Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Polusi mikroplastik sudah ke mana-mana, termasuk ke badan air. Tak heran bila banyak yang tak menyadari bila dirinya sudah tercemar mikroplastik. Situasi ini memerlukan solusi dan riset terbaru menemukan bahwa Moringa oleifera alias daun kelor berpotensi untuk menghilangkan mikroplastik dari air.

Mengutip NY Post, Jumat (24/4/2026), para peneliti di Institut Sains dan Teknologi Universitas Negeri Sao Paulo, Brasil, menemukan bahwa biji moringa yang berasal dari India dan daerah tropis lainnya, dapat menghilangkan racun dari air dan bekerja sebaik perawatan kimia.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #manfaatdaunkelor #mikroplastik

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Transkrip
00:00Polusi mikroplastik sudah kemana-mana, termasuk ke badan air.
00:05Tak heran bila banyak yang tak menyadari bila dirinya sudah tercemar mikroplastik.
00:10Situasi ini memerlukan solusi dan riset terbaru,
00:13menemukan bahwa Moringa Oliveira alias Daun Kelor berpotensi untuk menghilangkan mikroplastik dari air.
00:21Mengutip NYPOS para peneliti di Institut Sains dan Teknologi Universitas Negeri Sao Paulo, Brasil,
00:27menemukan bahwa biji Moringa yang berasal dari India dan daerah tropis lainnya
00:33dapat menghilangkan racun dari air dan bekerja sebaik perawatan kimia.
00:38Ekstrak garam dari biji tersebut bekerja serupa dengan aluminium sulfat
00:43yang digunakan dalam perawatan tanaman untuk menggumpalkan air yang mengandung mikroplastik,
00:49kata penulis studi tersebut Gabriel Batista.
00:51Dalam pengujian, ekstrak tersebut mencapai efisiensi penghilangan di atas 98 persen
00:59sebanding dengan perawatan kimia yang banyak digunakan.
01:03Ada peningkatan pengawasan regulasi dan kekhawatiran kesehatan terkait penggunaan koagulan
01:08berbasis aluminium dan besi karena bahan-bahan tersebut tidak dapat terurai secara hayati,
01:15meninggalkan residu toksisitas, dan menimbulkan risiko penyakit kata peneliti utama studi Adriano Gonsalf Dosreis.
01:24Kemajuan terbaru menyoroti koagulan alami yang berasal dari tumbuhan,
01:28seperti yang berasal dari daun kelor,
01:31sebagai alternatif ramah lingkungan yang menjanjikan untuk perawatan sintetis.
01:36Di antara mereka, Moringa telah dipelajari secara ekstensif,
01:40dan data terbaru menunjukkan bahwa tingkat penghilangan mikroplastiknya
01:44melebihi 90 persen dalam kondisi yang tepat.
01:48Temuan penelitian juga menunjukkan potensi penghematan biaya dan energi
01:53dari penggunaan Moringa untuk filtrasi organik,
01:57mengurangi kebutuhan akan biaya kimia dan biaya infrastruktur.
Komentar

Dianjurkan