Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa menanggapi Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) yang diterima Rismon Sianipar dalam kasus ijazah palsu Jokowi.

Tifa mengatakan bahwa SP3 merupakan strategi Jokowi menutupi kasus ijazah palsu.

"Itu adalah strategi Pak Joko Widodo agar seluruh tersangka itu mengajukan RJ. Kemudian akan diberi SP3," ujar Tifa dalam konferensi pers di Jakarta, pada Jumat (17/4/2026).

Baca Juga Rismon Sianipar Dapat SP3, Sempat Minta Maaf ke Jokowi hingga Hubungan dengan Roy Merenggang di https://www.kompas.tv/video/663730/rismon-sianipar-dapat-sp3-sempat-minta-maaf-ke-jokowi-hingga-hubungan-dengan-roy-merenggang

#drtifa #rismonsianipar #jokowi

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Aqshal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/663817/blak-blakan-dr-tifa-tanggapi-sp3-rismon-di-kasus-ijazah-strategi-jokowi-dia-khawatir
Transkrip
00:00Bagi sama Rismon, tanggapan dari dokter ini gimana?
00:30Bagi saja dengan perkara ini, bukan kami, bukan saya ya. Ini dalam hal ini adalah saya ya, Dr. Tifa. Kan
00:36bukan saya yang khawatir. Apabila kemudian semua materi ataupun kebenaran yang sudah kami ungkapkan dalam satu tahun ini, kemudian diketahui
00:47oleh halaya.
00:48Pasti ada pihak yang paling khawatir. Siapa sih pihak yang paling khawatir? Ya tentu saja Pak Jokowi Dodo gitu ya.
00:54Jadi tanggapan saya adalah bahwa sepertinya Pak Jokowi Dodo ini membuat sebuah strategi di mana dia mengharapkan atau dengan segala
01:03macam termasuk yang sampai ke saya juga ya, bujukan-bujukan untuk RJ dan sebagainya yang sudah disampaikan oleh para termul
01:11beberapa waktu yang lalu secara gencar pada saya dan secara tegas saya tolak ya.
01:15Dan itu adalah strategi dari Pak Jokowi Dodo untuk agar seluruh tersangka itu mengajukan RJ dan kemudian akan diberi SP3.
01:23Seperti juga yang masyarakat ketahui ya bahwa ada tiga pihak yang melakukan jalur itu ya, jalur pengampunan itu kan gitu
01:31ya, yaitu Gisu Jana kemudian Damai Hari Lupis ya, mengajukan pengampunan dan kemudian disusul dengan Rismon gitu kan, seperti itu.
01:40Nah mestinya dalam beberapa kurun waktu kemarin itu Pak Jokowi Dodo ingin semuanya gitu ya, ya saya, ya Mas Roy
01:49Suryo, ya Bu Kurnia, ya Pak Rizal, dan Bang Rustam Effendi mestinya gitu ya.
01:54Jadi artinya saya bisa membaca begini, SP3 Rismon itu dijadikan sebagai sebuah gimmick gitu ya, atau sebuah offering ya kepada
02:04para tersangka ini, agar mereka mau atau termasuk saya itu mau untuk mengajukan RJ,
02:11So One atau Solo, ya kemudian mengajukan apa namanya SP3 dan sebagainya gitu ya, seperti itu ya.
02:19Jadi itu angkapan saya itu.
02:21So, ini kan status kesangkannya berbubur dan Rismon juga sudah tidak terlalu banyak muncul di media lagi,
02:28hanya tersisa soal dia dengan Pak Jokowi Salah.
02:31Nah, maka ke depannya dok, Juri akan ada komunikasi lanjutan dengan dia, atau sudah kaktus saja dan fokus dengan Kim
02:37yang sekarang gitu,
02:38untuk mengusut kasus studi dengan IDSan Jokowi ini?
02:40Iya, sebetulnya ini khusus ya, kalau saya bicara tentang Rismon gitu ya, ya ada kekecewaan sangat mendalam dan juga saya
02:48sampaikan pada sosial media,
02:49terutama Twitter ya, karena kami berangkat berjuang bersama-sama itu tanggal 15 April 2025, dan kemudian ber, apa namanya, hubungan
02:58kami bertiga,
02:58terutama itu tumbuh menjadi persahabatan gitu.
03:01Dan saya sangat yakin ya, sangat yakin bahwa Rismon ini adalah seorang dokter, seorang master engineering dari Yamaguchi University gitu
03:09kan,
03:10dan itu berkali-kali dia sampaikan juga ya, pada kami gitu kan, bagaimana dia cerita tentang bagaimana dia kuliah dan
03:18meraih dokter dan masternya di Jepang gitu ya,
03:22dan kami sangat percaya gitu, bahkan beberapa kali juga pada podcast juga kami bertiga menyanyi himno Geja Mada dengan sangat
03:28khidmat gitu ya,
03:30Jadi itu adalah sebuah kebanggaan gitu, saya bangga, punya adik kelas, punya junior yang sepintar Rismon gitu ya,
03:37tapi kemudian ya kecewa gitu ya, sedih sekali gitu ya, ternyata kita semua ini ya, saya terutama sedih sekali gitu,
03:46atas apa yang disampaikan oleh beberapa orang termul ya, yang kemudian mengajukan laporan ke Koda gitu ya,
03:54tentang pemalsuan status pendidikan atau rewat pendidikan dari Rismon ini ya,
04:00jadi ternyata menurut termul, ya menurut para termul ini kita semua tahu ya, siapa mereka,
04:07dan kemudian mereka juga sudah beranjang sana ke Yamaguchi University, dan ternyata diberikan informasi bahwa memang betul,
04:14ya gelar dari Rismon ini ternyata tidak otentik begitu ya, jadi kan saya sedih sekali ya,
04:19apalagi waktu kami membuat surat kuasa ya, ini KTPnya Rismon ya, ini kami, saya pegang ya, saya pegang,
04:28itu ini semua kuasa hukum ini juga kuasa hukumnya Rismon, karena selain TPDT, tim pembela Dota Tifa,
04:34itu juga kami punya bertiga ya, kami RRT itu bertiga, dan kami menyerahkan KTPI seperti ini kepada kuasa hukum kami
04:42gitu ya,
04:43jadi otentik bahwa dia menggunakan gelar doktor dan master engineering, yang ternyata itu menurut beberapa orang saksi mata itu ya
04:52termul yang sudah ke Jepang,
04:53ternyata ini gelar palsu, jadi sedih sekali saya, saya hampir sampai dengan hari ini hampir tidak percaya gitu loh,
04:59masa iya sih seorang Rismon memalsukan gelarnya gitu ya, karena itu kan pidana tau, pidana ya, hukumannya 10 tahun, denda
05:081 miliar gitu,
05:09untuk apa dia melakukan itu gitu loh, ya, itu yang bisa saya sampaikan, artinya saya sedih sekali, saya sangat kecewa,
05:16sedih sekali saya dengan fakta ini.
05:19Berarti intinya akan langsung mengatok dan tidak akan berkomunikasi lagi dengan dia dalam kasus kemian,
05:24selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan