Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 18 jam yang lalu
Praktik penagihan utang oleh debt collector kembali menjadi sorotan setelah serangkaian aksi kekerasan yang terjadi di Kota Pekanbaru.

Kasus pengeroyokan hingga penarikan paksa kendaraan dinilai telah melampaui batas kewajaran dan mencederai supremasi hukum.

Pengamat Ekonomi, Dr Dahlan Tampubolon menilai fenomena ini bukan lagi sekadar persoalan sengketa kredit, melainkan sudah mengarah pada tindakan kriminal yang terorganisir.

Tonton juga RiauOnline “
(RiauOnline)

#Riauonline #Riauonlinecoid #debtcollector #premanisme

Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share.

Tonton konten lainnya juga di YouTube Channel:
- Sisi Lain https://youtu.be/_TYOe2wDBl8
- Wamoi dan Riau https://youtu.be/roXyLa8aFLU

Jangan lupa subscribe yaa..

Follow Juga akun Sosial Media kami

https://www.facebook.com/RiauOnlin

https://twitter.com/red_riauonline

https://www.instagram.com/riauonline.co.id/?hl=id

https://www.tiktok.com/@riauonline1

https://s.helo-app.com/al/xvYZYpjbvR

https://sck.io/u/j3hlxrGg

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Praktik penagihan utang oleh debt collector kembali menjadi sorotan setelah serangkaian aksi kekerasan yang terjadi di kota Pekanbaru.
00:07Kasus pengeroyokan hingga penarikan paksa kendaraan dinilai telah melampaui batas kewajaran dan mencederai supremasi hukum.
00:13Pengamat ekonomi, Dr. Dahlan Tampu Bolon menilai fenomena ini bukan lagi sekadar persoalan sengketa kredit,
00:19melainkan sudah mengarah pada tindakan kriminal yang terorganisir.
00:23Kisah debt collector bukan lagi sekadar cerita sengketa cicilan,
00:25tetapi sudah menjelma jadi potret, premanisme berjubah legalitas, yang merendahkan marwah hukum di negeri sendiri.
00:32Ujarnya kepada Riau Online, selasa 28 April 2026.
00:37Akademisi dari Universitas Riau ini menyoroti sejumlah kasus yang belakangan mencuat,
00:41termasuk pengeroyokan oleh empat debt collector terhadap seorang warga,
00:44hingga praktik pemerasan dengan dalih biaya penarikan kendaraan.
00:48Bahkan, terdapat insiden penyerangan yang terjadi di depan institusi kepolisian.
00:52Ini namanya tak tahu adat, hilang malu, hilang hormat, dan hilang rasa segan pada hukum, tegasnya.
00:59Berdasarkan kronologi yang diungkap Polresta Pekanbaru dan Pol Dariau,
01:03pola yang digunakan para pelaku cenderung serupa.
01:06Mereka menghentikan kendaraan secara paksa di jalan, melakukan intimidasi,
01:10meminta sejumlah uang dengan dalih biaya penarikan,
01:13hingga berujung pada aksi kekerasan jika korban melawan.
01:16Dalam beberapa kasus lain, aksi brutal bahkan terjadi hingga ke halaman kantor polisi,
01:20di mana korban tetap dikejar, kendaraan dirusak,
01:23dan penganiayaan dilakukan di area yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi masyarakat.
01:28Ini bukan lagi sekadar urusan kredit bermasalah.
01:31Ini tindakan pidana murni perampasan, pemerasan,
01:35dan penganiayaan yang kebetulan dilakukan oleh orang yang mengaku penagi hutang, jelas dahlan.
01:39Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan