Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat tersangka termasuk Bupati Muara Enim Edison usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan suap dan gratifikasi dari proyek pengadaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim, Selasa (9/6/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengungkapkan modus para tersangka dalam kasus korupsi tersebut dengan menyimpan hasil suap itu di rekening perantara atau nominee.

"Jadi memang para oknum ini menggunakan beberapa rekening nominee, kemudian menggunakan modus buka-tutup rekening gitu ya," ujar Budi.

Baca Juga KPK Ungkap Barang Bukti dalam OTT yang Jaring Bupati Muara Enim Bernilai Hampir Rp2 Miliar di https://www.kompas.tv/nasional/673732/kpk-ungkap-barang-bukti-dalam-ott-yang-jaring-bupati-muara-enim-bernilai-hampir-rp2-miliar

#kpk #bupatimuaraenim #korupsi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/673765/jadi-tersangka-kpk-ungkap-modus-korupsi-bupati-muara-enim-edison-tampung-hasil-suap-di-rekening-ob
Transkrip
00:00Saya akan menyampaikan perkembangan peristiwa tertangkap tangan di wilayah Sumatera Selatan
00:05bahwa tadi malam sudah dilakukan ekspos dan pimpinan sudah memutuskan
00:13terkait dengan penyelidikan tertutup di wilayah Sumatera Selatan
00:17berdasarkan kecukupan bukti permulaan yang sudah diperoleh dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut
00:26kemudian diputuskan untuk naik ke tahap penyelidikan
00:30kemudian dari penyelidikan tersebut KPK juga sudah menetapkan pihak-pihak sebagai tersangka
00:39dimana dalam penyelidikan ini ditetapkan 4 orang sebagai tersangka
00:45kemudian dalam peristiwa tertangkap tangan ini tim mengamankan 10 orang
00:525 orang di wilayah Jakarta dan 5 orang di wilayah Sumatera Selatan
00:57selain itu tim juga mengamankan barang bukti diantaranya uang dalam bentuk tunai
01:06rupiah, dolar, kemudian rial dan juga ada sejumlah saldo dalam rekening
01:16karena memang beberapa rekening ini diduga digunakan sebagai penampungan
01:24terkait dengan dugaan penerimaan yang dilakukan oleh para oknum di pemerintah Kabupaten Muara Enin
01:31dari para pihak swasta sehingga dilakukan pengamanan terhadap saldo-saldo dalam rekening tersebut
01:41total sekitar hampir 2 miliar yang diamankan oleh tim dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan ini
01:52untuk detilnya nanti kami akan sampaikan dalam konferensi PES
01:57kami catwalkan sore ini siapa saja pihak yang ditetapkan sebagai tersangka
02:03bagaimana konstruksi karanya, di mana perkara itu terkait dengan dugaan
02:10yang berkaitan dengan pengadaan-pengadaan di lingkup Pemkap Muara Enin
02:18dan juga dugaan penerimaan lainnya atau gratifikasi
02:23Mas ini kan ada 10 orang yang diamankan, kemudian 4 orang ditetapkan sebagai tersangka
02:28namun 4 ini apakah pihak penyelenggaran negara semua atau ada pihak swastanya
02:33kemudian apakah salah satunya itu Pak Edison selaku Bupati
02:37dari 4 pihak yang ditetapkan sebagai tersangka
02:41ada dari sisi PN, ada juga dari sisi swasta
02:45benar salah satunya adalah Bupati
02:51Soal uang barang bukti itu berbeda siapa?
02:54Terus apakah dua bidan itu total keseluruhan termasuk rekening atau terpisah?
02:58Ya, barang bukti dalam bentuk uang tunai ada rupiah, dolar, rial
03:05kemudian ada sejumlah rekening yang juga diamankan
03:10di mana saldo-saldo di dalamnya total dengan uang tunai yang diamankan
03:15senilai hampir 2 miliar rupiah
03:19ya mengapa rekening-rekening ini juga turut diamankan
03:23karena memang para pihak ini menyiapkan rekening penampungan
03:29untuk menampung terkait dengan dugaan penerimaan dari para pihak swasta
03:35berkaitan dengan pengadaan-pengadaan di lingkup pemerintah Kabupaten Muara Enim
03:42salah satunya di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
03:46Mas, uang realis itu apa ada salah satu bersama yang baru pulang harga?
03:50Ya, nanti kami detilnya kami akan sampaikan gitu ya
03:54yang pasti itu bagian yang termasuk diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan
04:04Jadi memang para oknum ini menggunakan beberapa rekening nomini
04:10kemudian menggunakan modus buka-tutup rekening
04:13artinya membuka rekening untuk penampungan
04:16nanti rekening itu sudah habis, sudah didistribusikan
04:20buka lagi dengan rekening baru, begitu
04:23Mas, kemarin kami telah diberikan kantor bupati sama kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
04:28apakah uang-uang itu?
04:31Untuk barang bukti diamankan dari sejumlah pihak
04:35detilnya nanti dalam konferensi PS
04:38terkait dengan kegiatan di lapangan
04:41kami pastikan belum ada pengelidahan
04:43karena memang masih dalam tahap penyelidikan tertutup
04:45Mas Budi, di luar 10 orang itu apa ada dugaan tersangka lain enggak Mas?
04:50Tersangkanya 4
04:51Oke, di luar 10 orang yang terpisa itu apakah ada potensi untuk tersangka lain itu enggak Mas?
04:55Kita lihat nanti perkembangannya seperti apa
04:57karena ini 1x24 jam
04:59dari bukti-bukti awal yang diperoleh oleh tim
05:05didapatkan bukti-bukti yang kuat untuk 4 orang tersebut
05:08yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka
05:11Mas, kalau di kabupaten tadi berkaitan soal pengadaan pendidikan pendidikan
05:18informasi yang saya peroleh
05:20justru RK itu diperbolehkan pulang pada pukul setengah 7
05:24RK ini merupakan kepala dinas pendidikan dan kebudayaan muara ini
05:30Bisa dijelaskan?
05:32Tentunya penetapan tersangka para pihak berdasarkan kecukupan bukti yang diperoleh
05:39Dan penyidikan perkara ini tentu juga belum berhenti pada titik ini
05:44Penyidik tentu nanti masih akan mengkonfirmasi, meminta keterangan
05:49tidak hanya kepada para tersangka tapi juga para saksi
05:53sehingga terbuka kemungkinan untuk terus dilakukan pendalaman, penelusuran dan juga pengembangan
05:59Nanti kita lihat ke depannya
06:01Ya artinya bahwa dari empat orang yang ditetapkan tersangka di luar RK
06:07selalu kardis pendidikan dan kebudayaan
06:10Betul
06:15Apakah dari empat itu salah satunya adalah tenaga ahli dari BPK?
06:20Bisa disampaikan?
06:21Untuk detilnya nanti kami sampaikan yang pasti para pihak yang ditetapkan sebagai
06:27dari sisi Pemkap, Muara Enim dan juga sisi swasta
06:51Tidak ada, sampai saat ini tidak ada informasi tersebut
06:55Mas, suami ini kan dalam gratifikasi, apakah ada kemungkinan besar pemberian gratifikasi itu berbentuk barang
07:06atau kan uang yang belum ditetapkan, apakah ada kemungkinan?
07:09Ya, sampai saat ini informasi yang kami dapatkan dalam bentuk uang
07:15baik cash ataupun di transfer ke rekening penampung
07:19Apakah kemudian nanti ada pemberian-pemberian dalam bentuk barang misalnya nanti tentu penyidik akan mendalami
07:28Impotasi yang diperoleh bahwa pengumpulan sejumlah uang untuk proyek itu berkaitan soal temuan BPK
07:35dan uang itu digunakan untuk menutup agar dari temuan itu bisa mendapatkan predikat WTP
07:44Bisa disampaikan kejelasan informasi tersebut?
07:46Untuk konstruksi detilnya nanti dalam konfes pasti akan dijelaskan
07:51Namun kami perlu sampaikan bahwa dalam perkara ini terkait dengan dugaan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara-negara di lingkup Pemkap
08:01Muara Enim
08:02ini berkaitan dengan pengadaan-pengadaan di kabupaten tersebut
08:07Pengadaannya pengadaan apa sih Mas?
08:08Di Dinas Pendidikan, nanti detilnya kami akan sampaikan
08:16Ada yang atas nama OB
08:19Kemudian beberapa pegawai di lingkup Pemkap
08:22Ada juga menggunakan rekening-rekening lain
08:27Ini KPK melakukan joint investigasi dengan Kortas Tipikor Polri
08:35Sehingga ini tentu menjadi wujud konkret sinergi antar APH dalam hal ini KPK dengan Polri
08:44Nanti kami akan sampaikan secara lengkap bagaimana konstruksi perkara ini
08:50Pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka
08:53Yang kemudian dilakukan penahanan
08:55Kami akan sampaikan secara utuh dalam konferensi pers sore ini
09:28Yang masih ada barang ambil lagi
09:37Kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami
09:41Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya
09:46Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda
09:52Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan