00:00Seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun di desa Kerinci Kiri, kecamatan Kerinci Kanan,
00:05Kabupaten Siak diduga tewas akibat penganiayaan berulang yang dilakukan oleh ibu tirinya yang berinisial SAS, 25 tahun.
00:13Kapolres Siak AKBP Sepu Ade Irsyam Siregar melalui kasat reskrim AKP Raja Kosmos Parmulai mengungkapkan,
00:19korban mendapatkan kekerasan fisik selama 3 hari berturut-turut, hingga dinyatakan meninggal dunia pada kami, 7 Mei 2026 malam.
00:26Rentetan kekerasan bermula pada Selasa, 5 Mei 2026.
00:31Tersangka mengaku emosi karena korban dianggap terlalu lama bermain di rumah tetangga.
00:36Tanpa ampun, tersangka memukul tulang kering korban menggunakan kayu bulat sepanjang 30 cm, ungkap AKP Kosmos, Senin, 11 Mei 2026.
00:45Pada keesokan harinya, tersangka kembali marah setelah mendapati korban buang air di celana saat bangun tidur.
00:52Tersangka lalu menghantam punggung korban dengan kayu yang sama, karena korban tidak mengaku.
00:57Pada Kamis, 7 Mei 2026, tersangka kembali meluapkan kemarahannya kepada korban dengan melempar kepala bagian kiri korban dengan batu bata,
01:05karena korban menolak makan siang.
01:07Tak berhenti di situ, tersangka kemudian membawa masuk batu bata tersebut ke dalam rumah
01:11dan kembali menghantamkan batu itu ke kepala bagian kanan korban saat mereka duduk berhadapan di meja makan, paparnya.
01:17Tak lama setelah itu, korban ditemukan kejang dan tak sadarkan diri.
01:22Korban lalu dibawa ke puskesma Sungai Kijang hingga dirujuk ke RSUD Selasih
01:26dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 23.30 WIB akibat luka-luka yang dideritanya.
01:32Kecurigaan muncul saat pihak keluarga hendak memandikan jenazah.
01:35Mereka menemukan sejumlah luka memar yang tidak wajar di bagian kaki, rusuk, dan kepala, imbu AKP Kosmos.
Komentar