00:00PT EMP Tunas Energi melatih kelompok tani hortikultura di wilayah Operasi Migas.
00:04PT EMP Tunas Energi melatih kelompok wanita tani di dua desa sekitar wilayah Operasi Migas di Kabupaten Indragiri Hulu, Riau,
00:11untuk mendorong penguatan ekonomi rumah tangga masyarakat melalui pengembangan hortikultura skala rumahan.
00:16Program yang dijalankan melalui Program Pengembangan Masyarakat, PPM, perusahaan itu dilaksanakan di Desa Beligan,
00:22Kecamatan Seberida dan Desa Talang Sukamaju, Kecamatan Rakit Kulim, pada 7-8 Mei 2026,
00:28dengan melibatkan masing-masing 50 peserta dari kelompok masyarakat dan kelompok wanita tani, KWT.
00:33Di Desa Beligan, program diikuti 26 anggota KWT Seroja dan difokuskan pada pembibitan jahe merah.
00:40PT EMP Tunas Energi menyerahkan bantuan 500 polibag jahe merah kepada kelompok binaan tersebut.
00:46Jahe merah ditargetkan mulai memasuki masa produksi dalam waktu 8 hingga 12 bulan
00:51dan dalam jangka panjang diarahkan untuk pengembangan produk olahan berbasis jahe merah.
00:54Sementara di Desa Talang Sukamaju, program diikuti 20 anggota KWT Maju Jaya dengan fokus budidaya cabai rawit dan terong.
01:02Dalam program tersebut, perusahaan menyerahkan bantuan 200 bibit cabai rawit dan 200 bibit terong kepada kelompok binaan masyarakat.
01:10Tanaman hortikultura itu diperkirakan mulai memasuki masa panen dalam waktu 3 hingga 4 bulan
01:14dan diharapkan dapat membantu kebutuhan konsumsi sekaligus mendukung tambahan pendapatan masyarakat desa.
01:19Program pelatihan dan pendampingan dilaksanakan bersama Balai Penyuluhan Pertanian, BPP,
01:24setempat sebagai bagian dari penguatan kapasitas budidaya masyarakat di sekitar wilayah operasi energi perusahaan.
01:31CSR Officer PT EMP Tunas Energi, Nor Stiawan, mengatakan pengembangan hortikultura rumah tangga
01:36menjadi salah satu upaya perusahaan dalam mendorong aktivitas ekonomi produktif masyarakat desa di sekitar kawasan operasi migas.
01:42Menurutnya, penguatan kapasitas masyarakat diperlukan agar warga sekitar memiliki peluang pengembangan usaha berbasis pertanian
01:49yang dapat dijalankan secara mandiri dan berkelanjutan.
01:52Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan memiliki keterampilan budidaya yang dapat dikembangkan menjadi aktivitas ekonomi produktif,
01:59Ujar Nor Stiawan.
02:00Kepala Desa Beligan, Juli Suprianto, mengatakan program budidaya jahe merah tersebut dinilai memiliki potensi
02:06untuk dikembangkan sebagai usaha rumah tangga masyarakat desa karena dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi maupun pengembangan produk olahan di masa
02:13mendatang.
02:14Dikatakan, pengembangan hortikultura skala rumahan dapat membantu membuka peluang tambahan pendapatan bagi masyarakat di sekitar wilayah pedesaan.
02:22CSR Communication Division Manager EMP, Iman Soerja Santosa, mengatakan pengembangan program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasi energi
02:30perlu diarahkan pada sektor yang memiliki nilai ekonomi dan dapat tumbuh secara berkelanjutan di tingkat rumah tangga masyarakat.
02:35Menurutnya, sektor hortikultura memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai aktivitas ekonomi tambahan masyarakat desa,
02:42terutama di wilayah sekitar kawasan operasi migas yang memiliki aktivitas ekonomi cukup dinamis.
02:47Keberadaan industri energi di daerah diharapkan tidak hanya memberi dampak terhadap operasional,
02:51tetapi juga mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan, kata Iman.
02:58Kegiatan tersebut turut melibatkan pemerintah desa, BPP Kecamatan Seberida dan Rakit Kulim,
03:03kelompok wanita tani, serta perwakilan perusahaan.
03:06Terima kasih.
03:07Terima kasih.
03:07Terima kasih.
03:07Terima kasih.
Komentar