Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Dugaan praktik curang dalam Ujian Tulis Berbasis Komputer dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) ditemukan di sejumlah daerah.

Ada yang menggunakan joki dan alat bantu di telinga.

Kampus Undip mengungkap dugaan kecurangan yang dilakukan peserta UTBK Fakultas Kedokteran tahun ini. Pelaku memasang alat bantu dengar ke dalam lubang telinga dan terdeteksi metal detector petugas.

Direktur Jejaring Media, Komunitas, dan Komunikasi Publik Undip menyebut kecurangan terjadi 21 April 2026.

Karena alat yang ditanam terlalu kecil, panitia membawa pelaku ke Rumah Sakit Nasional Diponegoro. Dari hasil pemeriksaan, alat itu terkonfirmasi sebagai alat bantu dengar.

Sementara di Malang, Jawa Timur, dugaan kecurangan UTBK dengan menggunakan jasa joki terungkap dan viral di media sosial.

Peserta UTBK yang menggunakan joki untuk masuk jurusan Fakultas Kedokteran Gigi. Pihak kampus menyebut pelaku memodifikasi foto tanda peserta agar tidak terlacak sistem.

Pihak kampus kini tengah menginvestigasi dugaan kecurangan UTBK dengan pencocokan data peserta, memeriksa CCTV, hingga memeriksa pengawas ruangan.

Panitia pelaksana mengaku kesulitan mengidentifikasi kecurangan, meski screening ketat peserta dilakukan sebelum ujian dimulai. Pelaku bahkan mengikuti ujian sampai selesai.

Kasus joki UTBK juga terjadi di Surabaya, Jawa Timur.

#utbk #undip #cctv

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/664845/terbongkar-modus-curang-utbk-2026-dari-joki-hingga-alat-di-telinga-pelaku-terancam-sanksi
Transkrip
00:00Ketika keserotan berikutnya, dugaan praktik curang dalam ujian tulis berbasis komputer dalam seleksi nasional berdasarkan tes UTBK-SNBT ditemukan di
00:10sejumlah daerah.
00:11Ada yang menggunakan joki dan alat bantu di telinga.
00:15Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menyebut perbuatan curang dalam UTBK adalah tindakan kriminal.
00:25Dugaan praktik curang dalam ujian tulis berbasis komputer dalam seleksi nasional berdasarkan tes UTBK-SNBT ditemukan di sejumlah daerah.
00:34Kampus Undip mengungkap dugaan kecurangan yang dilakukan peserta UTBK Fakultas Kedokteran tahun ini.
00:40Pelaku memasang alat bantu dengar ke dalam lubang telinga dan terdeteksi metal detektor petugas.
00:46Direktur Jejaring Media, Komunitas dan Komunikasi Publik Undip menyebut,
00:51kecurangan terjadi tanggal 21 April 2026.
00:54Karena alat yang ditanam terlalu kecil, Panitia membawa pelaku ke Rumah Sakit Nasional di Ponegoro.
01:00Dari hasil pemeriksaan, alat itu terkonfirmasi sebagai alat bantu dengar.
01:05Panitia UTBK Undip melaporkan temuan ini ke Panitia UTBK Pusat dan menyerahkan pelaku ke Polsek Kembalang.
01:12Pelaku pun disangsi diskualifikasi.
01:14Saat itu yang bersangkutan perdeteksi.
01:18Ada metal di badannya ketika Panitia melakukan metal detektor, pemeriksaan dengan metal detektor.
01:29Ini membawanya ke RSND, di sana kami ke klinik THT ya.
01:36Dan benar ditemukan bahwa di dalamnya terdapat dua metal yang kami sinyalir sebagai alat bantu untuk mendengar.
01:45Berarti itu jenis kelaminnya perempuan dan perempuan itu mau detektor kemana ya?
01:50Ya, itu perempuan dan ingin mendaktar ke fakultas pedokteran.
01:56Sementara di Malang, Jawa Timur, dugaan kecurangan UTBK dengan menggunakan jasa joki terungkap dan viral di media sosial.
02:03Peserta UTBK menggunakan joki untuk masuk jurusan fakultas kedokteran gigi.
02:08Pihak kampus menyebut pelaku memodifikasi foto tanda peserta agar tidak terlacak sistem.
02:14Pihak kampus kini tengah menginvestigasi dugaan kecurangan UTBK dengan pencocokan data peserta,
02:19memeriksa CCTV, hingga memeriksa pengawas peruangan.
02:24Panitia pelaksana mengaku kesulitan mengidentifikasi kecurangan meski screening ketat peserta dilakukan sebelum ujian dimulai.
02:31Pelaku bahkan mengikuti ujian sampai selesai.
02:34Untuk kasus yang seperti ini itu agak sulit untuk mendeteksinya saat itu juga.
02:41Sehingga begitu kami mendapatkan laporan kemudian akhirnya oke ini sudah langsung confirm
02:48bahwa ini adalah kecurangan yang bertukar identitas.
02:52Kami telusuri ternyata sudah tidak ada, tapi semua peserta di ruangan itu hadir, berarti ada.
02:59Hanya kami tadi sudah disampaikan oleh Bu Direktur bahwa kita langsung ke CCTV dan seterusnya.
03:05Ya itu confirm bahwa ya memang terjadi.
03:10Kasus joki UTBK juga terjadi di Surabaya, Jawa Timur.
03:13Kecurangan terjadi pada hari pertama ujian di Universitas Negeri Surabaya.
03:17Petugas sempat melakukan verifikasi ke sekolah asal peserta.
03:21Dari hasil pemeriksaan ditemukan kesamaan nama, namun foto tidak sesuai dengan identitas asli pemilik ijazah.
03:29Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipul Hayat merespons temuan kecurangan dalam UTBK tahun ini.
03:35Ia menyebut perbuatan curang dalam UTBK adalah tindakan kriminal.
03:39Sangsinya apa? Sangsinya?
03:41Itu pertama-tama adalah sangsi yang terkait dengan pemalsuan identitas.
03:49Itu sudah ada ketentuan hukumnya, sangsinya untuk yang melakukan pemalsuan identitas.
03:58Yang kedua, tentunya peserta yang diwakil, yang di joki oleh dia, dia kan didiskualifikasi.
04:06Di blacklist kayaknya didiskualifikasi.
04:09Jadi apapun dia sudah dianggap tidak mengikuti UTBK ini.
04:17Tapi kemudian yang pertama, di samping dia didiskualifikasi, dia harus mempertahang jawabkan karena itu perbuatan kriminal.
04:24Kecurangan dalam ujian masuk pergeruan tinggi tentu sangat disayangkan.
04:28Perbuatan curang dalam UTBK menciderai tujuan pendidikan yang mengedepankan integritas dan kejujuran.
04:34Tim Liputan, Kompas TV
Komentar

Dianjurkan