Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan pejabat sebelumnya dalam upacara di Istana Negara, Jakarta, Senin sore.

Usai dilantik, Nanik menegaskan akan melakukan langkah efisiensi dan penataan ulang program, termasuk evaluasi menyeluruh terhadap operasional dapur SPPG.

Nanik menyampaikan bahwa sebanyak 27.877 titik dapur SPPG akan dihentikan sementara untuk dilakukan penataan dan evaluasi mendalam. Langkah ini dilakukan untuk memastikan apakah distribusi layanan sudah sesuai dengan jumlah penerima manfaat, atau justru terjadi kelebihan kapasitas di sejumlah wilayah.

Penataan tersebut juga bertujuan untuk memastikan program benar-benar tepat sasaran, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan intervensi gizi. Pemerintah akan melakukan pemetaan ulang agar distribusi layanan lebih merata dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Presiden juga melantik dua Wakil Kepala BGN, yakni Agustina Arumsari dan Trenggono.

#PrabowoSubianto #BGN #NanikSDeyang

Baca Juga [FULL] Pernyataan Nanik S Deyang dan Said Iqbal Usai Dilantik Presiden Prabowo di Istana di https://www.kompas.tv/nasional/673718/full-pernyataan-nanik-s-deyang-dan-said-iqbal-usai-dilantik-presiden-prabowo-di-istana

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/673768/nanik-s-deyang-lakukan-penataan-program-mbg-27-877-titik-sppg-dievaluasi-jmp
Transkrip
00:00Saudara Presiden Prabowo Subianto melantik Nanik S. Deang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional
00:05menggantikan dadan Hindayana yang dicopot karena kasus korupsi MBG.
00:12Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan digelar di Istana Negara Jakarta, Senin sore.
00:17Usai pelantikan, Nanik bilang akan langsung melakukan efisiensi
00:22agar tidak membebani keuangan negara dengan tidak menambah pembangunan dapur SPPG yang baru.
00:28Presiden turut melantik dua wakil Kepala BGN yaitu Agustina Arum Sari dan Terenggono.
00:38Hari ini jumlahnya titik dapur yang operasional berdasarkan virtual account itu 27877.
00:48Nah kita hentikan dulu ke situ, kita akan tata.
00:53Kita tata apakah dapur ini melayani ini sudah bisa melayani sebetulnya dengan penerima manfaat yang ada
01:09atau sebetulnya malah kelebihan.
01:11Kita lebih arahkan nanti benar-benar pada anak-anak atau penerima manfaat yang benar-benar membutuhkan intervensi Gizi.
01:20Nah ini kita akan refocusing sehingga apakah 63 juta yang sekarang ada ini benar tuh 63 juta ini butuh
01:28atau sebetulnya bisa dikurangi kemudian nanti kita tambah yang belum memperoleh.
01:37Badan Gizi Nasional bersiap membentuk Dewan Pengarah Khusus yang diisi oleh 7 orang Dewan Pengarah.
01:44Dewan itu nantinya akan didominasi oleh para profesor ahli Gizi serta dokter spesialis anak.
01:51BGN memastikan seluruh kebijakan strategis intervensi Gizi anak bangsa
01:55akan tetap berada di bawah pengawasan akademisi serta profesor di bidangnya.
02:13Indonesia menimbang dan seterusnya mengingat dan seterusnya tua Agustina Arumsari sebagai
02:25penandatanganan berita
Komentar

Dianjurkan