00:00Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa subsidi untuk kompreset natural gas, CNG, akan tetap diberikan.
00:09Pemerintah berencana mengganti penggunaan liquefied petroleum gas, LPG, 3 kg sebagai gas bersubsidi dengan CNG.
00:17Subsidi saya pastikan masih menjadi yang harus dilakukan untuk rakyat, kata Bahlil, Rabu, 6 Mei 2026.
00:24Bahlil menyampaikan pemberian subsidi tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta Bahlil untuk mengedepankan kepentingan rakyat, terutama yang
00:32membutuhkan subsidi.
00:33Meskipun masih menggunakan subsidi, Bahlil memperkirakan mengganti LPG 3 kg menjadi CNG dapat menghemat subsidi hingga 30%.
00:41Terkait dengan rencana distribusi CNG, Bahlil mengatakan hanya berbeda tipis dengan distribusi LPG.
00:48Itu kan beda-beda tipis.
00:50Ini cuma yang diganti itu satunya LPG, satunya CNG.
00:55Kalau CNG itu tidak mengeluarkan devisa ke luar negeri, kalau LPG itu devisa ke luar negeri.
01:01Karena kita nggak punya bahan baku C3 dan C4, untuk LPG, papar Bahlil.
01:06Saat ini, pemerintah tidak hanya melakukan uji coba pembuatan tabung tip 4 untuk CNG atau tabung yang diperuntukkan bagi CNG
01:133 kg.
01:15Secara paralel, pemerintah juga mengkaji harga jual CNG 3 kg.
01:20Terima kasih telah menonton!
Komentar