00:0013 tahun menunggu haji, jemaah asal Kampar meninggal di Embarkasi Batam.
00:04Kabar duka datang dari jemaah haji Provinsi Riau.
00:07Seorang jemaah asal Kabupaten Kampar, Ashari Hasan Ahmad,
00:11yang tergabung dalam kloter BTH05,
00:13meninggal dunia di rumah sakit awal Bros Botania Batam,
00:17Sabtu 9 Mei 2026 pukul 3.47 waktu Indonesia Barat.
00:21Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau,
00:25Devizon, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum
00:28saat mendampingi keluarga dalam proses pemulasaran jenazah di RSBP Batam.
00:35Telah meninggal dunia jemaah haji atas nama Ashari Hasan Ahmad,
00:38jemaah asal Kabupaten Kampar yang tergabung dalam kloter BTH05
00:42di rumah sakit awal Bros Botan, Ujar Devizon.
00:45Selanjutnya jenazah akan dilakukan proses pemulasaran di RSBP Batam.
00:50Saya atas nama pribadi dan instansi menyampaikan duka cita mendalam.
00:54Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan
00:57menghadapi cobaan ini, imbuhnya.
00:59Devizon menjelaskan, almarhum yang berasal dari desa Kumantan,
01:03kecamatan Bangkinang Kota, sebelumnya dijadwalkan berangkat menuju Madinah
01:07pada 27 April 2026.
01:10Namun, karena kondisi kesehatannya tidak stabil,
01:13almarhum harus menjalani perawatan di rumah sakit awal Bros Batam.
01:17Jemaah ini seharusnya berangkat pada 27 April
01:20dan jika kondisinya membaik akan diberangkatkan pada penerbangan berikutnya.
01:24Namun hari ini kita menerima kabar duka tersebut, jelasnya.
01:28Menurut Devizon, meski meninggal dunia di Embarkasi,
01:31almarhum tetap mendapatkan hak-haknya sebagai jemaah haji,
01:34termasuk asuransi jemaah haji yang akan diterima ahli waris.
01:37Kami sudah menjelaskan kepada keluarga terkait hak-hak yang akan diperoleh ahli waris berupa asuransi,
01:42dan kami juga akan membantu percepatan proses pengurusannya.
01:45Tambahnya, terkait pemulangan jenazah ke kampung halaman,
01:49seluruh proses akan difasilitasi oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji,
01:52PPIH, Embarkasi Batam bersama pihak maskapai penerbangan.
01:56Kanwil Kemenhajriyaw akan menyambut langsung kedatangan jenazah almarhum
01:59di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru
02:01dengan pesawat layan air pukul 11 waktu Indonesia Barat.
02:05Selanjutnya, jenazah akan dibawa menggunakan ambulans menuju kampung halaman
02:08dan didampingi keluarga yang telah berada di Batam.
02:11Ungkapnya, diketahui,
02:13Azhari Hasan Ahmad bersama istrinya telah menunggu sekitar 13 tahun
02:16untuk dapat menunaikan ibadah haji.
02:19Namun, musibah ini membuat keberangkatan sang istri
02:22pada musim haji tahun ini turut mengalami penundaan.
Komentar