00:00Saudara Iran kembali menutup Selat Hormuz dan menuduh Amerika Serikat melanggar kesepakatan.
00:08Keputusan ini dibuat Iran setelah Trump menyatakan tidak akan mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
00:14Iran memperingatkan, selama blokade Amerika Serikat terhadap pelabuhan Iran diberlakukan,
00:20maka Selat Hormuz akan diblokir.
00:22Sikap ini diumumkan melalui media pemerintah Iran.
00:30Policani bahwa ibas dan menanggir.
00:30Amerika sendirah Allah kembali menanggir,
00:32mengikipan yang jaya belajar Tengah Hormuz,
00:34mengganggu kembali jaya.
00:36Yuri alan have camera yang telah bergabud,
00:39dan menanggirkan ya Allah kembali menanggir,
00:42dan menanggirkan kembali menanggir.
00:44Anda akan mengambil kembali menanggir.
00:47Sudah kembali menanggir kembali menanggir,
00:50dan ada dalam yang terhadap pelabuhan mafait.
00:51ini terhadap pelabuhan mafait.
00:57meltedah caip dengan telah menanggir,
00:59Pesero masih berkoordinasi dengan otoritas di Selat Hormuz agar dua kapal tanker Pertamina yang tertahan bisa melintas.
01:05Menurut Pertamina, situasi di Selat Hormuz masih sangat dinamis sehingga aspek keselamatan seluruh awak kapal selalu jadi prioritas.
01:16Untuk dua kapal Pertamina, saat ini kami terus memonitor perkembangan dan berkoordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait.
01:24Keamanan dan keselamatan awak serta kapal menjadi prioritas.
01:28Tulis Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina kepada Kompas TV.
Komentar