Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan pemerintah Indonesia tidak bisa menarik pungutan, seperti pajak, di jalur pelayaran strategis Selat Malaka. Hal ini karena tidak sejalan dengan Konvensi PBB tentang Hukum Laut atau UNCLOS dan prinsip kebebasan pelayaran internasional.
Menurut Sugiono, Indonesia berpegang dan mengakui UNCLOS sebagai dasar hukum laut internasional yang mengatur status negara kepulauan dan jalur pelayaran strategis, sehingga tidak memungkinkan pengenaan pajak di Selat Malaka.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #menlu #selatmalaka #pajak

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan pemerintah Indonesia tidak bisa menarik pungutan,
00:05seperti pajak, di jalur pelayaran strategi Selat Malaka.
00:08Hal ini karena tidak sejalan dengan Konvensi PBB tentang Hukum Laut atau Unclos dan Prinsip Kebebasan Pelayaran Internasional.
00:16Menurut Sugiono, Indonesia berpegang dan mengakui Unclos sebagai dasar hukum laut internasional
00:21yang mengatur status negara kepulauan dan jalur pelayaran strategis,
00:24sehingga tidak memungkinkan pengenaan pajak di Selat Malaka.
00:28Jadi, tidak, Indonesia tidak pada posisi untuk melakukan itu.
00:32Memungkut tarif di Selat Malaka, ungkap Sugiono saat ditemui di Gedung Pancasila,
00:36Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat pada Kamis, 23 April 2026.
00:42Selain itu, Sugiono menuturkan Indonesia mendukung kemerdekaan pelayaran
00:46dan kelancaran perdagangan yang netral dan saling mendukung.
00:49Kita juga berharap ada kelintasan yang bebas dan saya kira itu semua adalah komitmen banyak negara
00:54untuk bisa menciptakan satu jalur pelayaran yang bebas, yang netral saling mendukung
00:57jadi Indonesia tidak pada posisi untuk melakukan itu.
01:00Gak benerlah, tegasnya.
01:02Menteri Keuangan Purbaya Yudisa Dewa terpikir untuk memungkut pajak terhadap jalur pelayaran di Selat Malaka,
01:08sebagaimana yang mau dilakukan oleh Iran di Selat Hormuz.
01:11Kata dia, kebijakan itu bisa saja dilakukan,
01:14mengingat Indonesia selama ini memiliki posisi perairan strategis,
01:18sebagaimana kerap disampaikan Presiden Prabowo Subianto.
01:20Dan seperti arahan Presiden, Indonesia ini bukan negara pinggiran,
01:25kita ada di jalur strategis perdagangan dan energi dunia.
01:28Tapi kapal lewat Selat Malaka gak kita charge, gak tahu betul apa salah,
01:32kata Purbaya dalam acara simposium PTSMI 2026 di Jakarta, Rabu, 22 April 2026.
01:39Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan