Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Polda Riau mengungkap praktik perusakan hutan mangrove di Kabupaten Kepulauan Meranti. Selain menangkap para pelaku ribuan karung arang bakau ilegal yang siap diekspor ke luar negeri turut disita.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas pengangkutan arang bakau tanpa dokumen resmi.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #poldariau #mangrove

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Poldariau ringkus cukong perusak mangrove di Meranti, ribuan karung arang di Sita.
00:04Poldariau mengungkap praktik perusakan hutan mangrove di Kabupaten Kepulauan Meranti.
00:09Selain menangkap para pelaku ribuan karung arang bakau ilegal yang siap diekspor ke luar negeri turut di Sita.
00:14Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas pengangkutan arang bakau tanpa dokumen resmi.
00:21Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh tim unit 4 Subdit 4 Tindak Pidana Tertentu,
00:25T. Peter, ditreskrim sus Poldariau melalui serangkaian penyelidikan intensif di lapangan.
00:31Hasilnya, pada Sabtu, 25 April 2026, tim menemukan sebuah kapal pengangkut, KM Aldan II,
00:38yang tengah melakukan aktivitas muat arang bakau di sebuah dapur arang ilegal di desa sesap, kecamatan Tebing Tinggi Barat.
00:44Direktur Reserse Kriminal Khusus Poldariau, Ade Kuncoro, mengungkapkan bahwa dari kapal tersebut pihaknya berhasil mengamankan ratusan karung arang yang telah
00:52siap dikirim.
00:52Tim. Dari hasil pemeriksaan di lokasi awal, kami menemukan sekitar 580 karung arang bakau yang sudah dalam kondisi siap distribusi.
01:01Ini menjadi pintu masuk bagi kami untuk melakukan pengembangan lebih lanjut.
01:05Ujar Kombes Ade Kuncoro, Rabu, 6 Mei 2026.
01:09Tim kemudian melakukan pengembangan hingga menemukan dua lokasi dapur arang lainnya yang menjadi pusat produksi.
01:14Kedua lokasi tersebut berada di Desa Sesap dan Desa Sokop, kecamatan Rangsang Pesisir.
01:19Di dua titik itu, aparat menemukan aktivitas produksi arang bakau dalam skala besar yang diduga telah berlangsung selama bertahun-tahun.
01:27Dari hasil penggeledahan, polisi menyita sekitar 3.000 karung arang bakau dengan estimasi berat mencapai lebih dari 100 ton.
01:33Selain arang siap kirim, petugas juga menemukan puluhan kubik kayu mangrove yang diduga kuat merupakan hasil penebangan liar di kawasan
01:40pesisir.
01:41Seluruh kegiatan ini dilakukan tanpa izin resmi.
01:44Kayu mangrove yang digunakan jelas berasal dari penebangan ilegal, yang tentunya berdampak serius terhadap ekosistem pesisir, tegas Kombes Ade.
01:52Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, praktik ilegal ini telah berlangsung selama kurang lebih 2 hingga 3
01:59tahun.
02:00Arang bakau yang diproduksi diduga kuat dipasarkan ke luar negeri, dengan salah satu tujuan pengiriman adalah Batu Pahat, Malaysia.
02:08Dalam kasus ini, penyidik telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka.
02:12Mereka adalah B alias CC dan M alias AW yang berperan sebagai pemilik dapur arang, serta SA yang bertindak sebagai
02:18nahkoda kapal pengangkut.
02:20Ketiganya dijerat dengan Undang-Undang Kehutanan serta Undang-Undang tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.
02:26Mereka terancam hukuman pidana penjara hingga 10 tahun serta denda maksimal sebesar 5 miliar rupiah.
02:32Kombes Ade menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen kuat Paul Dariau dalam menindak tegas segala bentuk kejahatan lingkungan,
02:38khususnya yang merusak ekosistem mangrove yang memiliki peran vital sebagai pelindung pesisir.
02:43Kami tidak akan berhenti sampai di sini.
02:45Penyidikan terus kami kembangkan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar,
02:49termasuk keterlibatan pihak lain dalam distribusi lintas negara, jelasnya.
02:54Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga lingkungan dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berpotensi merusak alam.
03:02Peran masyarakat sangat penting.
03:04Informasi sekecil apapun bisa menjadi kunci dalam mengungkap kejahatan seperti ini, pungkasnya.
Komentar

Dianjurkan