00:00Hadir ya, hadir dan bahkan juga memberikan preface, memberikan beberapa statement begitu ya, seperti itu.
00:07Dan kami baik-baik aja, fine-fine aja.
00:09Jadi kalau misalnya ada pihak yang melaporkan dia, laporan polisi gitu ya, itu bukan urusan kami, itu urusannya di semua.
00:15Begitu.
00:17Bukan juga sekarang berstatement akan menantang analisa kuali itu sendiri.
00:23Bagaimana karena dia dapatnya? Dia akan menantang roju dong atau kuali kuali itu.
00:28Ya, begini loh ya.
00:30Jadi terlepas dari fakta ya, bahwa ternyata rispon ini tidak berhak untuk menyandang gelar doktor dan master engineering dari Jepang.
00:42Ini berdasarkan informasi dari beberapa orang termul yang ke Jepang gitu ya.
00:46Dan kita semua juga tahu bahwa mereka itu sudah melaporkan, laporan polisi kepada Polda ya, artinya itu kan autentik ya.
00:54Saya juga punya komunikasi sedikit dengan para termul itu yang juga saya kenal, ya memang mereka dapat data bahwa memang
01:01rispon itu tidak lulus dari Yamaguchi dan bahkan ada surat kematian palsu begitu kan, seperti itu.
01:07Itu terus terang bikin saya sedih.
01:08Ya, kita tidak pernah punya masalah dengan rispon.
01:13Saya, Mas Roy, tetapi kita bertiga RRT itu tidak pernah punya masalah dengan rispon.
01:17Terus terang ya, saya, kami ya berdua itu sama-sama punya keraguan, punya pertanyaan besar gitu terkait dengan gelarnya rispon
01:26beberapa bulan yang lalu.
01:27Tapi karena kami menganggap dia sahabat, bahkan kami menganggap dia adik, kami tutupi gitu loh.
01:33Kami tutup, kami diam diri aja.
01:36Kok aneh ya, dia tidak bisa bahasa Jepang misalnya begitu.
01:39Terus kemudian ternyata ijazah dia warnanya beda dengan ijazah asli Yamaguchi.
01:42Kami tutup itu gitu loh.
01:44Kami tidak ngomong, kami diam saja.
01:47Itu anggap kami, nanti rispon akan punya penjelasan yang ilmiah begitu ya gitu.
01:52Sehingga aneh juga kalau kemudian rispon menantang-nantang kami dan sebagainya itu aneh juga.
01:57Kita tidak pernah punya masalah dengan dia gitu loh.
02:00Ya, gitu.
02:00Ada indikasi kan tadi tetap di laporan Kaito.
02:03Ada indikasi kan dia mau juga SP3 ini karena dia arti-inti laporan tentang ijazahnya itu bohong atau doktor.
02:13Iya.
02:14Ya, saya kan juga ini, saya juga apa namanya, klarifikasi ya kepada beberapa pihak yang ke Jepang kan.
02:22Saya klarifikasi gitu kan.
02:24Nah, saking saya penasaran, saya akan rencanakan untuk ke Jepang juga, ke Yamaguchi University gitu.
02:31Dan termasuk juga ke Universitas Mataram ya.
02:33Karena saya tidak mau gitu loh.
02:35Saya itu, saya tidak percaya kalau rispon itu gelarnya palsu.
02:39Saya tidak percaya.
02:40Karena itu saya harus membuktikan sendiri ke Yamaguchi University.
02:44Saya mau membuktikan sendiri.
02:45Saya berharap di sana saya ketemu ijazah rispon.
02:48Saya berharap saya ketemu riwayat pendidikan rispon.
02:51Saya berharap saya ketemu tesis S2 dan disertasinya rispon di sana.
02:56Saya berharap itu.
02:57Begitu juga dengan rencana saya ke Universitas Mataram.
03:00Saya mau ketemu rektor, ketemu dekan dari Fakultas Informatika.
03:03Karena saya berharap di sana rispon memang jadi pegawai di sana.
03:08Jadi dosen di sana.
03:09Begitu juga dengan Universitas Brawijaya.
03:11Yang mana rispon berapa kali pernah jadi staff pengajar di sana.
03:15Saya ingin apa?
03:16Bukan membuktikan bahwa rispon itu palsu saja.
03:19Enggak.
03:19Saya ingin ketemu ijazah asli rispon.
03:22Karena dia di kelas saya di UGM.
03:24Saya tidak mau dia palsu.
03:32Dalam waktu dekat ya.
03:34Dalam waktu dekat.
03:35Karena sama ya.
03:37Jadi kalau kamu di Yamaguchi University tentu saja karena habis Mei ya.
03:40Karena kan saya dapat cekal 6 bulan.
03:42Terakhir itu Mei 2026.
03:44Dan sejak itu ya saya akan ke Jepang.
03:47Untuk melihat di mana rispon kuliah.
03:51Ya.
03:54Dan saya ingin sekali.
03:56Saya ingin sekali.
03:57Saya ingin sekali dapat fakta bahwa gelar yang dipasang sama rispon di KTP ini gelar yang benar.
04:03Saya ingin sekali ini gelarnya benar.
04:05Jadi termul itu keliru gitu.
04:07Saya ingin sekali itu.
04:08Ya.
Komentar