran berhasil mengungkap 435 kasus narkotika dalam Operasi Antik Lancang Kuning 2026.

Dari ratusan kasus tersebut, polisi menangkap sebanyak 557 tersangka yang disebut merupakan bagian dari jaringan peredaran narkoba di Provinsi Riau.

Wakapolda Riau, Brigjen Hengky Haryadi, mengatakan pengungkapan itu menunjukkan intensitas penindakan yang dilakukan aparat selama operasi berlangsung.

“Kita berhasil mengungkap 435 kasus dengan jumlah tersangka 557 orang yang dilaksanakan oleh Polda Riau dan jajaran. Sehingga apabila dirata-ratakan, setiap hari kita bisa menangkap 25 orang tersangka yang masuk dalam jaringan. Jadi bukan pengguna, tetapi yang masuk dalam jaringan,” ujar Hengky, Selasa, 12 Mei 2026.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #kasusnarkoba #poldariau

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:0025 orang ditangkap tiap hari.
00:02Pol Dariau bongkar 435 kasus narkoba.
00:05Pol Dariau melalui Direkturat Treser Senarkoba,
00:08DITRES Narkoba,
00:09bersama seluruh pores jajaran berhasil mengungkap 435 kasus narkotika
00:13dalam Operasi Antik Lancang Kuning 2026.
00:16Dari ratusan kasus tersebut,
00:18polisi menangkap sebanyak 557 tersangka
00:21yang disebut merupakan bagian dari jaringan peredaran narkoba di Provinsi Riau.
00:25Wakap Pol Dariau, Brigjen Hengki Haryadi,
00:28mengatakan pengungkapan itu menunjukkan intensitas penindakan
00:31yang dilakukan aparat selama operasi berlangsung.
00:33Kita berhasil mengungkap 435 kasus
00:36dengan jumlah tersangka 557 orang
00:38yang dilaksanakan oleh Pol Dariau dan jajaran.
00:41Sehingga apabila dirata-ratakan,
00:43setiap hari kita bisa menangkap 25 orang tersangka
00:46yang masuk dalam jaringan.
00:47Jadi bukan pengguna,
00:49tetapi yang masuk dalam jaringan,
00:51ujar Hengki, Selasa, 12 Mei 2026.
00:55Dalam operasi tersebut,
00:56polisi turut menyita barang bukti narkotika dalam jumlah besar,
00:59yakni 31,85 kg sabu,
01:022.319 butir pil ekstasi,
01:05110,74 gram ganja,
01:0762 butir happy vive,
01:09serta 761 pieces chartridge yang diduga mengandung zat etomidate.
01:14Menurut Hengki,
01:15hasil analisis kepolisian menunjukkan seluruh barang bukti tersebut
01:18diperkirakan mampu menyelamatkan 162.754 jiwa masyarakat
01:22dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
01:24Oleh karena itu, pengungkapan ini bukan hanya semata penegakan hukum,
01:28tetapi tentang menyelamatkan masa depan generasi bangsa
01:30dari ancaman kehancuran akibat narkoba,
01:33tegasnya.
01:34Seluruh tersangka dijerat dengan undang-undang narkotika,
01:37tindak pidana pencucian uang,
01:39TPPU,
01:40serta aturan pidana lainnya dengan ancaman maksimal hukuman mati
01:42atau pidana penjara paling lama 20 tahun.
01:45Hengki menegaskan perang terhadap narkoba
01:47akan terus dilakukan secara kolaboratif
01:48bersama seluruh unsur dalam kriminal justice system guna
01:51memberikan tuntutan maksimal terhadap para pelaku jaringan narkotika.
01:55Ia juga menegaskan komitmen Polda Riau
01:57menerapkan zero tolerance terhadap kejahatan narkotika
01:59karena dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat
02:02dan menjadi salah satu crime indeks yang mendapat perhatian serius.
02:05Menurutnya,
02:06posisi geografis Riau yang berbatasan langsung dengan negara tetangga
02:09menjadi salah satu faktor tingginya kerawanan peredaran narkoba.
02:13Hasil analisis kami,
02:14sebagian besar atau hampir semua pengungkapan kasus narkotika
02:17di Riau berasal dari negara tetangga.
02:19Karena itu perang terhadap narkoba ini menjadi tanggung jawab bersama,
02:23tutup Hengki.
Komentar

Dianjurkan