00:00Donald Trump memainkan tekanan politik ke dunia olahraga, terutama turnamen sepak bola.
00:05Lalu apakah mungkin Italia menggantikan Iran di piala dunia?
00:09Kita akan membahasnya bersama analis sepak bola Bung M. Kusnaini.
00:13Selamat sore, Bung Kus. Semoga sehat-sehat.
00:16Selamat sore, Mark.
00:16Ya, kami melalui sambungan telepon.
00:18Bung Kus, untuk saat ini kita mengatakan bahwa ini selalu ada saja gebrakan dari Donald Trump.
00:24Untuk saat ini dia meminta agar timnas atau timnas Iran digantikan dengan timnas Italia.
00:31Menurut Anda apakah ini mungkin secara teknis?
00:35Iya, menurut saya ini baru pertama kalinya terjadi mungkin dalam sejarah piala dunia.
00:41Peserta piala dunia itu didikte oleh salah satu tuan rumah harus negara tertentu dan negara tertentu tidak boleh ikut.
00:48Bekipun sifatnya itu bukan otoritas ya, karena penentu pesertakan tetap sifat.
00:54Tapi apa yang dilakukan oleh Donald Trump itu menurut saya sebuah upaya untuk mendikte.
00:59Dan itu tidak boleh dibiarkan oleh sifat.
01:02Karena bisa menjadi persediaan buruk untuk piala dunia selanjutnya, termasuk di event-event lain.
01:07Nanti tuan rumah dengan pertimbangan tertentu bisa mendikte sifat untuk menyortir peserta tertentu yang tidak diinginkan oleh pihak tuan rumah.
01:17Itu saya pikir hal yang harus dihindari karena FIFA itu sangat tegas menentang yang namanya diskriminasi, menentang yang namanya socialisme,
01:27rasisme.
01:28Dan itu larangan terhadap tim Iran itu kan bisa mendekati unsur diskriminasi.
01:33Jadi dalam hal ini saya pikir FIFA akan bertindak tegas ya menolak upaya mendikte yang dilakukan oleh Donald Trump.
01:41Kalaupun misalnya Iran tetap tidak bisa bertanding, saya kira FIFA juga akan menentukan sendiri polanya, sistemnya seperti apa.
01:49Dan tidak serta-merta mengikuti keinginan Trump untuk menggantikan Iran dengan Italia.
01:54Oke, bungkus untuk saat ini sebenarnya siapa saja yang akan masuk ke piala dunia jika Iran mundur dari piala dunia?
02:01Iya, dalam aturan piala dunia, negara yang berpartisipasi di butaran final adalah mereka yang lolos melalui jalur kualifikasi plus negara
02:11yang menjadi tuan rumah.
02:13Itu kan aturannya seperti itu.
02:15Nah, tiap negara yang mengikuti kualifikasi itu ditentukan berdasarkan yang namanya konfederasi.
02:21Jadi kalau misalkan negara itu berada di Asia tentu mengikuti kualifikasi di konfederasi Asia.
02:27Begitu pula sebaliknya kalau di Eropa.
02:29Nah, seandainya salah satu peserta yang sudah lolos dari konfederasinya kemudian tidak bisa terlibat di piala dunia, di putaran final,
02:38maka penggantinya adalah negara dari konfederasi yang sama yang memiliki peringkat tertinggi dalam kualifikasi.
02:45Jadi misalnya katakanlah Iran peringkat ketiga misalnya gitu ya,
02:48maka negara yang menggantikan ketika Iran tidak bisa berangkat ke putaran final piala dunia,
02:54itu negara peringkat di bawahnya, peringkat keempat atau peringkat kelima.
02:57Bukan negara dari konfederasi yang lain, Itali dalam hal ini misalnya gitu ya.
03:02Lebih mungkin memilih Indonesia daripada Itali dalam konteks ini ya.
03:06Karena Indonesia memiliki konfederasi yang sama dengan Iran.
03:08Dan Indonesia mencapai tahapan yang cukup jauh dalam kualifikasi meskipun tetap tidak lolos ya.
03:15Oke, untuk saat ini sebenarnya kemungkinan apa saja?
03:18Misalnya segi keamanan dan juga tampaknya Presiden Donald Trump memiliki sentimen tersendiri terhadap timnas Iran
03:25dan apakah Iran juga telah memutuskan untuk mundur dari laga di turnamen piala dunia?
03:32Iya, jadi sebetulnya dugaan saya tanpa dilarang oleh Trump, tanpa ditolak oleh Trump pun
03:40sebetulnya Iran juga sudah memperhitungkan kemungkinan absen.
03:43Karena dalam olahraga termasuk dalam sepak bola, keamananku adalah salah satu unsur yang terpenting
03:49yang pasti akan jadi pertimbangan utama.
03:52Karena tujuan dasar dari olahraga itu kan untuk kesehatan, untuk persahabatan.
03:56Dan seandainya nilai-nilai itu tidak terpenuhi, tidak ada jaminan terhadap adanya keselamatan,
04:02tidak hanya jaminan terhadap keamanan, maka unsur itu akan menjadi salah satu pertimbangan
04:07untuk tidak melanjutkan partisipasi.
04:10Nah, unsur keamanan ini kan salah satu unsur yang sulit dipenuhi saat ini ketika Iran berpartisipasi di piala dunia,
04:15apalagi seandainya jadwalnya memungkinkan Iran bermain di negara Amerika Serikat.
04:20Karena itu saya tidak terkejut kalau misalnya Iran nanti menyatakan mundur,
04:25dan itu Viva pasti akan sangat paham.
04:27Karena dalam kasus tertentu Viva ini juga sangat memahami hal-hal seperti itu.
04:32Tapi jangan didikte oleh tuan rumah, negara A tidak boleh ikut,
04:37menggantinya negara B itu yang tidak boleh.
04:39Viva nanti akan punya mekanisme sendiri, dan itu bukan didikte oleh tuan rumah.
04:44Baik, kita harus mengikuti dinamika ini dan juga kita harus mengetahui bahwa
04:51pertandingan turnamen sepak bola ini merupakan asas fair play,
04:55sportivitas, dan juga persahabatan, dan juga keamanan menjadi titik ukur penting
04:59bagi sebuah pelaksanaan turnamen dunia.
05:02Kita harapkan ada ketegasan dari pihak Viva agar tim Nas Iran dapat dilindungi secara keamanan
05:09di pertandingan Amerika dan juga ada kepastian termasuk tadi merunut terhadap konfederasi
05:15yang berlaku dengan aturan Viva.
05:17Terima kasih sekali lagi, Bung M. Kusna ini telah memberikan perspektifnya bersama kami di Kompas Petang.
05:22Sehat-sehat selalu, Bung.
05:24Terima kasih.
05:25Terima kasih.
Komentar