00:00Di bawah guyuran hujan, teriakan, bebaskan Wahid, menggema di PN Pekanbaru.
00:05Hujan lebat yang mengguyur sejak Rabu, 6 Mei 2026,
00:09pagi tak mampu meredam gelombang dukungan bagi Abdul Wahid,
00:12yang akan kembali menjalani sidang lanjutan perkara dugaan korupsi di lingkungan dinas PUPR PKP Periau.
00:18Ratusan simpatisan tetap menunjukkan loyalitas mereka dalam mengawal jalannya sidang lanjutan di pengadilan negeri Pekanbaru.
00:25Bahkan, sejumlah pendukung tanpa sigap dengan payung memberikan perlindungan kepada Bek Gubernur Riau non-aktif itu saat tiba di lokasi
00:31persidangan.
00:33Suasana di luar gedung pun dipenuhi teriakan dukungan yang tak henti menggema.
00:37Bebaskan Wahid.
00:39Wahid tidak bersalah.
00:42Teriak masa berulang kali, menyatu dengan derasnya hujan yang turun tanpa jeda.
00:46Tak hanya di luar, ruang sidang juga dipadati pengunjung.
00:50Kursi-kursi telah terisi penuh jauh sebelum majelis haki membuka persidangan,
00:54menandakan tingginya perhatian publik terhadap kasus ini.
00:58Di tengah kerumunan, seorang simpatisan menyampaikan bahwa kehadiran mereka bukanlah karena imbalan,
01:03melainkan dorongan hati.
01:05Kami datang bukan karena dibayar,
01:07tapi karena kami percaya beliau tidak bersalah,
01:09ujar seorang ibu dengan nada tegas.
01:12Ia menambahkan, dukungan tersebut lahir dari harapan besar agar proses hukum berjalan adil dan transparan.
01:18Meski hujan belum juga reda, semangat para pendukung tetap menyala.
01:22Bagi mereka, kehadiran di hari itu bukan sekadar aksi,
01:26melainkan bentuk keyakinan bahwa keadilan masih layak diperjuangkan.
01:29Bagi mereka, kehadiran di hari itu bukan sekadar aksi,
01:30menandakan bahwa keadilan masih layak diperjuangkan bahwa keadilan masih layak diperjuangkan.
Komentar