00:00Tindak pidana korupsi yang terjadi saat kian canggih.
00:04Seringkali, korupsi tidak lagi dilakukan sendiri,
00:08ada circle atau orang dekat koruptor yang dilibatkan.
00:11Perannya beragam, mulai dari perencana hingga membantu menampung hasil rasuah.
00:18Kami melihat adanya pola keterlibatan sejumlah circle di sekitar pelaku utama,
00:23kata juru bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan Selasa 21 April 2026.
00:32Circle ini tidak hanya berperan pada saat modus operandi korupsi dilakukan,
00:37tetapi juga seringkali menjadi layering melakukan penerimaan uang hasil tindak pidana korupsi,
00:43maupun dijadikan sarana untuk menyamarkan dan mengalirkan uang hasil dugaan tindak pidana korupsi.
00:49Tambahnya, Budi mengungkap circle tersebut berasal dari berbagai kalangan.
00:54Bukan hanya keluarga, ada pula orang kepercayaan, rekan kerja, hingga kolega politik yang dilibatkan.
01:02Para circle ini seringkali ikut terlibat sejak awal proses perencanaan korupsi,
01:07bahkan ikut melakukan perbuatannya.
01:10Selain itu, ada pula yang hanya bertugas menjadi perantara maupun sebagai penampung hasil korupsi.
01:17Kondisi ini menunjukkan bahwa korupsi layaknya sebuah ekosistem.
01:22Ada yang mengatur, ada yang menjalankan, ada yang menyimpan, bebernya.
01:28Budi memaparkan, ada sejumlah perkara di KPK yang memperlihatkan fenomena circle ini.
01:34Salah satunya adalah kasus Bupati Pekalongan, Fadia Arafik.
01:39Dia diduga mengintervensi para perangkat daerah untuk memenangkan perusahaan keluarganya
01:45dalam berbagai proyek pengadaan di Pemkap Pekalongan.
01:48Begitu juga pada kasus Bupati Bekasi, Ade Kuswara.
01:53Ia dan ayahnya, HM Kunang diduga menerima ijon proyek dari pihak swasta di Kabupaten Bekasi.
02:00Sementara, dalam kasus Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo,
02:04memperlihatkan adanya peran orang kepercayaan.
02:07Dalam hal ini, orang kepercayaan itu adalah ajudan Gatut Dwi Yoga Ambal.
02:13Melalui ajudannya, Gatut diduga memeras berbagai pejabat perangkat daerah.
Komentar