Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Sejumlah makanan sehari-hari yang beredar di masyarakat diduga tercemar mikroplastik. Hal ini diungkapkan oleh penelitian Environmental Research yang terbit pada Februari 2024 lalu.
Asal tahu saja, mikroplastik merupakan jenis partikel plastik berukuran sangat kecil dan tak kasat mata. Mikroplastik dapat masuk ke tubuh karena tak sengaja tertelan ataupun terhirup.

Berdasarkan Environmental Research, para peneliti mengamati lebih dari 12 protein yang umum dikonsumsi, termasuk daging sapi, udang yang dilapisi tepung roti dan jenis udang lainnya, dada ayam dan nugget, daging babi, makanan laut, tahu. Selain itu, peneliti juga mengamati beberapa alternatif daging nabati, seperti nugget, remah-remah nabati yang mirip dengan daging sapi giling, dan stik ikan nabati.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #microplastik #tipskesehatan #sayurberbahaya

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Transkrip
00:00Sayur dan buah ini mengandung mikroplastik tertinggi.
00:02Warga R.I. Doyan, sejumlah makanan sehari-hari yang beredar di masyarakat diduga tercemar mikroplastik.
00:09Hal ini diungkapkan oleh penelitian environmental research yang terbit pada Februari 2024 lalu.
00:14Asal tahu saja, mikroplastik merupakan jenis partikel plastik berukuran sangat kecil dan tak kasat mata.
00:21Mikroplastik dapat masuk ke tubuh karena tak sengaja tertelan ataupun terhirup.
00:25Berdasarkan environmental research, para peneliti mengamati lebih dari 12 protein yang umum dikonsumsi,
00:30termasuk daging sapi, udang yang dilapisi tepung roti dan jenis udang lainnya,
00:34dada ayam dan nagit, daging babi, makanan laut, tahu.
00:39Selain itu, peneliti juga mengamati beberapa alternatif daging nabati,
00:43seperti nagit, remah-remah nabati yang mirip dengan daging sapi giling, dan stik ikan nabati.
00:49Dari situ, para peneliti menemukan hampir 90% protein yang diteliti mengandung mikroplastik.
00:55Studi yang diterbitkan pada Agustus 2020 yang dipublikasikan di Environmental Science
00:59menemukan terdapat sekitar 52.050 hingga 233.000 partikel plastik berukuran di bawah 10 mikrometer dalam berbagai jenis buah dan
01:06sayur.
01:07Selanjutnya, ditemukan fakta apel dan wortel merupakan buah dan sayur yang paling terkontaminasi,
01:12dengan lebih dari 100.000 mikroplastik per gram.
01:15Partikel terkecil mikroplastik ditemukan di wortel, sementara potongan plastik terbesar ditemukan di selada.
01:21Studi lain yang dilakukan peneliti dari Universitas Catania, Italia,
01:26juga menemukan partikel plastik kecil dalam buah dan sayuran seperti wortel, selada, apel, dan pir.
01:33Apel memiliki salah satu jumlah mikroplastik tertinggi dalam buah,
01:36dengan rata-rata 195.500 partikel plastik per gram,
01:40sementara pir rata-rata mengandung sekitar 189.500 partikel plastik per gram.
01:45Brokoli dan wortel terbukti menjadi sayuran yang paling terkontaminasi dengan rata-rata lebih dari 100.000 partikel plastik per gram.
01:52Dua studi yang diterbitkan sebelumnya menemukan bahwa mikroplastik menembus akar tanaman selada dan gandum,
01:57dan nanoplastik diserap oleh akar tanaman.
02:00Buah dan sayuran dapat mengakumulasi mikroplastik melalui penyerapan dari air atau tanah yang terkontaminasi mikroplastik.
02:06Saat kita menggigit apel, kemungkinan besar kita juga mengonsumsi mikroplastik,
02:10jelas Yon Chen, juru kampanye Greenpeace Asia Timur yang berkantor Hong Kong.
Komentar

Dianjurkan